Direktur Eksekutif IPR: Politisi Mestinya Berbicara yang Baik dan Santun

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komaruddin menghimbau agar sebaiknya politisi berbicara yang baik dan santun.

Direktur Eksekutif IPR: Politisi Mestinya Berbicara yang Baik dan Santun
Ujang Komaruddin. (ist)


MONITORDAY.COM - Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komaruddin menghimbau agar sebaiknya politisi berbicara yang baik dan santun. Hal itu terkait pernyataan politisi PDIP Arteria Dahlan yang melontarkan perkataan "bangsat" kepada Kementeian Agama serta Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto yang menyatakan para elit memiliki "mental maling".

"Terlepas apa pun masalahnya, memberikan kesejukan di saat politik sedang panas adalah lebih baik," katanya dalam pesan singkat kepada monitorday.com, Senin (2/4/2018).

Pidato keras, terang Ujang, boleh saja dilakukan. Namun, dengan catatan tidak melontarkan pernyataan kasar dan menghina siapa pun.

"Dan akan berdampak kurang baik bagi yang mengatakanya," jelasnya.

Meski begitu, Ujang yang juga Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini menilai dalam kasus Prabowo, perkataan tersebut tidak akan banyak berimbas menaikan elektabilitas Presiden Joko Widodo.

Pasalnya, kata dia, elektabilitas Prabowo bukan hanya ditentukan oleh faktor perkataan tersebut, melainkan dipengaruhi banyak faktor. "Bisa saja perkataan tersebut disukai oleh rakyat, tapi tidak disukai para elit," pungkasnya.

[Yst]