Projo Kembali Usung Isu Presiden 3 Periode, Ketum FOREDER: Sangat Mengada-ada dan Tak Sesuai Titah Jokowi

Projo Kembali Usung Isu Presiden 3 Periode, Ketum FOREDER: Sangat Mengada-ada dan Tak Sesuai Titah Jokowi
Ketua umum FOREDER Aidil Fitri bersama Presiden Jokowi (dok: Istimewa)

MONITORDAY.COM - Ketua Umum Forum Relawan Demokrasi (Foreder) Aidil Fitri menyebut ucapan Ketua Umum PROJO Budi Arie bahwa semua relawan Jokowi menghendaki Presiden Jokowi 3 periode sangat mengada-ngada.

Menurut Aidil, apa yang diserukan Projo tersebut justeru bertolak belakang dengan sikap Jokowi yang menolak perpanjangan jabatan 3 periode.

“Sangat mengada-ada dan tidak sesuai dengan perkataan Jokowi yang menolak perpanjangan masa jabatan 3 periode. Artinya Projo tidak taat dan menentang arahan Jokowi,” ujar Aidil dalam keterangan tertulisnya, Jum’at (2/9/2022).

Sebelumnya diketahui, Ketum Projo mengatakan semua relawan sepakat Jokowi melanjutkan masa jabatan hingga tiga periode. Budi berkata Musyawarah Rakyat Indonesia (Musra) seharusnya tak perlu dilanjutkan. Dia menyebut relawan satu suara mendukung Jokowi pada 2024.

"Lanjut apa enggak? [Relawan] mau lanjut, Pak, tapi konstitusi gimana? Kayaknya Musra sudah berakhir dengan kesimpulan lanjutkan, Pak," kata Budi kepada Jokowi dalam Musra yang digelar di Bandung, Sabtu (27/8/2022).

Aidil juga menyebut Budi Arie telah memperalat Presiden Jokowi untuk kepentingan pribadinya. Ini, kata dia, sangat membahayakan posisi Presiden karena mau dipakai sebagai alat pertaruhan salah satu relawannya sendiri.

“Budi Arie sudah memperalat Jokowi untuk kepentingan pribadinya dan ini sangat berbahaya bagi seorang presiden yg mau di pakai sebagai alat pertaruhan oleh relawannya sendiri yang mengatasnamakan Projo,” ungkapnya.

Perlu diingat, kata Aidil, dukungan Projo itu hanya sepihak. Karena menurut Aidil tidak semua relawan setuju dengan ucapan dan kemauan Budi Arie serta Projo. Apalagi jika melihat posisinya saat ini sebagai wakil Menteri PDTT.

"Ingat anda sebagai wakil menteri PPDT bukan berarti setiap pikiran dan ucapan yang mengatasnamakan relawan mewakili semua relawan Jokowi. Saya ingatkan juga Projo dan Budi Arie itu sendiri hanya bagian segelintir relawan Jokowi. Di luaran sana, ada  2000 lebih relawan Jokowi yang berjuang memenangkan Pak Jokowi. Jadi  jangan mengatasnamakan semua relawan dalam hal Jokowi 3 periode itu," tegasnya.

Taat Aturan dan UU
Aidil mengimbau agar relawan seharusnya mendukung penuh Jokowi dan juga mendukung alam demokrasi yang sudah berlangsung pasca reformasi 1998. "Kita harus taat aturan bernegara dan juga aturan UU pilpres dan konstitusi  terkait masa jabatan presiden RI," tegas Aidil.

Bagi Aidil, Budi Arie selaku Ketum Projo tersebut sangat menghayal dan cenderung tidak paham proses UU di DPR RI sebagai badan lembaga pembuat dan pengesahan tersebut. 

“Meskipun wacana 3 periode itu bisa tapi sangat mustahil diwujudkan,” tegasnya.

Terakhir, kata Aidil, kita sebagai bagian dari dinamika politik di negeri ini seharusnya mendorong pak Jokowi mencari penerusnya. Karena banyak agenda penting kebangsaan yang harus dilanjutkan.

“Pak Jokowi bisa berperan banyak di dalam memilih dan mengarahkan siapa siapa calon penerus beliau ada banyak calon pemimpin bangsa yang bisa pak Jokowi endorse. Kita harusnya sebagai unsur atau bagian dinamika politik di negeri ini sejatinya mencari pemimpin kembali yang kinerjanya paling tidak mendekati atau lebih tinggi dari Jokowi di pilpres 2024 nanti," tutup Aidil