Connect with us

News

Nusron Wahid: Mahfud MD Tak Perlu Cari Alasan, Bilang Saja Tidak Paham

Deni Irawan

Published

on

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid, menilai bahwa Mahfud MD tidak perlu mencari alasan jika tidak mampu menjawab pertanyaan yang diajukan oleh cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, terkait greenflation. Nusron menyatakan bahwa Gibran telah menjelaskan istilah tersebut sesuai aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Tapi kemudian kalau enggak bisa menjawab ya sudah bilang enggak paham. Enggak usah kemudian mencari-cari alasan bahwa saya tidak mau diskusi yang ecek-ecek,” ungkap Nusron Wahid saat ditemui usai debat cawapres di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat, Ahad (21/1).

Nusron menekankan bahwa pertanyaan Gibran bukanlah sekadar permainan istilah, melainkan sebuah permasalahan kebijakan untuk mengatasi greenflation. Ia mempertanyakan alasan Mahfud MD yang menghindari pertanyaan tersebut dengan menganggapnya hanya sebagai permainan istilah. “Ini semua yang ditanyakan tadi justru masalah policy,” tegasnya.

Gibran sebelumnya melempar pertanyaan kepada Mahfud mengenai cara mengatasi greenflation atau inflasi hijau. Namun, Gibran merasa tidak puas dengan jawaban Mahfud yang dianggapnya mengarah ke ekonomi hijau. Setelah mendengar jawaban Mahfud, Gibran menunjukkan gestur mencari-cari sesuatu dan mengungkapkan ketidakpuasannya.

“Saya lagi nyari jawabannya Prof Mahfud, saya nyari-nyari di mana ini jawabannya. Saya tanya masalah inflasi hijau kok malah menjelaskan ekonomi hijau?” kata Gibran.

Gibran kemudian menjelaskan arti inflasi hijau dan membahas gerakan rompi kuning di Prancis sebagai contoh konkret. Menanggapi hal ini, Mahfud MD memberikan respons yang serupa dengan gestur mencari jawaban dan menganggap penjelasan Gibran tidak jelas.

“Saya juga ingin mencari tuh jawabannya, ngawur juga tuh. Ngarang-ngarang ndak karuan, mengkaitkan dengan sesuatu yang tidak ada, gitu ya,” ujar Mahfud, yang menilai pertanyaan Gibran sebagai pertanyaan ‘recehan’ yang tidak layak dijawab secara akademis.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Hadapi Arus Balik Lebaran, Korlantas Polri Bakal Siapkan Strategi Ini

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengatasi arus balik Lebaran 2025 yang diprediksi akan mencapai puncaknya pada 5 hingga 7 April 2025.

“Kami sudah menyiapkan sejumlah strategi untuk menghadapi arus balik Lebaran 2025,” kata Irjen Agus dalam keterangannya, Jumat (4/4/2025).

Agus menjelaskan, pihaknya telah memproyeksikan jumlah kendaraan yang akan melintas pada arus balik tahun ini, dengan salah satu faktor pertimbangannya adalah data kendaraan yang keluar dari Jakarta saat arus mudik, yang tercatat mencapai sekitar 2,1 juta kendaraan.

“Jika tidak diurai dengan baik, jumlah kendaraan ini berpotensi menyebabkan kemacetan parah saat puncak arus balik nanti,” tambahnya.

Untuk mengantisipasi potensi kemacetan tersebut, Korlantas Polri telah menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas. Salah satunya adalah penerapan sistem one way nasional yang akan diberlakukan mulai 6 April 2025. Penerapan sistem one way ini akan dimulai di Gerbang Tol Kalikangkung, dengan tujuan mengurai kepadatan kendaraan.

Selain itu, Korlantas juga akan memberlakukan contraflow jika volume kendaraan meningkat drastis. Skema contraflow ini akan diterapkan di Tol Jakarta-Cikampek, dimulai dari Kilometer (Km) 70 hingga Km 47, dan dapat diperpanjang hingga Km 36 jika diperlukan.

Tidak hanya itu, Korlantas juga akan memanfaatkan jalan tol fungsional, seperti Tol Jakarta-Cikampek (Japek) 2 Selatan, yang akan berfungsi sepanjang 30 kilometer dari Sadang hingga Cibatu untuk membantu mengurai kepadatan arus balik dari arah Bandung.

Sebagai langkah tambahan, jika terjadi lonjakan arus lalu lintas yang cukup signifikan, Korlantas juga siap memperpanjang sistem one way lokal tahap dua dari Km 246 hingga Km 188.

“Kami akan terus memantau perkembangan arus dan mengambil langkah-langkah yang tepat, baik itu di jalan tol, jalan arteri, atau jalan nasional,” ujar Agus.

Korlantas Polri juga akan terus bekerja sama dengan semua stakeholder terkait untuk memastikan kelancaran arus balik Lebaran 2025.

Continue Reading

News

Balas Kebijakan Trump, China Kenakan Tarif Impor AS Sebesar…

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – China mengambil langkah tegas dengan menetapkan tarif baru sebesar 34 persen untuk semua produk yang diimpor dari Amerika Serikat, sebagai respons terhadap kebijakan tarif resiprokal yang diterapkan Presiden Donald Trump. Tarif ini akan mulai berlaku pada 10 April 2025.

Keputusan tersebut diumumkan oleh Komisi Tarif Bea Cukai Dewan Negara China pada Jumat (4/4). China memberlakukan tarif ini sebagai pembalasan terhadap kebijakan tarif timbal-balik yang diterapkan AS pada produk China, dengan tarif sebesar 34 persen. Selain itu, AS juga memberlakukan tarif impor global sebesar 10 persen yang berlaku untuk semua negara.

Menurut laporan CGTN, tarif tambahan 34 persen ini akan dikenakan pada semua produk asal Amerika Serikat, namun rincian lebih lanjut mengenai produk yang terpengaruh belum diumumkan.

Kebijakan tarif AS terhadap China termasuk yang terbesar di dunia, lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara lainnya seperti Uni Eropa, Jepang, dan India.

Sementara itu, tarif baru yang diterapkan AS untuk semua produk impor akan mulai berlaku pada 5 April 2025.

Trump juga mengumumkan tarif 25 persen yang akan dikenakan pada semua mobil asing yang diimpor ke AS, yang mulai diberlakukan pada Kamis (3/4) dini hari.

Dalam sebuah langkah tambahan, Trump menyatakan keadaan darurat ekonomi nasional dan berharap kebijakan tarif ini dapat menghasilkan tambahan pajak tahunan hingga ratusan miliar dolar.

Ia menjanjikan bahwa penduduk Amerika Serikat akan memperoleh manfaat berupa lapangan pekerjaan dari penerimaan pajak yang lebih tinggi.

Namun, kebijakan ini berisiko menyebabkan perlambatan ekonomi yang tajam karena bisa memicu lonjakan harga barang-barang seperti mobil, pakaian, dan produk lainnya bagi konsumen dan bisnis.

Continue Reading

News

Selamatkan Bahasa Daerah: Aksi Nyata Generasi Muda

Bahasa daerah di Indonesia terancam punah. Upaya revitalisasi melalui pendidikan, teknologi, dan peran aktif generasi muda diperlukan untuk melestarikan warisan budaya ini.

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Bahasa daerah merupakan warisan budaya tak ternilai yang mencerminkan identitas dan kekayaan bangsa Indonesia. Namun, di tengah arus globalisasi, keberadaan bahasa-bahasa ini semakin terancam. Data dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menunjukkan bahwa dari 718 bahasa daerah yang teridentifikasi, 11 telah punah, 19 terancam punah, dan banyak lainnya mengalami kemunduran dalam jumlah penutur.

Penyebab utama kepunahan bahasa daerah antara lain adalah kurangnya penutur muda, pergeseran bahasa ke bahasa yang lebih dominan, serta minimnya dokumentasi dan pembelajaran formal. Jika tidak ada tindakan konkret, kita berisiko kehilangan sebagian besar kekayaan linguistik kita.

Namun, harapan masih ada. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah meluncurkan program Revitalisasi Bahasa Daerah sebagai bagian dari inisiatif Merdeka Belajar Episode 17. Program ini bertujuan untuk melindungi dan melestarikan bahasa daerah yang terancam punah dengan melibatkan komunitas penutur, guru, kepala sekolah, pengawas, dan siswa di berbagai sekolah.

Selain itu, peran generasi muda sangat krusial dalam upaya pelestarian ini. Mengintegrasikan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari, seperti melalui media sosial, musik, dan seni, dapat menjadi cara efektif untuk menarik minat dan meningkatkan penggunaan bahasa tersebut. Komunitas-komunitas lokal juga dapat mengadakan festival budaya, lomba pidato, atau pertunjukan seni dalam bahasa daerah untuk meningkatkan kesadaran dan kebanggaan terhadap bahasa lokal.

Pendidikan formal juga memegang peranan penting. Mengajarkan bahasa daerah sejak dini di sekolah-sekolah dapat membantu menanamkan kecintaan dan kebiasaan menggunakan bahasa tersebut. Kurikulum yang memasukkan pelajaran bahasa daerah sebagai mata pelajaran wajib atau pilihan dapat menjadi solusi efektif.

Teknologi juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelestarian bahasa daerah. Pengembangan aplikasi pembelajaran bahasa, kamus digital, atau platform daring yang menyediakan materi dalam bahasa daerah dapat memudahkan akses dan pembelajaran bagi generasi muda yang akrab dengan teknologi.

Namun, tantangan tetap ada. Keterbatasan penutur asli sebagai sumber belajar, kurangnya bahan ajar yang memadai, serta minimnya dukungan dari berbagai pihak menjadi hambatan dalam upaya revitalisasi ini. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, komunitas, dan masyarakat luas sangat diperlukan.

Menyelamatkan bahasa daerah bukan hanya tentang mempertahankan kata-kata atau frasa, tetapi juga menjaga identitas, sejarah, dan kearifan lokal yang terkandung di dalamnya. Dengan langkah-langkah konkret dan kolaborasi dari berbagai pihak, kita dapat memastikan bahwa warisan budaya ini tetap hidup dan berkembang untuk generasi mendatang.

Continue Reading

News

Daftar Paspor Terkuat di Dunia, Indonesia Tertinggal dengan Negara Tetangga

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – The Henley Passport Index baru-baru ini merilis daftar paspor terkuat di dunia, dan Indonesia berada di peringkat 67 dengan akses bebas visa ke 73 negara. Menariknya, Indonesia kalah dari Timor Leste yang menduduki peringkat 51 dengan akses bebas visa ke 96 negara.

Henley Passport Index ini mengukur kekuatan paspor berdasarkan jumlah destinasi yang dapat dikunjungi tanpa visa atau dengan visa on arrival.

Data yang digunakan oleh Henley Passport Index diperoleh dari International Air Transport Association (IATA) dan telah diperbarui setiap bulan, dengan data historis yang meliputi 19 tahun.

Di puncak daftar, Singapura menduduki posisi pertama dengan akses bebas visa ke 195 negara, diikuti oleh Jepang dan Korea Selatan di peringkat kedua, masing-masing dengan akses bebas visa ke 190 negara.

Negara-negara Eropa juga mendominasi posisi selanjutnya, dengan Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Irlandia, Italia, dan Spanyol berada di peringkat tiga dengan 189 negara yang dapat diakses tanpa visa.

Beberapa negara seperti Belgia, Luxemburg, Belanda, Norwegia, Portugal, dan Swedia berada di urutan keempat dengan akses bebas visa ke 188 negara. Sementara itu, Australia dan Inggris menempati posisi keenam, dengan akses bebas visa ke 186 negara.

Perbandingan ini menunjukkan adanya kesenjangan dalam kekuatan paspor Indonesia, yang hanya mencakup 73 negara, jauh tertinggal dari negara-negara seperti Timor Leste dan sejumlah negara Eropa maupun Asia yang memiliki akses bebas visa lebih luas.

Continue Reading

News

Tarif Gila Trump, Deretan Produk Ekspor RI ke AS yang Terdampak

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan kebijakan tarif baru terhadap impor barang ke AS pada Rabu (2/4) waktu setempat.

Dalam daftar yang dirilis oleh pemerintah AS, produk ekspor Indonesia dikenakan tarif imbal balik sebesar 32 persen, yang belum termasuk tarif global 10 persen yang berlaku untuk semua barang yang masuk ke AS.

Tarif baru ini dipicu oleh defisit perdagangan AS terhadap Indonesia yang mencapai belasan miliar dolar. Berdasarkan data dari Kementerian Perdagangan Indonesia, Indonesia tercatat mengalami surplus perdagangan sebesar 14,34 miliar dolar AS pada Januari-Desember 2024.

Namun, angka ini lebih rendah dibandingkan data dari Badan Statistik AS yang menunjukkan defisit perdagangan AS dengan Indonesia mencapai 17,9 miliar dolar. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara ke-15 dengan defisit perdagangan terbesar bagi AS.

Defisit perdagangan ini sebagian besar disebabkan oleh tingginya ekspor Indonesia ke AS, terutama dalam sektor mesin dan perlengkapan elektronik, yang pada 2024 tercatat mencapai 4,18 miliar dolar AS. Sektor tekstil juga menjadi salah satu kontributor besar, dengan total ekspor pakaian, alas kaki, dan aksesori lainnya mencapai 7 miliar dolar AS.

Selain itu, Indonesia juga mengekspor produk-produk olahan alam seperti lemak dan minyak hewani/nabati, karet, dan barang dari karet, serta berbagai jenis perabotan dan alat penerangan.

Berikut adalah daftar 10 produk ekspor Indonesia ke AS yang berpotensi paling terdampak kebijakan tarif baru ini:

  1. Mesin dan perlengkapan elektronik: 4,18 miliar dolar AS
  2. Pakaian dan aksesorinya (rajutan): 2,48 miliar dolar AS
  3. Alas kaki: 2,39 miliar dolar AS
  4. Pakaian dan aksesorinya (bukan rajutan): 2,12 miliar dolar AS
  5. Lemak dan minyak hewani/nabati: 1,78 miliar dolar AS
  6. Karet dan barang dari karet: 1,685 miliar dolar AS
  7. Perabotan dan alat penerangan: 1,432 miliar dolar AS
  8. Ikan dan udang: 1,09 miliar dolar AS
  9. Mesin dan peralatan mekanis: 1,01 miliar dolar AS
  10. Olahan dari daging dan ikan: 788 juta dolar AS

Kebijakan ini dapat memiliki dampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia, mengingat volume ekspor yang besar ke AS dan potensi peningkatan biaya bagi eksportir Indonesia.

Para pelaku usaha dan pemerintah Indonesia kini harus memantau dampak kebijakan ini dengan seksama.

Continue Reading

News

Prajurit Bukit Barisan, Garda Perbatasan Papua

ebanyak 450 prajurit Kodam I/Bukit Barisan diberangkatkan untuk menjaga perbatasan Papua, menjalankan misi keamanan dan pembinaan masyarakat, mencerminkan semangat manunggal TNI dan rakyat.

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Langkah tegap mereka menggema di landasan, menyiratkan tekad yang bulat. Sebanyak 450 prajurit Yonif 126/KC di bawah komando Kodam I/Bukit Barisan bersiap menjalankan tugas mulia: menjaga perbatasan RI-Papua Nugini. Dengan seragam loreng dan senjata di genggaman, mereka bukan sekadar penjaga wilayah, tetapi juga pembawa harapan bagi masyarakat di tanah Papua.

Keberangkatan ini bukan sekadar rutinitas militer, melainkan panggilan untuk memastikan stabilitas dan keamanan perbatasan. Mayor Jenderal TNI Rio Firdianto menegaskan, misi ini mencakup lebih dari sekadar patroli. Mereka juga akan melakukan pembinaan teritorial dengan pendekatan humanis, membantu warga sekitar dalam berbagai aspek kehidupan. Dari pertanian hingga edukasi, prajurit tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menanamkan bibit kemajuan di tanah perbatasan.

Selama 12 bulan ke depan, para prajurit akan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari medan berat hingga potensi ancaman dari kelompok separatis. Namun, persiapan matang telah dilakukan, termasuk pelatihan khusus di Baturaja, Sumatera Selatan. Dengan strategi yang terukur dan dukungan dari berbagai pihak, optimisme mengiringi langkah mereka.

Tak hanya fokus pada keamanan, tugas prajurit juga mencerminkan semangat manunggal TNI dan rakyat. Mereka membangun jembatan kepercayaan dengan masyarakat, menciptakan kondisi yang lebih kondusif untuk stabilitas dan ketahanan wilayah. Kedekatan ini menjadi senjata utama dalam meredam konflik dan memperkuat ketahanan sosial di Papua.

Mayor Jenderal Rio Firdianto menyoroti bahwa situasi di Papua saat ini cukup kondusif. Keberadaan satuan tugas yang melakukan patroli intensif telah mengurangi ruang gerak kelompok kriminal bersenjata. Indikasi positif ini terlihat dari menurunnya angka kontak bersenjata di wilayah tersebut.

Pelepasan pasukan ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol dari dedikasi dan pengorbanan. Keluarga yang mengantar dengan doa, komandan yang memberikan wejangan terakhir, dan rekan sejawat yang saling memberi semangat, semuanya menjadi bagian dari perjalanan ini. Mereka berangkat bukan untuk berperang, tetapi untuk menjaga perdamaian dan memastikan bahwa perbatasan negeri ini tetap aman.

Dengan keberangkatan ini, harapan besar disematkan di pundak para prajurit. Papua bukan hanya tentang batas negara, tetapi juga tentang keberlanjutan kehidupan masyarakatnya. Mereka berangkat sebagai prajurit, tetapi kembali sebagai pahlawan yang membawa ketenangan bagi rakyatnya. Langkah mereka adalah bukti bahwa negara selalu hadir di setiap jengkal tanahnya.

Continue Reading

News

Indonesia Siapkan Langkah Strategis Hadapi Tarif Baru Trump

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus menjalin komunikasi dengan Pemerintah Amerika Serikat (AS) terkait penerapan tarif baru yang diberlakukan oleh Presiden AS, Donald Trump.

Sebagai respons, Indonesia akan mengirimkan delegasi tingkat tinggi ke Washington DC guna melakukan negosiasi langsung dengan pihak AS.

“Mengirimkan delegasi tingkat tinggi ke Washington DC untuk melakukan negosiasi langsung dengan Pemerintah AS,” ujar Kemlu dalam keterangan resminya, Kamis (3/4).

Selain langkah diplomasi, Pemerintah Indonesia juga telah menyiapkan berbagai strategi untuk merespons kebijakan tersebut. Salah satu perhatian utama adalah isu-isu yang disoroti dalam laporan National Trade Estimate (NTE) 2025 yang diterbitkan oleh US Trade Representative.

Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan Kabinet Merah Putih untuk mengambil langkah strategis, termasuk melakukan perbaikan struktural dan kebijakan deregulasi.

“Yaitu penyederhanaan regulasi dan penghapusan regulasi yang menghambat, khususnya terkait dengan Non-Tariff Barrier,” jelasnya.

Pemerintah juga berupaya memperbaiki iklim investasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja yang lebih luas. Selain itu, Indonesia aktif berkoordinasi dengan Malaysia, sebagai pemegang Keketuaan ASEAN, untuk merumuskan langkah bersama dalam menghadapi kebijakan tarif baru ini.

Sebelumnya, Presiden Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif impor baru yang mencakup lebih dari 180 negara. Kebijakan ini memicu eskalasi perang dagang antara AS dan berbagai negara di dunia.

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak, dengan tarif impor baru sebesar 32 persen. Angka ini menempatkan Indonesia di posisi keenam di ASEAN dalam hal besaran tarif, sementara Kamboja menjadi negara dengan tarif tertinggi di kawasan, yaitu sebesar 49 persen.

Continue Reading

News

Ini Hunian Idaman di Selatan Jakarta yang Tawarkan Rumah Nyaman Sekaligus Investasi Menjanjikan

Aruna Zahra

Published

on

Monitorday.com | Di tengah semakin padatnya kota-kota besar seperti Jakarta dan sekitarnya, kebutuhan akan hunian yang nyaman, strategis, dan bernilai tinggi semakin mendesak. Masyarakat urban kini tidak lagi hanya mencari tempat tinggal, tetapi juga ruang hidup yang mendukung kesejahteraan fisik dan mental. Citra Garden Serpong, sebuah kawasan residensial modern yang dikembangkan oleh Ciputra Group di Serpong, Tangerang Selatan, hadir menjawab kebutuhan tersebut dengan menghadirkan konsep hunian ideal bagi keluarga masa kini.

Berada di kawasan Serpong yang berkembang pesat, Citra Garden Serpong menawarkan perpaduan antara kenyamanan, aksesibilitas, dan prospek investasi yang menjanjikan. Kawasan ini menjadi pilihan tepat bagi masyarakat Jabodetabek yang ingin memiliki rumah dengan nilai lebih, baik untuk ditinggali maupun sebagai aset jangka panjang.

Citra Garden Serpong dirancang sebagai lingkungan yang mendukung gaya hidup sehat dan modern. Tidak hanya sekadar menawarkan rumah, kawasan ini mengusung konsep “Healthy Living in Green Environment” yang diwujudkan melalui ruang terbuka hijau, desain rumah yang efisien, serta fasilitas umum yang lengkap dan tertata. Pengembangan kawasan ini menunjukkan komitmen Ciputra Group dalam membangun lingkungan berkualitas yang tidak hanya fungsional, tetapi juga nyaman dan estetis.

Dari sisi lokasi, Citra Garden Serpong memiliki keunggulan tersendiri. Berada di jantung kawasan Serpong, hunian ini memiliki akses yang sangat baik menuju berbagai pusat kegiatan, mulai dari bisnis, pendidikan, hingga hiburan. Dekat dengan BSD City, Alam Sutera, serta berbagai pusat perbelanjaan ternama seperti AEON Mall dan Summarecon Mall Serpong, kawasan ini juga terhubung langsung dengan tol Jakarta–Serpong dan rencana pengembangan transportasi massal seperti LRT dan MRT. Akses yang mudah ini tentu menjadi nilai tambah yang penting bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi di area Jabodetabek.

Dari sisi infrastruktur internal, Citra Garden Serpong menunjukkan pengelolaan kawasan yang matang. Jalan-jalan lingkungan dibangun lebar dan nyaman, sistem drainase ditata dengan baik, dan jaringan utilitas dibuat terintegrasi. Selain itu, keamanan 24 jam dengan sistem one-gate system dan dukungan CCTV di beberapa titik memberikan rasa aman yang sangat dibutuhkan penghuni.

Dalam hal desain dan pilihan tipe hunian, kawasan ini menawarkan beragam opsi rumah tapak yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan keluarga dengan gaya hidup berbeda. Mulai dari rumah satu lantai yang praktis hingga rumah dua lantai yang lebih luas, setiap unit memperhatikan tata ruang, pencahayaan alami, dan sirkulasi udara agar penghuni merasakan kenyamanan maksimal. Estetika desain modern berpadu dengan unsur kehangatan tradisional, menciptakan suasana rumah yang menyenangkan untuk ditinggali.

“Citra Garden Serpong bukan hanya soal tempat tinggal, tetapi tentang bagaimana sebuah rumah bisa menjadi ruang tumbuh dan berkembang bagi keluarga. Kami ingin menghadirkan hunian yang tidak hanya layak secara fisik, tapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup para penghuninya,” ujar perwakilan manajemen Ciputra Group dalam sebuah kesempatan.

Menariknya, Citra Garden Serpong tidak hanya dilirik sebagai hunian, tetapi juga sebagai aset investasi yang menjanjikan. Seiring dengan pertumbuhan kawasan Serpong yang begitu cepat, nilai properti di area ini terus menunjukkan tren positif. Banyak investor yang melihat kawasan ini sebagai peluang emas karena harga properti masih kompetitif dibandingkan kawasan penyangga Jakarta lainnya, sementara potensi peningkatan nilainya tetap besar.

Fasilitas yang ditawarkan juga menjadi daya tarik tersendiri. Di dalam kawasan, penghuni dapat menikmati berbagai sarana seperti taman tematik, area bermain anak, pusat kebugaran, tempat ibadah, serta community center yang mendorong interaksi sosial antarwarga. Fasilitas ini menjadi pendukung penting dalam membentuk komunitas yang sehat dan aktif.

Dengan berbagai keunggulan tersebut, tidak heran jika Citra Garden Serpong menjadi salah satu pilihan utama bagi keluarga muda, profesional, dan investor yang mencari hunian berkualitas di kawasan strategis Tangerang Selatan. Di tengah tantangan urbanisasi dan padatnya Jakarta, kawasan seperti ini menjadi oase baru yang menjanjikan kenyamanan hidup sekaligus nilai ekonomi.

Citra Garden Serpong adalah salah satu proyek dari portofolio Ciputra Group yang memang dikenal sebagai pengembang properti terkemuka di Indonesia. Berpengalaman dalam membangun kawasan hunian, komersial, hingga kota mandiri, reputasi Ciputra Group memberikan jaminan atas kualitas dan kesinambungan pengembangan kawasan.

Bagi masyarakat yang tertarik untuk mengetahui lebih lanjut atau melakukan kunjungan langsung, Citra Garden Serpong membuka pintu bagi calon penghuni untuk melihat langsung berbagai show unit dan area pengembangan yang sedang berjalan. Informasi lengkap dapat diperoleh melalui situs resminya atau langsung mengunjungi Marketing Gallery mereka di lokasi.

Dalam kondisi pasar properti yang semakin selektif, pilihan hunian seperti Citra Garden Serpong menjadi representasi bahwa rumah masa kini tidak hanya ditentukan oleh dinding dan atap, melainkan oleh kualitas lingkungan, kemudahan akses, desain yang fungsional, dan tentu saja nilai tambah investasi.

Kini, pilihan ada di tangan Anda—apakah ingin menunggu tren properti melambung, atau mengambil langkah cerdas sejak dini dengan memiliki hunian nyaman di Citra Garden Serpong.

Continue Reading

News

Rayakan Idulfitri, Umat Islam Jaya Wijaya Lakukan Hal Ini

Yusuf Hasyim

Published

on

Monitorday.com – Dalam rangka merayakan hari raya Idul Fitri 1446 Hijriyah, ratusan umat muslim di kampung Apenas, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, menggelar upacara bakar batu pada 1 April 2025.

Upacara ini menyajikan berbagai hidangan tradisional Papua seperti ayam, ubi, keladi, singkong, dan sayur-mayur lainnya yang dimasak menggunakan metode bakar batu.

Selain merayakan lebaran, acara tersebut juga digelar untuk syukuran atas selesainya pembangunan Mushola Al-Mujahidin di kampung Apenas, distrik Walesi.

Tema perayaan Idul Fitri dan syukuran ini adalah “Kuatkan Silaturahmi Teguhkan Iman dan Takwa” dengan sub tema “Wujudkan Semangat Kebersamaan Dalam Keberagaman dan Saling Memaafkan”.

Havid Yelipele, pengurus mushola, menyatakan rasa syukurnya karena mushola yang dibangun sejak 2018 ini akhirnya selesai meski menghadapi berbagai tantangan.

Yelipele juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Moses Asso dan umat Katolik yang telah mendonasikan bangunan yang awalnya balai desa, kemudian dialihfungsikan menjadi mushola.

Mushola Al-Mujahidin hadir untuk kepentingan internal umat muslim di kampung Apenas, sebagai tempat ibadah sholat lima waktu dan kegiatan keagamaan lainnya.

Ia menambahkan bahwa mushola ini hadir untuk menjawab kerinduan umat muslim yang selama ini harus pergi jauh ke masjid Al-Aqso untuk sholat.

Yelipele mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan dalam bentuk barang, tenaga, pikiran, dan saran selama proses pembangunan mushola.

Dia berharap dengan hadirnya mushola, umat muslim di kampung Apenas dapat aktif melaksanakan sholat berjamaah dan menjaga hidup rukun serta toleransi antar umat beragama.

Pada momen Idul Fitri ini, Yelipele juga mengucapkan mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh umat muslim di kampung Apenas.

Ustdz Malik Asso dalam khotbahnya mengingatkan bahwa sholat memiliki fungsi untuk mencegah perbuatan keji dan mungkar, seperti yang dijelaskan dalam QS. Al-‘Ankabut: 45.

Sholat, menurut Asso, membantu seseorang mengendalikan hawa nafsu, meningkatkan keimanan, dan menghindari perbuatan yang dilarang Allah SWT.

Asso juga berharap umat muslim di kampung Apenas lebih semangat dalam melaksanakan sholat lima waktu dan mengisi berbagai kegiatan keagamaan lainnya.

Dia mendorong umat muslim di kampung Apenas untuk mengajarkan anak-anak kecil mengaji, agar mushola ini tetap hidup dan aktif.

Continue Reading

News

Polisi London Amankan Warga Yang Terlibat Organisasi Hizbullah

Yusuf Hasyim

Published

on

Monitorday.com – Kesatuan kontraterorisme kepolisian Inggris di wilayah London mengumumkan penangkapan dua orang yang diduga terhubung dengan kelompok Hizbullah.

Penangkapan ini merupakan bagian dari investigasi atas kegiatan mereka di Inggris dan luar negeri, menurut laporan Reuters.

Seorang pria berusia 39 tahun ditangkap di utara London karena diduga menjadi anggota Hizbullah dan mempersiapkan rencana serangan terorisme.

Pria tersebut juga diduga terlibat dalam pendanaan untuk tujuan terorisme.

Pria kedua, berusia 35 tahun, ditangkap di barat London dengan tuduhan serupa, yakni menjadi anggota Hizbullah.

Hizbullah sendiri telah dinyatakan sebagai organisasi terlarang di Inggris.

Dominic Murphy, pimpinan kesatuan kontraterorisme kepolisian London, menyatakan penyelidikan masih berlangsung.

Murphy menegaskan bahwa penangkapan ini menunjukkan komitmen polisi untuk bertindak tegas terhadap aktivitas teroris.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku terorisme, baik di Inggris maupun di luar negeri.

Kedua pria tersebut dibebaskan dengan jaminan hingga pertengahan Juli 2025.

Pihak kepolisian menyatakan tidak ada tanda-tanda ancaman terhadap keselamatan publik saat ini.

Pemerintah Inggris telah menyatakan Hizbullah sebagai organisasi terlarang sejak 2019.

Penangkapan ini menunjukkan upaya berkelanjutan Inggris dalam memerangi terorisme.

Polisi terus melakukan penyelidikan untuk memastikan tidak ada ancaman lebih lanjut.

Pihak berwenang juga menegaskan bahwa mereka akan tetap memantau aktivitas kelompok teroris di dalam dan luar Inggris.

Penegakan hukum terhadap kelompok-kelompok teror ini menjadi prioritas penting bagi keamanan nasional Inggris.

Continue Reading

Monitor Saham BUMN



Sportechment3 hours ago

Timnas Indonesia U-17 Permalukan Korea Selatan, Berkat Gol Penalti Evandra

Sportechment4 hours ago

Ragnar Oratmangoen Donasi Anak-anak Gaza di Momen Lebaran Tuai Pujian Netizen

News5 hours ago

Hadapi Arus Balik Lebaran, Korlantas Polri Bakal Siapkan Strategi Ini

News5 hours ago

Balas Kebijakan Trump, China Kenakan Tarif Impor AS Sebesar…

Sportechment6 hours ago

Wendy dan Yeri Resmi Cabut dari SM Entertainment, Tetap Lanjutkan Karier di Red Velvet

News7 hours ago

Selamatkan Bahasa Daerah: Aksi Nyata Generasi Muda

News11 hours ago

Daftar Paspor Terkuat di Dunia, Indonesia Tertinggal dengan Negara Tetangga

Sportechment12 hours ago

Red Sparks vs Pink Spiders: Megawati Cs Siap Bangkit di Game Ketiga Final Liga Voli Korea

Sportechment12 hours ago

Pelatih Korsel Waspadai Kekuatan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2025

Review18 hours ago

Warung Madura, Jawaban Lokal atas Hegemoni Global

Review18 hours ago

Hati-hati Upload Photo dan Narasi via Medsos di Era Post Truth

Review19 hours ago

Program Sekolah Penggerak Dibubarkan, Apa Selanjutnya?

Pangan20 hours ago

79 Tahun Indonesia Merdeka Tapi Masih Impor Pangan, Mayoritasnya Sembako!

Sportechment20 hours ago

Amazon Dikonfirmasi Ajukan Tawaran Akuisisi TikTok

News20 hours ago

Tarif Gila Trump, Deretan Produk Ekspor RI ke AS yang Terdampak

Sportechment1 day ago

Mohamed Salah Segera Perpanjang Kontrak di Liverpool

News1 day ago

Prajurit Bukit Barisan, Garda Perbatasan Papua

News1 day ago

Indonesia Siapkan Langkah Strategis Hadapi Tarif Baru Trump

News1 day ago

Ini Hunian Idaman di Selatan Jakarta yang Tawarkan Rumah Nyaman Sekaligus Investasi Menjanjikan

Sportechment1 day ago

David da Silva Cedera, Dipastikan Absen Saat Persib Hadapi Borneo FC