20 July 2018
Peristiwa

KBRI Sayangkan Tindakan Jamaah Umrah yang Bernyanyi saat Sa’i di Mekkah

Jamaah haji (ilustrasi).

MONITORDAY.COM – Duta Besar (Dubes) RI untuk Arab Saudi menyayangkan sikap segelintir jamaah yang melantunkan Pancasila dan menyanyikan lagu Hubbul Wathon ketika melakukan ibadah sa’i. Dubes RI Agus Maftuh Abegebriel menyatakan, tindakan tersebut dapat menganggu hubungan diplomatik Indonesia dengan Arab Saudi.

Lewat siaran pers dari Pensosbud RI yang diterima Monitorday.com, Kamis (1/3/2018) berikut klarifikasi Dubes RI Agus Maftuh Abegebriel.

Merujuk pesan Whatsapp berantai yang menyatakan bahwa Dubes RI untuk Arab Saudi, Bapak Agus Maftuh Abegebriel telah menerima protes keras dari Pemerintah Arab Saudi terkait fenomena jemaah Indonesia yang melantunkan Ikrar Pancasila dan Nasyid Ya Lal Wathan ketika melakukan ibadah Sa'i, bersama ini disampaikan klarifikasi sebagai berikut:

Pertama, sebagai Pelayan Ekspatriat Indonesia (Mughtaribin) di Arab Saudi, Dubes RI, Bapak Agus Maftuh Abegebriel sangat menyayangkan terjadinya aksi yang “tidak biasa” di Mas'a (tempat melakukan ibadah Sa'i) yang dilakukan oleh segelintir jamaah umrah Indonesia;

Kedua, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, tugas perlindungan seluruh Ekspatriat Indonesia yang tinggal (muqimin), umrah, haji atau yang sedang berkunjung ke di/ke Arab Saudi menjadi tanggung jawab Perwakilan RI di Arab Saudi.

Ketiga, jika ada Ekspatriat Indonesia di Arab Saudi yang melakukan tindakan di luar kepatutan dan norma-norma yang berlaku, maka secara diplomatik yang akan diprotes pertama kali oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi adalah Dubes RI sebagai Pelayan Ekspatriat Indonesia di Arab Saudi;

Keempat, aksi di Mas'a tersebut berpotensi untuk mengganggu hubungan diplomatik Indonesia - Arab Saudi yang saat ini sedang berada di masa keemasan;

Dubes pun mengimbau kepada seluruh Ekspatriat Indonesia yang sedang atau akan berkunjung ke Arab Saudi, dihimbau untuk mematuhi peraturan, kepatutan dan norma-norma yang berlaku di Arab Saudi;

“Untuk diketahui bersama, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melarang keras segala bentuk upaya yang mempolitisasi Umrah dan Haji,” tutupnya.

[SA/San]

Related Posts