IFG Kembali Raih Rating Tertinggi Dari Pefindo

IFG Kembali Raih Rating Tertinggi Dari Pefindo

MONITORDAY.COM - Indonesia Financial Group (IFG) Holding Asuransi, Penjaminan dan Investasi mendapat peringkat tertinggi dengan rating idAAA (Triple A; Stable Outlook) dari lembaga pemeringkat efek PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Grade tertinggi ini diberikan kepada IFG untuk periode 27 Juli 2022 hingga 1 Juli 2023.

Peringkat idAAA tersebut mencerminkan bahwa IFG memiliki pengelolaan keuangan yang prima dan mampu memenuhi seluruh kewajiban keuangannya di tengah situasi pandemi saat ini, baik dari sisi keuangan maupun operasional.

Perlu diketahui, obligor berperingkat idAAA merupakan peringkat tertinggi yang diberikan oleh Pefindo. Kemampuan obligor untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya dinilai superior.

Sekretaris Perusahaan, Beko Setiawan mengutarakan peringkat tertinggi yang diberikan Pefindo merupakan cerminan kondisi kesehatan keuangan IFG setelah menghadapi tahun-tahun berat karena pandemi dan kondisi perekonomian yang volatile. 

“Peringkat tersebut mencerminkan profil kredit yang sangat kuat dari anak-anak perusahaan asuransi, penjaminan dan investasi, serta likuiditas dan fleksibilitas keuangan yang kuat, IFG masih dapat mempertahankan kinerja dan tata kelolanya pada level yang baik,” kata Beko Setiawan dalam keterangan resminya.

Mewakili perusahaan, Beko mengucapkan rasa syukur kinerja positif IFG yang baru dibentuk dua tahun lalu langsung dapat mengukir prestasi terbaik.

“Peringkat ini merupakan anugerah terbaik menjelang akhir tahun 2022, dan kami sangat bersyukur IFG yang baru dibentuk pada bulan Maret tahun 2020 ini sudah dapat mencapai mengukir prestasi kinerja yang positif,” ujarnya. 

Beko menambahkan peringkat ini akan menjadi motivasi perusahaan bersama karyawan untuk bekerja lebih keras dalam menghasilkan kinerja terbaik serta mempertahankan peringkat tersebut.

“Hal ini tidak terlepas dari komitmen, integritas dan kolaborasi semua pihak, khususnya Insan IFG, dalam melaksanakan strategi dan kebijakan IFG agar dapat dijalankan dengan tata kelola bisnis, keuangan dan operasional yang maksimal berlandaskan prudent dan good governance,” tutupnya.