Tidak Hanya Untuk PON XX, Menpora Sebut Stadion Papua Bangkit Layak Untuk Event Olimpiade dan Piala Dunia

Jelang Oktober 2020, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua semakin siap untuk menyelenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, satu persatu venue pertandingan dipersiapkan salah satunya adalah Stadion Utama Papua Bangkit.

Tidak Hanya Untuk PON XX, Menpora Sebut Stadion Papua Bangkit Layak Untuk Event Olimpiade dan Piala Dunia
Penampakan Stadion atau Istora Papua Bangkit (Fhoto / Net)

MONITORDAY.COM - Jelang Oktober 2020, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua semakin siap untuk menyelenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, satu persatu venue pertandingan dipersiapkan salah satunya adalah Stadion Utama Papua Bangkit.

Dalam kunjungannya, Menpora Imam Nahrawi menyebutkan bahwa secara pengerjaan stadion yang berkapasitas 40.000 penonton itu telah mencapai 100 %. Imam menilai dengan melihat kemegahan dan kelengkapan fasilitas yang terdapat di stadion tersebut bisa tidak hanya digunakan untuk PON XX tetapi mampu menjadi salah satu stadion yang bisa diajukan saat Indonesia dipercaya tuan rumah Olimpiade 2032 dan Piala Dunia 2034.

Imam meyakini bahwa nantinya Stadion Utama Papua Bangkit akan menjadi ikon baru setelah Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta. Ia juga merasa gembira progres pembangunan infrastruktur olahraga untuk PON Papua telah sesuai dengan prosentase standar yang ditetapkan oleh Instruksi Presiden.

"Saya senang dan bangga atas percepatan pembangunan infrastruktur untuk PON Papua ini, Stadion Papua Bangkit ini bisa menjadi ikon baru setelah GBK karena ada beberapa standar yang yang telah berstandar dunia seperti rumputnya berstandar FIFA, lintasan atletiknya dan beberapa venue lainnya," kata Imam Nahrawi seperti dilansir dalam laman resmi Kemenpora.go.id saat meninjau Stadion Utama Papua Bangkit, Jumat (21/6)

Pembangunan Stadion Papua Bangkit ini juga menurut Menpora sebagai persiapan Indonesia bila dipercaya pada multieven level dunia. "Stadion ini bisa juga dalam rangka persiapan Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah Olimpiade 2032 lebih-lebih setelah itu Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034 yang butuh stadion berstandar FIFA," katanya.

"Masyarakat Indonesia saya kira betul-betul menyambut dengan gembira pelaksanaan PON 2020 ini karena masyarakat Papua telah siap menyambut kehadiran seluruh kontingen PON dari seluruh Indonesia," tambahnya.

Perlu diketahui, Stadion Papua Bangkit memiliki luas mencapai 71.697 meter yang berdiri diatas lahan seluas 13 hektar terletak di Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua. Secara posisi, stadion ini di tepi jalan antara Sentani menuju Jayapura sehingga mudah diakses. Masyarakat Jayapura harus menempuh jarak 40 km sedangkan dari kota Sentani hanya 10 km.

Pembangunan Stadion atau Istora Papua bangkit sendiri menghabiskan biaya yang telah dianggarakan sebesar Rp 1,3 triliun dari APBD Provinsi Papua. Dalam pengerjaanya dilakukan sejak 2016 oleh Kementerian PUPR melalui PT Pembangunan Perumahan (Perseroan) Tbk.