Pembangunan Jembatan Sicanang Medan Ditargetkan Rampung Akhir Tahun

Pembangunan jembatan saat ini dalam tahap pemancangan sheet pile

Pembangunan Jembatan Sicanang Medan Ditargetkan Rampung Akhir Tahun
Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Akhyar Nasution (tengah). ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus


MONITORDAY.COM - Pelaksana Tugas  Wali kota Medan Akhyar Nasution mengatakan, pembangunan jembatan Titi Dua Sicanang di Kelurahan Belawan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Sumatera Utara, ditargetkan selesai pada Desember 2020.

"Saya lihat desain dan perancangan yang dilakukan untuk pembangunan jembatan yang menghubungkan Kelurahan Belawan Sicanang dengan Kelurahan Belawan Bahari ini lebih baik. Di samping itu pelaksanaannya pun saya lihat lebih serius. Insya Allah, pembangunan jembatan ini akan lancar dan sesuai dengan yang kita harapkan," ucap Wali kota Akhyar Nasution di Medan, Rabu.

Sementara itu, Kadis Pekerjaan Umum Kota Medan Zulfansyah Ali Syahputra mengatakan, pembangunan jembatan saat ini dalam tahap pemancangan sheet pile yakni material konstruksi yang berbentuk lembaran yang ditanamkan di tanah secara vertikal untuk menahan tanah agar tidak terjadi longsor sekaligus pengaman agar abutmen (kepala jembatan) tidak langsung tergerus dan terhempas arus.

Dalam pembangunan jembatan, Zulfansyah juga menjelaskan, prosesnya sangat memperhatikan kondisi arus lalu lintas. Sebab, mobilitas kendaraan yang melintas jembatan sementara saat ini cukup tinggi, sehingga tidak tertutup kemungkinan pengerjaan akan dilakukan pada malam hari sehingga tidak mengganggu kelancaran aktifitas warga sekitar.

“Ketika pelebaran jembatan sementara ini dilakukan, pengerjaannya dilakukan malam hingga pagi hari. Jadi pembangunan jembatan kita lakukan saat arus lalu lintas sedang lengang. Insya Allah Desember 2020 pembangunan jembatan selesai. Kita punya waktu lima bulan untuk pengerjaannya secara full,” katanya.

Selanjutnya mengenai jembatan sementara yang selama ini digunakan warga, Zulfansyah mengatakan, tetap akan digunakan sebagai jembatan alternatif guna mendukung kelancaran aktifitas warga.

"Dalam waktu setahun atau dua tahun ke depan, jembatan lama tersebut akan direhabilitasi lagi sehingga nantinya menjadi jembatan kembar yang lebih permanen," ujarnya.