Bupati Konawe Utara Sebut Penyaluran Bantuan Tak Ada Kaitannya Dengan Politik

Saya harap agar dalam pilkada yang lalu atau yang akan datang, misalnya pemilihan desa sebelumnya siapapun dia, yang memilih kita atau yang tidak memilih kita suka tidak suka harus tetap kita layani dan pikirkan karena mereka semua adalah masyarakat kita.

Bupati Konawe Utara Sebut Penyaluran Bantuan Tak Ada Kaitannya Dengan Politik
Bupati Konawe Utara Ruksamin yang juga Ketua Gugus Tugas menyerahkan paket bantuan kepada warga yang terdampak COVID-19 di Kecamatan Molawe daerah setempat. (foto Humas Pemkab Konawe Utara)


MONITORDAY.COM - Bupati Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Ruksamin mengatakan penyaluran bantuan oleh Gugus Tugas Penanganan COVID-19 tidak ada hubungannya dengan politik meskipun saat ini menjelang pelaksanaan Pilkada 2020.

Hal itu dikatakan Bupati Ruksamin yang juga Ketua Gugus Tugas Kabupaten Konawe Utara ketika menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak pandemi COVID-19 di Kecamatan Molawe daerah setempat seperti rilis yang disampaikan Kabag Humas Aminuddin yang diterima di Kendari pada Rabu (29/07/2020). 

"Saya harap agar dalam pilkada yang lalu atau yang akan datang, misalnya pemilihan desa sebelumnya siapapun dia, yang memilih kita atau yang tidak memilih kita suka tidak suka harus tetap kita layani dan pikirkan karena mereka semua adalah masyarakat kita," kata Ruksamin. 

Ia mengatakan, sama seperti pemilihan pimpinan daerah ke depan agar tidak terprovokasi sebab hak politik dan hak pilih adalah urusan masing-masing tetapi siapapun dia selama masih menjadi masyarakat Kabupaten Konawe Utara adalah tanggung jawab bupatinya. 

Ia menambahkan, saat ini Konawe Utara mengahadapi tiga darurat, yaitu pertama darurat COVID-19. Dengan dicabutnya fungsi tiga pos pemeriksaaan utama dan tujuh pos pemeriksaan pembantu, maka diimbau agar tetap mengaktifkan posko gugus tugas di desa masing-masing, dan tetap menjalankan protokol pencegahan covid dan langkah-langkah efektif dan mengawasi siapapun yang keluar dan masuk desa.

Ketua Gugus Tugas juga mengimbau masyarakat tetap menjaga pola hidup sehat, istirahat teratur, tetap selalu memakai masker saat beraktivitas, pola makan empat sehat lima sempurna. Dan selalu mencuci tangan, demi kesehatan dan keselamatan bersama.

Kedua, menurut dia, adalah darurat gelombang tinggi karena sejak 2 Juni 2020 sudah dikeluarkan Surat Keputusan Siaga Darurat Gelombang Tinggi. Masyarakat harus tetap waspada dan memperhatikan keselamatan terutama mereka yang tinggal di pesisir pantai dan berprofesi sebagai nelayan.

Ketiga adalah darurat banjir. "Alhamdulillah semua warga yang terkena banjir selamat dan tetap mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat dan daerah," katanya.

Pada kesempatan itu Ruskamin bersama dengan Forkopimda, BPD Konawe Utara, Pemerintah Kecamatan Molawe dan Pemerintah Desa se-Molawe membagikan paket bantuan di empat titik, yaitu Desa Tapunggaya yang dibagikan kepada masyarakat Desa Tapunggaya dan Tapuemea, kemudian Desa Mowundo yang dibagikan kepada masyarakat Desa Mandiodo dan Mowundo.

Kemudian Desa Awila yang dibagikan kepada masyarakat desa Awila, Awila Puncak dan Keluraham Molawe serta Desa Bandaeha yang dibagikan kepada masyarakat Desa Bandaeha dan Mataiwoi.