#Bertahanlahdirumah, 70 Seniman Tanah Air Berkolaborasi Baca Puisi Tentang Pandemi

Kerja kolaborasi dari para seniman ini untuk menunjukkan bahwa di tengah cobaan wabah, kita perlu untuk saling bekerjsaama satu sama lain agar beban yang kita tanggung menjadi lebih ringan dan mudah.

#Bertahanlahdirumah, 70 Seniman Tanah Air Berkolaborasi Baca Puisi Tentang Pandemi


MONITORDAY.COM - Sebanyak 70 seniman dari penjuru tanah air berkolaborasi untuk memberi kekuatan mental di tengah masa-masa sulit akibat pandemi Covid-19, dengan memberi renungan yang segar dan mencerahkan agar dapat bertahan dan melewati tragedi yang sedang terjadi.

Beberapa nama yang ikut berpartisipasi antara lain Prilly Latuconsina, Gunawan Maryanto, Heru Joni Putra, Heliana Sinaga, Frisca Aswarini, Andy Eswe, Irwan Jamal, Zulkifli Songyanan, serta para seniman lain dari Jakarta, Padang, Bandung, Jogyakarta, Denpasar, Papua dan daerah lain.

Masing-masing seniman membaca puisi secara online dengan gayanya tersendiri, kemudian dikemas sebagai video kolosal berdurasi 20 menit.

"Kerja kolaborasi dari para seniman ini untuk menunjukkan bahwa di tengah cobaan wabah, kita perlu untuk saling bekerjsaama satu sama lain agar beban yang kita tanggung menjadi lebih ringan dan mudah," kata organiser kolaborasi Zulfa Nasrullah, melalui siaran persnya, Kamis (21/5).

Ia menjelaskan, puisi yang dibaca oleh 70 seniman tersebut berjudul "Kesunyian Besar Umat Manusia" karya Faisal Kamandobat. Puisi tersebut merupakan narasi panjang dengan 43 bait dengan kandungan berbagai tema yang saling berkaitan satu sama lain, mulai alam, sosial, sains dan teknologi, serta spiritualitas terkait pandemi.

"Dengan kekayaan renungan dan nuansanya, diharapkan publik luas dapat memperoleh makna sesuai minatnya masing-masing," ungkap Zulfa.

Judul dari karya kolosal ini adalah #bertahanlahdirumah, sebagai pesan agar kita senantiasa displin, sabar dan tegar dalam menghadapi pandemi, serta saling menjaga dan membantu satu sama lain sambil memperkaya renungan, memperkuat mental dan meningkatkan kreativitas di tengah masa sulit.

"Tentu, di tengah masa pandemi yang berat ini, kolaborasi ini hanya sebuah sumbangan sederhana dari para seniman, namun semoga dapat memberi makna dan kegembiraan bagi bangsa ini," jelas Zulfa.

Bagi yang hendak menyaksikan hasil kolaborasi ini dapat menyimak di kanal Buruan Youtube dengan tajuk “Bertahanlah di Rumah: Kolaborasi Penulis dan Seniman Indonesia.” Video mulai tayang Rabu, 20 Mei 2020 Pukul 16.00 WIB.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada para seniman yang telah berpartisipasi dalam kolaborasi ini. Tak ketinggalan kepada para jurnalis, rekan-rekan media dan masyarakat yang ikut menyebarkan video ini kepada publik luas," tandas Zulfa.