Standard Chartered: 7 Negara Akan Kuasai Ekonomi Dunia di 2030, Indonesia Peringkat Ke-4

Standard Chartered: 7 Negara Akan Kuasai Ekonomi Dunia di 2030, Indonesia Peringkat Ke-4
Source: Standard Chartered

MONITORDAY.COM - Perusahaan jasa keuangan internasional yang berpusat di London, Standard Chartered memproyeksikan di tahun 2030, ada 7 negara berkembang akan menguasai perekonomian skala global.

Riset dari Standard Chartered tersebut juga memprediksi akan terjadinya perombakan besar peringkat Produk Domestik Bruto (PDB) di 2030.

Peringkat tersebut didasarkan pada nominal produk domestik bruto (PDB) berdasarkan paritas daya beli atau Purchasing Power Parity (PPP).

Dilansir dari Bloomberg, Jum’at (11/1), menurut Standard Chartered, China akan menjadi ketkuatan ekonomi terbesar pada tahun 2030, berdasarkan nilai tukar paritas daya beli dan nominal PDB.

Selanjutnya India ada di peringkat nomor dua, menggeser posisi Amerika Serikat. Negara Kesatuan Republik Indonesia berada di peringkat empat besar, mengalahkan Rusia, Jepang, dan Jerman.

"Perkiraan pertumbuhan jangka panjang ini berdasarkan PDB negara di dunia, populasi, konvergensi PDB per kapita antara negara ekonomi maju dan berkembang," tulis ekonom Standard Chartered, David Mann.

Benua Asia menjadi kawasan dengan pertumbuhan PDB paling pesat. PDB global Asia pada 2010 tumbuh 20%, tahun 2018 mencapai 28%, dan tahun 2030 kemungkinan mencapai 35%. Jumlah ini setara dengan gabungan kawasan Uni Eropa dan Amerika Serikat.

Standard memproyeksikan tren pertumbuhan untuk India meningkat menjadi 7,8% pada tahun 2020-an, sedangkan pertumbuhan China akan moderat sekitar 5% pada 2030, mencerminkan perlambatan alami mengingat mereka sudah mencapai titik klimaks. 

Berikut 7 negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2030 menurut proyeksi Standard Chartered: 

1. China (Nominal PDB 64,2 triliun dollar AS) 

2. India (Nominal PDB 46,3 triliun dollar AS) 

3. AS (Nominal PDB 31 triliun dollar AS) 

4. Indonesia (Nominal PDB 10,1 triliun dollar AS) 

5. Turki (Nominal PDB 9,1 triliun dollar AS) 

6. Brasil (Nominal PDB 8,6 triliun dollar AS) 

7. Mesir (Nominal PDB 8,2 triliun dollar AS)