Syukuri Pemilu Damai dan Ramadhan, Balad Jokowi Tangsel Bukber dan Santunan Anak Yatim

Syukuri Pemilu Damai dan Ramadhan, Balad Jokowi Tangsel Bukber dan Santunan Anak Yatim
Syukuri Pemilu Damai dan Ramadhan, Balad Jokowi Tangsel Bukber dan Santunan Anak Yatim
Syukuri Pemilu Damai dan Ramadhan, Balad Jokowi Tangsel Bukber dan Santunan Anak Yatim
Syukuri Pemilu Damai dan Ramadhan, Balad Jokowi Tangsel Bukber dan Santunan Anak Yatim
Syukuri Pemilu Damai dan Ramadhan, Balad Jokowi Tangsel Bukber dan Santunan Anak Yatim
Syukuri Pemilu Damai dan Ramadhan, Balad Jokowi Tangsel Bukber dan Santunan Anak Yatim

MONITORDAY.COM - Sebagai seorang Muslim yang taat dan baik dalam menjalankan segala aktivitas kehidupan di dunia ini adalah selalu mensyukuri nikmat yang diberikan dan ditetapkan oleh Allah. Begitu juga dalam menyikapi perpolitikan pemilu 2019 baik pileg maupun pilpres, maka syukur nikmat harus juga diterapkan karena jika tidak maka akan timbul kufur nikmat.

"Kita harus meyakinkan bahwa segala apa yang terjadi dalam pemilu 2019 kemarin, itu adalah jalan yang terbaik yang diberikan oleh Allah, apapun itu hasilnya. Jika tidak, maka bukan syukur nikmat yang ditimbulkan malah menghasilkan kufur nikmat. Sehingga kita akan cenderung sakit serta menyalahkan orang lain atas apa yang terjadi. Maka dalam berpolitik ini selain menjalankan secara keduniawian jangan juga kita lepaskan dengan persoalan ukhrowi, jadi apapun hasil kita dapatkan tetap selalu menjadi orang yang bersyukur kepada Allah" kata Benyamin Davnie saat memberikan tausiah di Acara Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Balad Jokowi, Remaja Kuring Resto, Tangsel, Minggu (12/5).

Dewan Pembina Balad Jokowi ini juga berharap bahwa pasca pemilu 2019, kondisi politik dan masyarakat Tangsel bisa kondusif. Karena diakui dalam pemilu kemarin, politik identitas sangat kental terasa dalam prakteknya.

"Dimana politik identitas sangat terasa, sehingga ada kelompok-kelompok yang memaksakan politik yang sama kepada orang lain. Ini menyebabkan diantara kita bisa saling terbelah dan terpecah. Maka politik semacam ini kurang baik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita," ungkap Wakil Walikota Tangerang Selatan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Korda Balad Jokowi Tangsel, Hari Eko mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah bentuk rasa syukur atas pemilu 2019 yang berjalan secara damai dan aman. Selain itu, memasuki bulan suci Ramadhan maka perlu diisi dengan kegiatan bernilai ibadah tauhid maupun sosial.

"Kegiatan buka puasa dan santunan adik-adik yatim ini, memang sudah kita agendakan beberapa hari setelah pencoblosan 17 April lalu. Apalagi momentum Pemilu 2019 berdekatan dengan bulan suci Ramadhan 1440 Hijriyah. Inilah bentuk rasa syukur Balad Jokowi atas apa yang sudah dilalui bersama beberapa bulan ini dalam mengawal suara pasangan Jokowi - Maruf Amin di Tangerang Selatan," tuturnya.

Eko juga menambahkan bahwa kehadiran Balad Jokowi khususnya di Tangerang Selatan, tidak hanya selesai di Pemilu 2019 dan bergerak dalam politik saja melainkan kedepannya akan melakukan kegiatan serta aktivitas sosial diantaranya dengan memberikan perhatian kepada anak yatim piatu dan masyarakat kurang mampu.

Perlu diketahui, acara buka puasa bersama serta santunan sebanyak 70 anak yatim ini juga dihadiri puluhan relawan pendukung 01 lainnya dan didukung oleh Bravo 5 Tangerang Selatan, Srikandi Keren BSD, Srikandi Balad Jokowi serta masyarakat RW 04 sektor 1-2 perumahan BSD. Selain tausiah, kegiatan ini dihibur oleh penampilan tim marawis dan musik lagu bernuasa Islam.