Milenial Paling Berpotensi Terpapar Narkoba

Usia 15-35 tahun atau generasi milenial paling berpotensi terpapar narkoba

Milenial Paling Berpotensi Terpapar Narkoba
#Stop Narkoba (dok:net)


MONITORDAY.COM - Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat. World Drugs Reports 2018 yang diterbitkan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), menyebutkan sebanyak 275 juta penduduk di dunia atau 5,6 % dari penduduk dunia (usia 15-64 tahun) pernah mengonsumsi narkoba. 

Sementara di Indonesia, BNN selaku focal point di bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) mengantongi angka penyalahgunaan narkoba tahun 2017 sebanyak 3.376.115 orang pada rentang usia 10-59 tahun.

Sedangkan angka penyalahgunaan Narkoba di kalangan pelajar di tahun 2018 (dari 13 ibukota provinsi di Indonesia ) mencapai angka 2,29 juta orang. Salah satu kelompok masyarakat yang rawan terpapar penyalahgunaan narkoba adalah mereka yang berada pada rentang usia 15-35 tahun atau generasi milenial.

Hal tersebut mengindikasikan bahwa bahaya narkoba sewaktu-waktu dapat mengincar usia yang dikenal millenial ages (usia-usia milenial)

Atalya Jelita Polii, Aktivis Muda Anti Narkoba yang juga bergabung di ARTIPENA (Aliansi Perguruan Tinggi Anti Narkoba) kepada monitorday.com, Rabu (22/1/2020) disela-sela kesibukannya mengaku geram dengan oknum yang membuat generasi  penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh karena digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf.

"Pelakunya harus dihukum seberat mungkin, hukuman mati sebagai efek jera" tegasnya 

Jika kondisi seperti ini dibiarkan. Akibatnya, generasi harapan bangsa yang tangguh dan cerdas hanya akan tinggal kenangan. Penyimpangan perilaku generasi muda, kata Atalya dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa di kemudian hari. 

Penyalahgunaan narkoba menurut Atalya disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya adalah kurangnya pengendalian diri, konflik individu/emosi yang belum stabil, terbiasa hidup senang/ mewah, Lingkungan sosial dan kepribadian

Untuk menangkal ancaman narkoba di kalangan Millenials, Ia membeberkan langkah strategis untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dengan tidak pernah untuk mencoba menggunakan narkotika, mengetahui akan berbagai macam dampak buruk narkoba.

Selain itu, saran Atalya, memilih pergaulan yang baik , berolahraga atau pun mengikuti kegiatan kegiatan organisasi yang memberikan pengaruh positif baik. Yang terakhir, bila mempunyai masalah maka cari jalan keluar yang baik dan jangan jadikan narkoba sebagai jalan pelarian.

Tak henti-hentinya, Atalya yang saat ini sedang menempuh studi di jurusan komunikasi LSPR Jakarta, terus menggaungkan bahaya narkoba khususnya di media sosial dengan ajakan dan tulisan. Dia menghimbau agar pemberian informasi yang akurat dan jelas harus juga diberikan oleh sekolah-sekolah sebagai salah satu sub-kurikulum yang wajib diikuti oleh setiap anak. 

Informasi mengenai jenis-jenis narkoba. Dampak bila menggunakannya, dampaknya bagi organ-organ tubuh kita serta dampak dari segi hukumnya bila tertangkap memiliki, menggunakan atau mengedarkan narkoba, Penyakit yang dapat diderita sebagai akibat pemakaian narkoba.

"Dengan berbagai upaya tersebut di atas, mari kita jaga dan awasi diri kita, dari bahaya narkoba." pungkasnya