Tanggapan PBNU Soal Pemuda Injak Quran di Garut

Jika berdasarkan hasil penyelidikan peristiwa dimaksud merupakan tindak pidana, polisi wajib menindak pelaku.

Tanggapan PBNU Soal Pemuda Injak Quran di Garut
Ketua PBNU KH Robikin Emhas.


MONITORDAY.COM - Ketua Pengurus Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Robikin Emhas memberi tanggapan terkait seorang pemuda asal Garut yang viral di media sosial karena mengunggah foto saat menginjak Alquran. Ia menyayangkan kejadian itu. Menurutnya kepolisian harus segera menindak pelaku. 

"Tentu kita semua sedih kalau tindakan itu nyata. Polisi wajib menindak pelakunya,” ujar Robikin, dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip Selasa (31/12).

Robikin mengatakan, jika berdasarkan hasil penyelidikan peristiwa dimaksud merupakan tindak pidana, polisi wajib menindak pelaku. Namun jika apa yang beredar di medsos tersebut adalah hoaks, polisi perlu memburu pembuat hoaksnya. “Alhamdulillah polisi sigap melakukan penanganan," ungkapnya. 

Kepada segenap masyarakat, Staf ahli Wakil Presiden Ma’ruf Amin itu meminta agar tidak melakukan tindakan di luar hukum. Menurutnya hal tersebut justru akan menodai agama itu sendiri. 

"Kita percayakan pengungkapan peristiwanya kepada polisi. Supaya dilakukan penyelidilan secara transparan dan akuntabel,” tuturnya.

Seperti diketahui, Kasus penginjakan Al Qur'an ini viral di medsos beberapa waktu terkahir. Salah satu akun Facebook mengunggah foto tersebut. Selain mengunggah beberapa foto, akun itu juga menyertakan tulisan. Dalam keterangan foto itu, pengunggah mengaku bernama Hary Kurniawan asal dari Garut.

Kepolisian telah merespon hal itu dengan sigap. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan terhadap yang bersngkutan. 

"Itu masih diselidiki dan pendalaman dari Polres (Garut) maupun Krimsus Polda Jabar," ucap Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso di Mapolda Jabar, Senin (30/12).

"Langkah yang sudah kita lakukan yaitu profiling akun medsos. Masih pendalaman teman-teman Krimsus," sambungnya.