Presiden Jokowi Dijadwalkan Resmikan Dua Proyek Infrastruktur Sulsel

Pengerjaan Jalan Tol Layang A P Pettarani akan berjalan sesuai target.

Presiden Jokowi Dijadwalkan Resmikan Dua Proyek Infrastruktur Sulsel
Ilustrasi. Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah saat meninjau kesiapan penggunaan Bandara Buntu Kunik Tana Toraja (Toraja Airport) yang ditargetkan rampung September 2020. ANTARA Foto/HO-Humas Pemprov Sulsel


MONITORDAY.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan hadir meresmikan langsung dua mega proyek Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) yakni Tol Layang AP Pettarani dan Bandara Buntu Kunik Tana Toraja yang ditargetkan rampung September 2020.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel Rudy Djamaluddin mengungkapkan pembangunan tol sepanjang 4,3 kilometer tetap berjalan sesuai target penyelesaian pada September 2020 dan pada bulan tersebut Presiden Jokowi juga akan bertandang ke Sulsel.

"Dua proyek akan diresmikan oleh Presiden Jokowi, termasuk Bandara Buntu Kunik di Tana Toraja," katanya di Makassar, Selasa.

Saat ini, kata dia, Bandara Buntu Kunik sedang dilakukan uji operasional untuk menguji kesiapan pesawat lepas landas dengan melibatkan beberapa maskapai penerbangan.

Rencana Presiden Jokowi datang pada September 2020 tersebut diharapkan bisa memberikan manfaat besar bagi percepatan pembangunan di Sulsel.

"Saya berharap menjadi dorongan pembangunan infrastruktur di masa mendatang," harapnya.

Sebelumnya Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah telah melakukan kunjungan kerja ke Tana Toraja. Ia meninjau progres dan kesiapan Bandara Buntu Kunik Toraja untuk melayani penerbangan.

Gubernur berharap hadirnya bandara di kabupaten yang menjadi andalan wisata Sulsel ini bisa semakin mendekatkan masyarakat pada pelayanan transportasi.

Ia juga menegaskan bahwa pengerjaan Jalan Tol Layang A P Pettarani akan berjalan sesuai target. Ikon baru Kota Makassar tersebut akan difungsikan pada September mendatang.

“Target belum bergeser yah, September kita fungsikan. Ini tergolong cepat, padahal lagi pandemi COVID-19 seperti ini,” katanya.