Didik Pemilih Milenial, Pemuda Muhammadiyah Tangsel Gelar Diskusi Politik Cegah Hoaks dan Provokasi

Dalam mengahadapi tahun politik yang semakin dekat, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Tangerang Salatan (Tangsel) mengadakan diskusi bertajuk No Hoax No Provoke. Hal ini ditujukan terutama untuk memantau kaum muda, sebagai pemilih pemula agar tak mudah termakan oleh berita bohong dan ujaran kebencian yang akhir-akhir ini marak dilakukan.

Didik Pemilih Milenial, Pemuda Muhammadiyah Tangsel Gelar Diskusi Politik Cegah Hoaks dan Provokasi
Diskusi politik Pemuda Muhammadiyah Tangsel, Bertajuk No Hoax no Provoke, Jumat (26/10) /foto: istimewa


MONITORDAY.COM - Dalam rangka menyambut tahun politik yang semakin dekat, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Tangerang Selatan (Tangsel) mengadakan diskusi politik bertajuk No Hoax No Provoke, pada Jumat (26/10). Hal ini ditujukan terutama untuk mendidik kaum muda, sebagai pemilih pemula agar tak mudah termakan oleh berita bohong dan ujaran kebencian yang akhir-akhir ini marak dilakukan.

"Kapasitasnya sebagai pemilih pemula harus dibimbing dan dipantau agar tidak mengarah kepada tindakan hoax dan provokasi yang justru sangat merugikan generasi bangsa selanjutnya," kata Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Tangsel, Zaky Anshari, dalam rilisnya, Jumat (26/10).

Zaky menegaskan, bahwa kesadaran politik anak muda memang harus ditingkatkan. Hal ini mengingat pemuda saat ini adalah generasi yang diharapkan memimpin Indonesia dalam dua atau tiga dekade mendatang.

"Bahkan jika melihat tren bonus demografi belakangan ini, ada kemungkinan sangat besar bahwa generasi yang lahir pada 1980-2000, akan menjadi pemimpin bangsa ini pada 2020-2040 mendatang," imbuh Zaky.

Karena itu, Ia mengatakan bahwa semangat anak muda untuk terjun dalam politik praktis menjadi sangat diperlukan untuk periode hingga tiga dekade kedepan. Senada dengan itu, menurutnya, upaya untuk mencapai hal itu juga perlu ditingkatkan.

"Dimulai dengan adanya focus group discussion, lokakarya dan seminar tentang gerakan politik anak muda. Arah selanjutnya adalah mewujudkan kepemimpinan pemuda di tanah air Indonesia ini," terangnya.

Digelarnya diskusi ini menurut Zaky, merupakan salah satu upaya untuk mencapai hal tersebut. Karenanya, Pemuda Muhammadiyah Tangsel dalam acara ini mengajak kepada Dewan Pimpinan Daerah ataupun cabang Cabang partai politik yang ada di Tangsel, untuk bersama-sama unsur pemuda dari berbagai elemen masyarakat sipil dan partai politik, berdiskusi membahas beberapa permasalahan bangsa.

Hadir sebagai pembicara para politisi muda seperti Isyana Bagoes Oka dan Yasmin Mumtaz, serta juga para panelis seperti Bambang Dwitoro (KPUD Tangsel) Muhammad Acep (Bawaslu Tangsel), AKBP Ferdy Irawan (Kapolres Tangsel), Eten Hilman Hartono (Politisi Muda) dan Karyono Wibowo (Pengamat Politik).