Mendes: Akselerasi Pembangunan Desa Jadi Kunci Kemajuan Indonesia

Mayoritas pembangunan ada di desa.

Mendes: Akselerasi Pembangunan Desa Jadi Kunci Kemajuan Indonesia
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar memberikan Pidato pada Sidang Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Kantor DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu, (21/11/2020) (ANTARA/HO-Kemendes PDTT)


MONITORDAY.COM - Upaya akselerasi dalam aktivitas pembangunan desa jadi kunci kemajuan Indonesia. Demikian dikatakan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar dalam pernyataan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu (21/11/20).

Karena itu, menurut pria yang akrab disapa Gus Menteri ini, implementasi Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa merupakan komitmen bersama untuk mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan.

"Mayoritas wilayah pembangunan berada di perdesaan," ujar Mendes.

Aktivitas pembangunan daerah harus berdampak pada desa yang berimplikasi pada peningkatan kualitas hidup warga desa. Pertumbuhan ekonomi yang spektakuler tidak boleh hanya dinikmati segelintir orang, tapi juga harus sampai ke desa.

"Mulai hari ini, saya mengajak kita semua untuk menjadikan desa sebagai arus utama dalam perencanaan pembangunan daerah. Kita curahkan energi yang ada untuk membantu akselerasi desa mencapai SDGs Desa," tuturnya.

Dengan SDGs Desa, pembangunan desa, baik yang dilakukan oleh pemerintah desa maupun intervensi yang dilakukan Supra Desa akan lebih terfokus dan memiliki arah, sasaran dan target yang jelas sesuai dengan kondisi riil desa.

Selain itu, pengarusutamaan pembangunan desa dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan akan berkontribusi sebesar 74 persen terhadap pembangunan nasional.

"Masa depan Indonesia bergantung pada masa depan desa-desa di seluruh Indonesia. Kalau menginginkan Indonesia berdaulat, maju, adil dan makmur, harus dimulai dari desa. Desa Masa depan Indonesia," kata Gus Menteri.