Wakil Ketua DPRD DKI Sebut Calon Kadis Kesehatan Tidak Miliki Kompetensi Karena Latar Belakang Insinyur

Wakil Ketua DPRD DKI Sebut Calon Kadis Kesehatan Tidak Miliki Kompetensi Karena Latar Belakang Insinyur
Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik/net

MONITORDAY.COM - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik menyebut Kadis Kesehatan DKI Jakarta yang diloloskan dalam seleksi pejabat oleh Sekretaris Daerah (Sekda), tidak memiliki kompetensi. Sebab, calon tersebut memiliki latar belakang pendidikan insinyur.

Menurut Taufik, berdasarkan peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 971/Menkes/PER/XI/2009, tentang standar kompetensi pejabat struktural kesehatan Pasal 19, disebutkan bahwa Kepala dan Sekretaris Dinas Kesehatan harus berlatar belakang pendidikan Sarjana Kesehatan dengan pendidikan Sarjana Strata 2 di bidang Kesehatan Masyarakat. 

"Jadi kami di DPRD DKI minta hasil seleksi Kepala Dinas Kesehatan yang sudah diumumkan Sekda tersebut segera dievaluasi," ujar Taufik di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (6/1/2018).

Taufik menambahkan, DPRD DKI melalui Komisi A Bidang Pemerintahan, berencana membahas persoalan seleksi pejabat yang tidak cermat ini. Nantinya, pihak-pihak terkait juga akan dipanggil dalam rapat yang akan digelar di DPRD. 

"Kami akan menanyakan, bagaimana bisa seorang dengan latar belakang insinyur kok bisa lolos dalam seleksi kepala dinas kesehatan? Karena menurut hemat kami, ini adalah sebuat kekeliruan," tambahnya.

Diungkapkan Taufik, seorang Kepala Dinas Kesehatan dituntut memiliki kompetensi dalam bidang kesehatan. Sehingga, jika suatu saat ada persoalan mengenai masalah kesehatan, yang bersangkutan dapat mengambil keputusan dengan tepat, sesuai dengan bidang keilmuan yang dimilikinya.

"Jika seorang Kepala Dinas Kesehatan berlatar belakang insinyur, tentu yang bersangkutan tidak memiliki kompetensi dalam bidang kesehatan dong. Seharusnya tidak diloloskan yang begini dalam seleksi," tandasnya.