Jokowi Dinilai Telah Buktikan Sebagai Pemimpin Kuat dan Dicintai Rakyat

Selama hampir satu periode menjadi presiden, Joko Widodo (Jokowi) dinilai telah memberikan bukti atas kinerjanya. Rekam jejaknya sebagai pemimpin amat baik sehingga buah dari kemempmpinannya telah memberikan manfaat bagi masyarakat, dan bukan hanya sekedar retorika.

Jokowi Dinilai Telah Buktikan Sebagai Pemimpin Kuat dan Dicintai Rakyat
Presiden Jokowi saat disambut para santri dan pimpinan Ponpes Darul Arqam Muahmmadiyah Garut, Jumat (18/1).


MONITORDAY.COM – Selama hampir satu periode menjadi presiden, Joko Widodo (Jokowi) dinilai telah memberikan bukti atas kinerjanya. Rekam jejaknya sebagai pemimpin amat baik sehingga buah dari kemempmpinannya telah memberikan manfaat bagi masyarakat, dan bukan hanya sekedar retorika.

Hal tersebut dikatakan oleh Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily. Ia mengatakan bahwa kepemimpinan Jokowi telah membuahkan banyak prestasi dan keberpihakannya terhadap bangsa Indonesia.

“Pak Jokowi sudah terbukti berani mengambil keputusan, membela kepentingan nasional baik dalam menghadapi mafia migas, menghadapi mafia 'illegal fishing', mengembalikan blok mahakam serta berhasil menguasai mayoritas saham Freeport," tutur Ace dalam keterangan tertulis, yang diterima Senin (28/1).

Dia menjelaskan bahwa pemimpin yang baik bukanlah sesorang yang berbicara keras dan hanya retorika. misalnya pada saat beberapa alumni perguruan tinggi mendeklarasikan mendukung Prabowo-Sandiaga, dengan kembali memainkan isu lama yakni Indonesia yang sedang terancam dan perlu kepemimpinan kuat.

Menurut Ace, imajinasi pendukung Prabowo tersebut tentang kepemimpinan yang kuat adalah figur yang berbicara keras, berapi-api dan sering mengumbar jargon nasionalistik. Padahal, kata Dia, kepemimpinan yang kuat adalah kepemimpinan yang dicintai rakyat, yang memimpin dengan hati dan selalu ada di hati rakyat.

"Menokohkan Prabowo sebagai pemimpin kuat jelas dipaksakan karena tidak pernah ada di hati rakyat, ibaratnya, barang imitasi yang terlalu dipaksakan," ujar politisi partai Golkar ini.

Selain itu, kata Ace, kepemimpinan yang kuat adalah kepemimpinan yang kokoh seperti batu karang. Tidak goyah dihantam hoaks, ujaran kebencian dan fitnah, karena ditopang oleh rakyat bukan didorong oleh ambisi untuk berkuasa.

Karena itu, Lanjut Ace, Jokowi adalah sosok yang patut disebut pemimpin yang kuat tersebut. karena di samping telah menunjukan prestasi dan keberpihakannya terhadap bangsa, juga merupakan sosok yang tidak pernah goyah dalam ketika berjalan di jalur yang benar, serta dicintai oleh rakyatnya.

“Pak Jokowi sudah membuktikan, sedangkan Prabowo baru sampai menjual imajinasi. Mengaku nasionalis tapi dari rekam jejaknya tercatat diam-diam menyimpan uang di luar negeri, bersikap ambigu karena kepentingannya  berdiri di dua kaki, bahkan menyiapkan diri menjadi komprador asing,” ungkapnya.