Hari Mosi Integral M Natsir di Tengah Pandemi Covid-19, PKS : Pentingnya Menjaga Persatuan

Biasanya setiap 3 April, Fraksi PKS rutin menggelar diskusi kepahlawanan memperingati mosi kembalinya Indonesia ke pangkuan NKRI yang dicetuskan Ketua Fraksi Partai Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi) Mohammad Natsir.

Hari Mosi Integral M Natsir di Tengah Pandemi Covid-19, PKS : Pentingnya Menjaga Persatuan
Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI, Jazuli Zuwaini/ Net


MONITORDAY. COM - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI, Jazuli Juwaini mengingatkan momentum persatuan nasional kembalinya Indonesia ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah menghadapi virus Corona (Covid-19) di tanah air.

Dalam momentum itu, upaya terbesar dilakukan Mohammad Natsir yang kemudian dikenal dengan 'Mosi Integral M Natsir' 3 April 1950.

"Biasanya setiap 3 April, Fraksi PKS rutin menggelar diskusi kepahlawanan memperingati mosi kembalinya Indonesia ke pangkuan NKRI yang dicetuskan Ketua Fraksi Partai Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi) Mohammad Natsir," kata Jazuli dalam keterangannya, Jumat (03/04/2020).

Lebih lanjut, Jazuli menerangkan karena tengah dihadapkan oleh pandemi Covid-19 tidak bisa leluasa mengadakan acara, namun momentumnya justru semakin terasa bahwa menghadapi situasi sekarang perlu persatuan nasional seluruh bangsa dan negara sebagai NKRI.

Terkait memperingati Hari Mosi Integral M Natsir, F-PKS DPR RI melakukan Rapat Pleno Fraksi untuk membahas persoalan-persoalan yang sekarang dihadapi rakyat.

Jazuli mendorong dan mengusulkan DPR untuk tetap memperingati Mosi Integral M Natsir 3 April karena mosi itu lahir dari Parlemen. Diketahui, M Natsir adalah Ketua Fraksi Partai Masyumi saat itu.

Selain itu, Jazuli mengatakan pihaknya mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadikan 3 April sebagai 'Hari NKRI'. Menurutnya, kondisi seperti saat ini negara dalam keadaan darurat seperti sekarang, spirit NKRI harus semakin kuat, apalagi menghadapi Covid-19 yang semakin mewabah di Indonesia.

"Sebagai sebuah bangsa, kita justru merasakan bagaimana pentingnya menjaga persatuan, gotong royong, saling menguatkan dalam menghadapi Covid-19. Kita minta Pemerintah pusat dan daerah semakin kompak dan sinergis dalam menangani Covid-19 karena di situ makna NKRI," pungkanya.