Aksi Simpatik Polisi Kota Sukabumi, Bagi-bagi Makanan saat Demo UU Cipta Kerja

Terlihat dalam video tersebut, polisi mendatangi kerumunan aksi massa sambil membagikan makanan kepada  para pengunjuk rasa yang kebanyakan mahasiswa. Mereka satu-persatu kemudian mengambil makanan yang dibagikan oleh polisi tersebut.

Aksi Simpatik Polisi Kota Sukabumi, Bagi-bagi Makanan saat Demo UU Cipta Kerja
Aksi bagi-bagi makanan polisi Sukabumi saat aksi Demo UU Cipta Kerja.

MONITORDAY.COM - Disahkannya Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja memunculkan gelombang protes dari berbagai kalangan. Di beberapa tempat, massa yang didominasi oleh buruh dan mahasiswa berdemonstrasi menuntut agar UU tersebut dibatalkan.

Di Jakarta misalnya, aksi penolakan tersebut berujung ricuh, diwarnai perusakan fasilitas publik dan pembakaran di mana-mana. Namun begitu, ada juga aksi di beberapa daerah yang berlangsung damai, bahkan terjadi hal-hal tak terduga mewarnai unjuk rasa tersebut.

Misalnya terjadi di Kota Sukabumi, dimana Polisi setempat justru membantu membagi-bagikan makanan ke para demonstran yang mayoritas mahasiswa. Aksi ini sempat terekam dan diunggah oleh akun instagram sukabumitoday.

"Ada yang unik dari aksi unjuk rasa hari ini, Kepolisian membagikan makanan dan minuman kepada para demonstran di depan Kantor DPRD Kota Sukabumi," tulis akun sukabumitoday, Jum'at (10/10).

Terlihat dalam video tersebut, polisi mendatangi kerumunan aksi massa sambil membagikan makanan kepada  para pengunjuk rasa yang kebanyakan mahasiswa. Mereka satu-persatu kemudian mengambil makanan yang dibagikan oleh polisi tersebut.

Unggahan itu pun mendapat respons positif dari warganet, seperti akun aanzu_, yang menyebut bahwa Kepolisian Kota Sukabumi yang dipimpin oleh AKBP Sumarni telihat melindungi para demonstran dalam aksi unjuk rasa yang terjadi pada Kamis (9/10) tersebut.

"Sebenarnya dari kemarin juga polisi dari Polresta Sukabumi bersama jajarannya baik-baik aja kepada para demonstran bahkan Bu Sumarni sendiri sebagai Kapolres Kota Sukabumi sangat mengayomi," tulis aanzu_

"Tapi yang bertindak represif itu dari Brimob Polda Jabar, sampai ada mahasiswa yang mau dipukul dilindungi oleh KapolrestA Sukabumi dan jajarannya, jadi para netizen jangan asal klaim kedua pihak, yang merusak fasilitas salah, polisi yang bertindak represif juga salah, tapi ya begitulah ketika turun aksi di jalan, ada sebab ada akibat, yang terpenting tidak mudah terprovokasi," tambahnya.

Komentar lain dari __rizkyfdlh menyebut bahwa dalam sebuah aksi tidak akan ada kerusuhan bila polisi benar-benar membantu masyarakat.

Tak hanya itu, bahkan aktor Ridwan Ghani pun turut berkomentar positif tentang aksi simpatik dari kepolisian tersebut.

"Seneng ngeliatnya. Salut buat mahasiswa/i, bangga sama polisi yang seperti ini," tulis akun ridwanghany.