Buya Syafii: Mengaku Keturunan Nabi Adalah Bentuk Perbudakan Spiritual

Bagi saya mendewa-dewakan mereka yang mengaku keturunan Nabi adalah bentuk perbudakan spiritual.

Buya Syafii: Mengaku Keturunan Nabi Adalah Bentuk Perbudakan Spiritual
Mantan Ketum PP Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif (Buya Syafii)/ Dok. MI


MONITORDAY.COM - Mantan Ketum PP Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif (Buya Syafii) menilai sikap masyarakat yang kerap mendewakan seseorang yang merasa sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, sikap semacam itu sebagai perbudakan spiritual. 

"Bagi saya mendewa-dewakan mereka yang mengaku keturunan Nabi adalah bentuk perbudakan spiritual," kata Buya dalam akun Twitter @SerambiBuya, Sabtu (21/11).  

Lebih lanjut, Buya pun menuturkan, Ir Sukarno juga dulu mengemukakan kritik keras atas sikap masyarakat yang terlalu mendewakan seseorang sebagai keturunan Nabi, sebab dianggap tak sehat dalam kehidupan bermasyarakat di dalam negeri.

"Bung Karno puluhan tahun yang lalu sudah mengkritik keras fenomena yang tidak sehat ini," tuturnya.

Walaupun demikian, Buya enggan mengungkapkan kelompok masyarakat mana yang kerap mendewakan seseorang yang mengaku keturunan Nabi itu.