Liga Inggris Dapat Dilanjutkan Jika Pihak Ini Menyetujui

Apa pun resikonya, Liga Inggris harus tetap berlanjut meski para pemain mereka ketakutan setengah mati. Mayoritas klub sepakat untuk tidak mengikuti jejak Liga Belanda atau Liga Prancis yang menghentikan kompetisi mereka. 

Liga Inggris Dapat Dilanjutkan Jika Pihak Ini Menyetujui
Ilustrasi/net

MONITORDAY.COM - Walau harus menghadapi kecaman dari para pemain dengan rencana akan melakukan aksi mogok bertanding  jika kompetisi  liga Inggris dilanjutkan.

Pada hari Sabtu ini (2/5) para pemangku kebijakan di semua klub peserta Premier League sepakat jika musim ini akan kembali digelar pada tanggal 12 Juni dan jika Pemerintah Inggris memberikan lampu hijau.

Bilamana  pemerintah Inggris setuju, semua pertandingan akan dilangsungkan di stadion-stadion netral. Dengan penuh perdebatan sengit, rapat diikuti oleh 20 klub peserta yang menghasilkan keputusan ini setelah menjalani tiga setengah jam.

Apa pun resikonya, Liga Inggris harus tetap berlanjut meski para pemain mereka ketakutan setengah mati. Mayoritas klub sepakat untuk tidak mengikuti jejak Liga Belanda atau Liga Prancis yang menghentikan kompetisi mereka. 

Latihan para pemain bisa dimulai lagi pada 18 Mei, kalau tidak menemui kendala untuk persiapan pertandingan lanjutan. Mereka tidak mempermasalahkan stadion kosong dari kehadiran penonton. Selain Wakil Kepala Eksekutif Manchester United Ed Woodward, mereka juga sepakat dengan pihak kepolisian jika venue yang dipilih harus jauh dari daerah padat penduduk.

Adapun nama-nama stadion yang masuk dalam pilihan adalah Stadion West Ham United, Stadion Emirates milik Arsenal dan kandang Manchester City Etihad Stadium. Namun begitu, ada aturan bahwa ketiga klub itu tidak boleh main di kandang mereka sendiri  agar fair play.

Rapat akan dilanjutkan  lagi pada Jumat pekan depan dan disepakati oleh pihak klub, 24 jam setelah keputusan soal lockdown berikutnya dari pemerintah Inggris.

Namun, hasil rapat tersebut ditentang Sergio Aguero dan mayoritas pemain Premier League yang masih merasa  cemas akan tertular dan menularkan Virus corona ke keluarga mereka.

Hingga berita ini ditulis, Inggris tercatat memiliki 177.454 kasus dan 27.510 korban meninggal akibat Covid-19. Pencapaian tersebut menempatkan Inggris berada di posisi keempat negara yang terdampak oleh pandemi Coronavirus.