Titiek Soeharto Gelar Syukuran Bersama 100 Anak Yatim Atas Kepulangan Shinta Danuar di Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi

Titiek Soeharto Gelar Syukuran Bersama 100 Anak Yatim Atas Kepulangan Shinta Danuar di Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi
Ketua Dewan Pertimbangan Partai Bekarya Titiek Soeharto

MONITORDAY.COM - Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Banyumas, Shinta Danuar, 4 tahun terbaring lumpuh di Taiwan, akhirinya dipulangkan ke Indonesia. Namun, saat ini Shinta masih harus dirawat di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur karena masih belum stabil. 

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Titiek Soeharto, yang pernah menjenguk beberapa waktu lalu, menyambut kedatangan Shinta dengan syukuran bersama 100 anak yatim di Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (29/11) malam.

Diketahui, pada Jumat (16/11/2018), Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi memfasilitasi keberangkatan ibunda Shinta, Suryati ke Taiwan. Kemudian pada Sabtu (17/11/2018), Titiek bersama Ketua Pelaksana Harian Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi, Lieus Sungkharisma juga ke Taiwan untuk membesuk Shinta.

"Hari ini syukuran karena saudara kita, Shinta, yang sudah 4 tahun lumpuh, sakit di Taiwan, hari ini bisa kembali ke Tanah Air. Alhamdulillah hirobbil alamin," kata Titiek dihadapan anak yatim.

Putri Presiden ke-2 Soeharto ini juga  mengajak anak yatim tersebut untuk turut mendoakan kesembuhan bagi Shinta.

"Mudah-mudahan Shinta disini lebih sehat, bisa berkumpul dengan keluarganya, dengan anaknya, karena sudah 4 tahun terbaring di negera orang, gak ada sanak keluarganya, dan sekarang sudah pulang ke Tanah Air," ujar Titiek.

"Alhamdulillah Shinta bisa berkumpul lagi dengan anaknya yang waktu  ditinggal (ke Taiwan) umur 4 tahun, sekarang sudah 8 tahun baru ketemu lagi. Kita doakan semoga Shinta kesehatannya membaik," tandasnya.

Untuk diketahui, Shinta Danuar dirawat di Unir Perawatan Intensif Rumah Sakit Pinghe Hsincu, Taipei, sejak 31 Desember 2014, atau hanya 9 bulan sejak mulai bekerja. Shinta dirawat karena didiagnosa terserang virus di tulang belakang yang menyebabkan kelumpuhan dan infeksi.