Menkes Inggris: Stop Vaksin Paspor, PCR Juga Lockdown

Menkes Inggris: Stop Vaksin Paspor,  PCR  Juga Lockdown
Menteri Kesehatan Inggris, Sajid Javid  (Foto: Istimewa)

MONITORDAY.COM - Inggris berpandangan vaksin paspor bukan jaminan, apalagi WHO saja masih ragu dengan opsi tersebut. WHO pesemis langkah vaksinasi bisa ampuh mencegah Covid-19. 

Terlebih membuat regulasi seperti vaksin paspor, aturan itu justru mengandung banyak tendensi dan banyak intrik, baik bisnis dan politik. 

Vaksin hanya sebuah ikhtiar yang ampuh karena sesungguhnya pola kehidupan yang sehatlah yang bisa memproteksi kehidupan seseorang, suka atau tidak, hidup bersama Covid-19 menjadi mutlak, asalakn penerapan protokol kesehatan dijalankan secara disiplin.

Karenanya, Menteri Kesehatan Inggris, Sajid Javid  mengesampingkan rencana untuk memperkenalkan apa yang disebut "paspor vaksin".

Sebagai gantinya, jelas Javid, pemerintah Inggris akan bergantung pada vaksinasi dan juga pengujian (tracing).

"Sekarang kita memasuki musim gugur dan musim dingin. Perdana Menteri minggu ini akan menetapkan rencana kami untuk mengelola Covid-19 selama beberapa bulan mendatang dan dalam hal itu kami akan menjelaskan bahwa program vaksin kami berhasil," ucap Javid, seperti dilansir Reuters pada Senin (13/9/2021).

“Saya tidak mengantisipasi akan adanya penguncian baru. Kami juga tidak akan melanjutkan rencana paspor vaksin untuk memungkinkan orang menghadiri acara massal,” sambungnya.

Javid juga mengakui bahwa dirinya dan pemerintah Inggris ingin segera “menyingkirkan" PCR tes untuk pelancong sesegera mungkin.

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson mengumumkan bahwa dia membatalkan rencana penerapan paspor vaksin. 
Dia juga mengatakan, pemerintah Inggris akan mencabut sejumlah keadaan darurat terkait dengan Covid-19.

Langkah ini dinilai sebagai upaya Johnson untuk meredam kritik, khususnya dari Partai Konservatif. Johnson mendapatkan kritikan keras karena menaikkan pajak untuk memperbaiki krisis kesehatan dan perawatan sosial.