DPR Dorong Pelaku UMKM dan IKM Optimalkan Kreatifitas Untuk Produksi APD

Para pelaku UMKM dan IKM di daerah untuk memaksimalkan kreatifitasnya untuk memproduksi APD, masker dan lainnya.

DPR Dorong Pelaku UMKM dan IKM Optimalkan Kreatifitas Untuk Produksi APD
Pelaku usaha konveksi menunjukkan sampel pakaian APD (alat Pelindung Diri) kesehatan yang telah selesai produksi di UKM Tulip Craft, Tulungagung, Jawa Timur, Jumat, 27 Maret 2020. Sebanyak 10 ribu setel pakaian alat pelindung diri berbahan "polypropilene spunbond" diproduksi oleh UKM setempat untuk selanjutnya akan disumbangkan ke Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bogor sebagai sarana APD tim medis dalam penanganan wabah Covid-19 . ANTARA


MONITORDAY. COM - Anggota Komisi VI DPR RI, Nasim Khan mendorong seluruh pelaku Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) untuk mengoptimalkan kreatifitas dalam memacu produksi Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker dan baju hazmat.

"Para pelaku UMKM dan IKM di daerah untuk memaksimalkan kreatifitasnya untuk memproduksi APD, masker dan lainnya," kata Nasim dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (06/04/2020).

Selain itu, Nasim juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merangkul para pelaku UMKM dan IKM di Indonesia dalam minimnya APD yang saat ini sangat dibutuhkan oleh para medis yang menangani pasien Covid-19.

Lebih lanjut, Nasim menilai jika pelaku UMKM dan IKM diberdayakan tentu kebutuhan APD di Indonesia bisa tercukupi, menekan angka penyebaran Covid-19 di lingkup tenaga medis, serta membantu para pelaku UMKM dan IKM mengembangkan usaha.

"Hilangkan pikiran kepentingan golongan dan politik, saatnya kita bersatu untuk Indonesia," jelasnya.

Nasim optimistis dengan kemampuan pelaku UMKM dan IKM Indonesia dalam memenuhi kebutuhan APD secara cepat dan berkualitas apabila didukung oleh seluruh sektor terkait. Sehingga, ia meminta dukungan pemerintah untuk memberikan pelatihan serta insentif agar hasil produksi pelaku UMKM dan IKM itu bisa sesuai dengan standar nasional.

"Saya juga berharap semua pihak, khususnya pemerintah di kementerian bisa memberi pelatihan dengan maksimal dan membeli, mengambil hasil karya mereka semua sesuai standar umum (yang berlaku)," ucapnya.

Kemudian, Nasim berkomitmen pihaknya ikut mengawal dan menyerahkan bantuan baik pelatihan atau pun alat usaha kepada para pelaku UMKM, IKM dan wirausaha pemula dari program-program Kementerian Perindustrian, Kementerian Koperasi dan UKM serta Kementerian BUMN.

"Insya Allah, sekarang mereka sudah terampil, sekarang kita berdayakan mereka untuk membuat masker, APD dan lainnya yang saat ini sangat dibutuhkan," ujarnya.