Pencegahan Narkoba dan Tes Urine Kepada Anggota DPRD Halmahera Barat

Sosialisasi Pencegahan Narkoba dan Tes Urine dilakukan pada saat Orientasi/ Pembekalan Anggota DPRD Kab. Halmahera Barat Periode 2019-2024

Pencegahan Narkoba dan Tes Urine Kepada Anggota DPRD Halmahera Barat
Anggota DPRD Kab. Halmahera Barat Periode 2019-2024 Antusias Mengikuti Sosialisasi Pencegahan Narkoba dan Tes Urine


MONITORDAY.COM - Sosialisasi Pencegahan Narkoba dan Tes Urine dilakukan pada saat Orientasi/ Pembekalan Anggota DPRD Kab. Halmahera Barat Periode 2019-2024 yang berlangsung di Aula Kantor DPRD Kab. Halmahera Barat pada Kamis, 14 November 2019.

Sebelum tes urine, Kepala bidang P2M BNN Provinsi Maluku Utara, Drs. Hairuddin Umaternate, M.Si hadir di tengah  sejumlah 22 anggota legislatif ini menyampaikan materi Strategi  Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Kabupaten Halmahera Barat.

Dalam penyampaiannya, Kabid P2M mengingatkan Kabupaten Halbar sudah menjadi pintu masuk Narkoba dari Provinsi lain, dan kini rawan peredaran narkoba dari pengungkapan kasus beberapa waktu lalu. Selain itu banyak diidentifikasi  anak-anak  menyalahgunakan dan coba pakai inhalan (ngelem). untuk itu menurut Kabid, Kabupaten dengan jumlah 179 desa ini perlu berbenah diri salah satu langkah kongkrit melalui program desa bersinar dimana desa melakukan upaya pencegahan Narkoba melalui sosialisasi berkelanjutan, penyusunan regulasi desa Bersih Narkoba, pembentukan relawan anti Narkoba dan kampanye stop Narkoba melalui spanduk brosur dan leaflet.

Kegiatan tersebut  dapat disinergikan dengan Permendes Nomor 11 Tahun 2019, dimana  kegiatan yang mendukung Desa Bersih Narkoba menjadi prioritas pelaksanaan yang dibiayai dana desa.

Menanggapi hal tersebut Wakil ketua 1 Robinson Missy dan wakil ketua 2 Iksan Husen menyatakan siap mengajukan hak inisiatif melalui bapemperda  untuk penyusunan Peraturan Daerah tentang P4GN. Selain itu unsur pimpinan legislatif dan segenap anggota DPR DHalbar juga mengharapkan pemerintah daerah untuk berperan aktif dalam pelaksanaan desa Bersinar.

Usai sosialisasi dilakukan tes urine secara mandiri kepada 22 anggota legislatif yang hadir dari jumlah 25 anggota ( 3 sedang dinas luar) sesuai catatan absensi yang disampaikan sekretaris DPRD Halbar Hj. Hajija Sergi SH, M.Si dan hasilnya secara keseluruhan dinyatakan negatif oleh tim medis BNNP Malut.

Tes urine ini menjadi yang perdana dilakukan oleh DPRD Kab/Kota dan hal ini mendapat apresiasi dari BNNP Malut, melalui Kabid P2M mengapresiasi langkah yang dilakukan para wakil rakyat di Kabupaten Halmahera Barat. Senada Hairuddin maupun Robinson  mengharapkan ASN dan pejabat di lingkup Pemkab Halbar juga mengikuti jejak DPRD untuk tes urine secara mandiri dalam mewujudkan birokrasi yang sehat dan tangguh tanpa narkoba untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat.