Yang Berharga dan Menyedihkan

Yang Berharga dan Menyedihkan
Ilustrasi foto/Net

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan dan perolehan suara tingkat nasional untuk Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Joko Widodo dan Ma'ruf Amin menang dengan perolehan suara 85.607.362 atau 55,50 persen.

Alhamdulillah, melihat dari dekat proses pelaksanaan pemilu yang panjang, melelahkan dan rumit. Pengalaman baru bagi bangsa Indonesia menapaki proses demokrasi yang semakin dewasa.

Atmosfer pemilu begitu ketat dan keras sejak awal dimulai. Fragmentasi pendukung kedua kontestan yang beragam. Banyak kawan di seberang, tidak sedikit bersama dalam barisan perjuangan. Semarak adu gagasan, tapi juga amat kuat sentimen saling menjatuhkan.

Yang berharga, pemilu mempertemukan banyak orang-orang baru, beragam warna politik dan kepentingannya. Mereka membuat proses pemilu bergairah, memicu adrenalin, menegangkan sekaligus hiburan yang menyenangkan.

Yang menyedihkan, pemilu ini memupuk subur kebencian, fitnah dan ketakutan. Budaya demokrasi Indonesia dijauhkan, melahirkan orang-orang marah, tidak mau kalah, anti perbedaan. Seolah kita tidak berada di bumi nusantara.

Selamat Pak Jokowi dan Kyai Ma'ruf Amin. Bergegas mempertinggi bakti untuk negeri. Bekerjalah se keras-kerasnya, se hebat-hebatnya. Semoga Allah SWT meridhoi.