Survei Indo Barometer: Elektabilitas Pasangan Rindu Unggul di Jabar

Survei Indo Barometer: Elektabilitas Pasangan Rindu Unggul di Jabar
Indo Barometer merilis hasil survei terbaru soal Pilkada Jabar di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2018). Foto: Yusuf Tirtayasa/Monitorday.com)

MONITORDAY.COM - Lembaga Survei Indo Barometer merilis hasil survei terbaru bertajuk 'Dinamika dan Proyeksi Pilkada Jawa Barat'. Hasilnya, berdasarkan pertanyaan terbuka terhadap pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur, responden yang memilih pasangan Mochamad Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul Ulum (RINDU) sebesar 17.7%.

Disusul pasangan Deddy Mizwar - Dedi Mulyadi (2DM) pada posisi kedua dengan memperoleh 13.4%. Sementara pasangan Sudrajat - Ahmad Syaikhu (ASYIK) mendapatkan 3.3% dan pasangan Hasanuddin - Anton Charliyan (HASANAH) sebesar 0.5%.

Dari simulasi dengan mengunakan surat suara, pasangan RINDU memperoleh 36.7%, selisih 5.4% dengan pasangan 2DM yang memperoleh dukungan 31.3%. Kemudian pasangan Asyik memperoleh 5.4% dan pasangan Hasanah sebesar 3.4%. Untuk pemilih yang tidak menandai apapun di surat suara sebesar 23.3%.

"Dengan melihat hasil seperti ini (paslon) RINDU menang. Ini terjadi jika RINDU dapat mempertahankan keunggulan suaranya," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari di Hotel Harris Suites FX Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2018).

Meski tertinggi, elektabilitas paslon RINDU mengalami penurunan sebesar 8.1%, dari 44.8% pada survei Januari 2018, menjadi 36.7% pada Maret 2018. Survei Pilkada Jabar ini sendiri dilaksanakan pada 20 - 26 Maret 2018.

Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan 1200 responden. Margin of error sebesar ± 2.83%, pada tingkat kepercayaan 95%. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner.

[Yst]