Asuransi
Alasan Erick Thohir Ajukan PMN 3 Triliun Untuk Askrindo dan Jamkrindo
Published
2 years agoon
By
Deni Irawan
Monitorday.com – Kementerian BUMN mengajukan Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp 3 triliun untuk PT Askrindo dan PT Jamkrindo pada tahun 2024.
Namun, dalam perkembangannya, dua entitas tersebut terancam tidak mendapatkan PMN yang diharapkan.
“Memang yang masih dinegosiasikan untuk PMN melalui cadangan investasi 2024 itu yaitu, IFG senilai Rp 3 triliun,” ungkap Menteri BUMN Erick Thohir saat Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi VI DPR RI, Jumat (7/6).
Usulan PMN sebesar Rp 3 triliun kepada Indonesia Financial Group (IFG) dari Cadangan Investasi Tahun Anggaran 2024 ini bertujuan untuk memperkuat permodalan Askrindo dan Jamkrindo.
IFG merupakan Holding BUMN Klaster Asuransi, Penjaminan, dan Investasi yang menaungi Askrindo dan Jamkrindo.
PMN kepada kedua entitas perusahaan penjaminan tersebut masuk dalam kategori penugasan pemerintah.
Askrindo dan Jamkrindo diharapkan dapat secara optimal memberikan penjaminan untuk program Kredit Usaha Rakyat (KUR), yang bisa meningkatkan kepercayaan diri bank penyalur KUR dalam menyalurkan kredit kepada sektor UMKM.
Namun, keterbatasan rasio permodalan saat ini menghambat kemampuan penjaminan kedua perusahaan.
Menurut paparan Erick Thohir, usulan PMN untuk Askrindo dan Jamkrindo masih dalam proses pembahasan. Berbeda dengan usulan PMN kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebesar Rp 2 triliun, PT Industri Kereta Api (INKA) sebesar Rp 1 triliun, dan PT Hutama Karya (HK) sebesar Rp 1,6 triliun yang sudah mendapat konfirmasi dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
“Nah ini yang masih kita dorong, apalagi kalau catatannya 69% dari usulan PMN ini adalah penugasan, yaitu sebesar Rp 30,4 triliun. Lalu untuk pengembangan usaha yaitu 27% sebesar Rp 11,8 triliun, dan restrukturisasi 4% yaitu Rp 2 triliun. Jadi porsi terbesar adalah penugasan,” kata Erick.
Menteri BUMN berharap Kemenkeu dapat mengkonfirmasi pencairan PMN dari cadangan investasi tahun 2024, termasuk untuk Askrindo dan Jamkrindo.
“Walaupun indikasi, sepertinya angka yang kita usulkan dari Kemenkeu sendiri melihat tidak bisa memberikan secara maksimal, tetapi kita masih berusaha untuk mendorong khusus yang cadangan investasi ini bisa maksimal,” pungkas Erick.
Mungkin Kamu Suka
-
Janice Tjen Dapat Wildcard Abu Dhabi Open 2026, Erick Thohir Bilang Begini
-
Jamkrindo Dorong UMKM Digital
-
Lampaui Target, Indonesia Finis Runner Up di ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: Indonesia Lampaui Target Harian Perolehan Emas
-
Terobosan Jamkrindo Syariah Perkuat Ekosistem Penjaminan Syariah Berkelanjutan pada 2026
Asuransi
Blue Economy as the Key to Crab Prosperity
Published
3 months agoon
08/11/2025By
Natsir Amir
Monitorday.com – Professor Rokhmin Dahuri, a leading scholar from IPB University’s Faculty of Fisheries and Marine Science, emphasized that implementing the blue economy approach is the key for Indonesia to become the world’s largest crab producer. He made this statement during the Sustainable Crab Forum themed “The Future of Crabs: Innovation and Sustainability” held at Hasanuddin University, Makassar, on Saturday, November 8, 2025.
According to Prof Rokhmin, Indonesia’s marine and fisheries sector remains a strategic pillar of national development that has not yet been fully optimized.
“We have 6.4 million square kilometers of ocean territory, one of the longest coastlines in the world, and the largest mangrove ecosystem on Earth. These natural advantages make Indonesia highly competitive in developing mangrove crab aquaculture with great economic value,” he said.
He explained that Indonesia’s crab production reached 25,865 tons in 2021, worth around IDR 1.8 trillion, with 93.5 percent coming from aquaculture. However, this figure still lags behind China, the Philippines, and Vietnam.
“If we can manage our vast mangrove resources through the blue economy approach, Indonesia could become the world’s leading crab producer,” stressed the Chairman of the Indonesian Aquaculture Society.
Prof Rokhmin also warned that sustainability challenges are increasingly critical. “We are facing overfishing, mangrove degradation, pollution, and the impacts of global climate change. Therefore, transforming crab fishing, aquaculture, and processing industries into an integrated system based on the blue economy is an urgent necessity,” he asserted.
The former Minister of Marine Affairs and Fisheries (2001–2004) also highlighted the importance of strengthening research, hatchery industrialization, access to microfinance, and fair partnerships among communities, government, academia, and the private sector.
“The blue economy is not merely about profit and efficiency, it is about social and ecological sustainability. We aim to build a fisheries system that is productive, inclusive, and environmentally friendly,” he remarked.
Dahuri further noted the growing global market potential, projected to reach USD 4.21 billion by 2030. “Innovation in aquaculture technology, value-added processing, and digital marketing will be the main drivers for Indonesia’s crabs to compete in international markets,” he added.
The scientific forum was attended by researchers, academics, industry players, and policymakers from the marine and fisheries sector. Dahuri concluded his presentation with a visionary statement: “If the blue economy is applied earnestly, not only will crabs thrive, but coastal communities will prosper, and Indonesia will confidently move toward its Golden Vision 2045.”
Asuransi
Begini Kinerja BUMN Asuransi Yang Mau Dikonsolidasi Danantara
Published
4 months agoon
15/10/2025By
Umar Satiri
Monitorday.com – Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) tengah menyiapkan langkah besar untuk merampingkan BUMN di sektor asuransi. Ke depan, pemerintah menargetkan hanya akan ada tiga perusahaan asuransi pelat merah yang tetap beroperasi.
Jika menilik laporan keuangan terakhir, kinerja para beberapa perusahaan asuransi BUMN menunjukkan hasil yang beragam. PT Jasa Raharja masih melaju dengan catatan positif hingga September 2025, sementara PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) justru menanggung kerugian. Berikut rangkuman kinerja terkini sejumlah BUMN asuransi yang disebut-sebut bakal dikonsolidasi:
1. PT Jasa Raharja
Berdasarkan laporan keuangannya, perseroan membukukan laba setelah pajak yang naik signifikan, yakni sebesar Rp 1,20 triliun di September tahun ini dari Rp 871,31 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.
Meningkatnya laba Jasa Raharja ditopang oleh lonjakan pendapatan premi menjadi Rp 4,07 triliun hingga September 2025. Angka tersebut naik dari capaian di periode yang sama tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp 3,47 triliun.
Selain itu, premi neto perseroan juga tercatat naik menjadi Rp 3,97 triliun dari Rp 3,35 triliun pada posisi September 2024. Alhasil, pendapatan underwriting Jasa Raharja turut melonjak menjadi Rp 3,78 triliun dari Rp 3,37 triliun di September 2024.
Kemudian untuk jumlah beban underwriting Jasa Raharja tercatat sebesar Rp 2,67 triliun, menyusut tipis dari posisi September 2024 yakni sebesar Rp 2,71 triliun. Adapun posisi utang perseroan tercatat sebesar Rp 993,43 miliar dari Rp 991,25 miliar.
Jumlah aset Jasa Marga juga tercatat meningkat menjadi Rp 17,08 triliun hingga September 2025 dari posisi di periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 15,32 triliun. Adapun rasio tingkat solvabilitas perseroan tercatat sebesar 828,12%.
2. PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo)
Kemudian Jasindo yang juga mencatat kenaikan laba yang signifikan. Berdasarkan laporan keuangan per Agustus 2025, Jasindo membukukan laba setelah pajak sebesar Rp 117,04 miliar dari Rp 20,22 miliar di posisi Agustus 2024.
Laba perseroan ditopang premi bruto yang meningkat menjadi Rp 2,71 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya, yakni Rp 2,43 triliun. Kemudian untuk premi neto tercatat sebesar Rp 1,43 triliun dari Rp 1,35 triliun di periode Agustus 2024.
Kemudian dari sisi klaim neto, Jasindo mencatat penurunan di Agustus 2025 yakni menjadi Rp 792,96 miliar dari posisi yang sama pada periode sebelumnya sebesar Rp 823,54 miliar. Alhasil, jumlah beban underwriting perseroan hingga Agustus tercatat sebesar Rp 815,91 miliar.
Kemudian untuk neraca utang, Jasindo mencatat penyusutan yang signifikan hingga Agustus 2025, yakni sebesar Rp 2,88 triliun dari posisi sebelumnya sebesar Rp 3,03 triliun. Adapun jumlah aset perseroan tercatat sebesar Rp 15,08 triliun dengan rasio tingkat solvabilitas sebesar 162,58%.
3. PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo)
Meski turut masuk dalam rencana konsolidasi yang mencakup 16 entitas di bawah klaster asuransi, Jamkrindo sejatinya bukan perusahaan asuransi, melainkan perusahaan penjaminan yang berperan strategis memperluas akses pembiayaan UMKM, korporasi, dan sektor produktif lainnya melalui skema penjaminan kredit.
Berdasarkan laporan konsolidasi hingga September 2025, Jamkrindo menunjukkan kinerja yang stabil dan terkendali di tengah tekanan pada beberapa rasio keuangan. Total volume penjaminan mencapai Rp186,76 triliun atau 53,59% dari target RKAP 2025, terdiri atas penjaminan KUR sebesar Rp116,54 triliun dan penjaminan non-KUR sebesar Rp70,21 triliun.
Dari sisi neraca, total aset PT Jamkrindo mencapai Rp31,87 triliun (98,48% dari posisi Desember 2024), dengan liabilitas sebesar Rp18,44 triliun (96,96%) dan ekuitas sebesar Rp13,43 triliun (100,63%). Sementara itu, pendapatan utama yang berasal dari IJP bruto tercatat sebesar Rp5,59 triliun atau 65,53% dari RKAP 2025, diikuti pendapatan investasi Rp1,19 triliun (79,82%), pendapatan subrogasi bersih Rp1,26 triliun (79,90%), dan pendapatan lain-lain Rp50,67 miliar (354,78%).
Dari sisi efisiensi, beban klaim tercatat Rp3,79 triliun (49,36% dari RKAP 2025), sedangkan beban usaha mencapai Rp1,46 triliun (79,75%). Hal ini berkontribusi pada capaian laba sebelum pajak (EBT) sebesar Rp1,18 triliun atau 156,72% dari RKAP 2025. Setelah memperhitungkan pajak sebesar Rp535,7 miliar, laba bersih perseroan mencapai Rp646,06 miliar, atau 114,98% dari RKAP 2025.
Capaian tersebut tak hanya mencerminkan stabilitas dan keberlanjutan usaha, tetapi juga menunjukkan peran aktif Jamkrindo dalam menjalankan Asta Cita pemerintah, khususnya dalam pemberdayaan serta perluasan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM dan koperasi (UMKM-K). Melalui berbagai skema penjaminan, Jamkrindo ikut memastikan pemerataan kesempatan usaha dan memperkuat fondasi perekonomian nasional yang inklusif dan berkeadilan.
Rasio klaim realisasi terhadap target berada pada 67,82%, menunjukkan pengelolaan risiko yang cukup hati-hati. Sementara rasio Opex tercatat 16,48%, sedikit lebih efisien dibandingkan target 17,69%. Pencapaian ini menegaskan kemampuan Jamkrindo dalam menjaga kinerja usaha yang berimbang antara ekspansi penjaminan, efisiensi operasional, dan profitabilitas yang berkelanjutan.
4. PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life)
Berdasarkan laporan keuangan per September 2025, IFG Life membukukan rugi setelah pajak sebesar Rp 119,28 miliar hingga September 2025. Posisi ini juga berbanding terbalik jika dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, saat IFG Life membukukan laba setelah pajak sebesar Rp 153,44 miliar.
IFG Life mencatat pendapatan sebesar Rp 5,30 triliun hingga September 2025. Pendapatan tersebut ditopang oleh perolehan premi sebesar Rp 5,16 triliun, premi reasuransi sebesar Rp 1,18 triliun. Alhasil, jumlah pendapatan premi neto perseroan tercatat sebesar Rp 3,74 triliun.
Meski begitu, IFG Life mencatat kenaikan beban klaim dan manfaat hingga kuartal III tahun ini, yakni sebesar Rp 4,35 triliun dari Rp 3,88 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya. Selain itu, jumlah beban usaha perseroan juga tercatat meningkat menjadi Rp 898,81 miliar dari Rp 680,59 di tahun sebelumnya.
Alhasil, pendapatan komprehensif IFG Life tercatat sebesar Rp 584,71 miliar. Kemudian untuk total laba komprehensif, perseroan membukukan senilai Rp 465,42 miliar hingga September 2025.
Dari sisi utang, IFG Life mencatat peningkatan yang signifikan. Hingga September 2025, utang perseroan tercatat sebesar Rp 1,93 triliun dari sebelumnya di posisi Rp 685,77 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.
Kemudian, total aset IFG Life tercatat sebesar Rp 33,91 triliun hingga September 2025, menurun tipis dibanding posisi di periode yang sama tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp 34,77 triliun. Sementara rasio solvabilitas (RBC) tercatat sebesar 214,97%.
5. PT Asabri (Persero)
Berdasarkan penelusuran detikcom, tidak ditemukan laporan keuangan Asabri pada laman resminya. Namun berdasarkan pemberitaan terakhir, Asabri masih membukukan neraca ekuitas negatif sebesar Rp 1,069 sepanjang tahun 2023. Namun, kondisi keuangan perusahaan berangsur membaik dibandingkan tiga tahun yang lalu, di mana Asabri diterpa ekuitas negatif hingga Rp 13,30 triliun.
Kemudian penurunan nilai aset perusahaan terjadi karena ada aset yang tidak produktif yang jumlahnya hampir 71%. Keuangan negatif ini terjadi karena rasio klaim yang tinggi yang menyebabkan defisit pembayaran klaim pada 2017 hingga 2024 hingga Rp 1,74 triliun.
“Kemudian total defisit klaim dan pembayaran premi tahun 2025-2034 diperkirakan akan mencapai Rp 4,19 triliun. Defisit ini dipenuhi dari hasil investasi dan pelepasan aset investasi. Artinya, aset investasi yang bisa kita jual. Hasil investasi dipergunakan juga untuk membayar biaya operasional penyelenggaraan program THT,” ungkap Direktur Utama Asabri, Wahyu Suparyono, 10 Juni 2024.
Monitorday.com – Dalam rangka memperingati Bulan Inklusi Keuangan dan Hari Asuransi 2025, PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) bersama Dewan Asuransi Indonesia (DAI) menggelar kegiatan edukasi bertema “Literasi Asuransi untuk Negeri” di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (10/10).
Program ini menyasar para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai upaya memperkuat literasi dan inklusi asuransi di sektor produktif.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Askrindo sebagai anggota holding asuransi dan penjaminan Indonesia Financial Group (IFG) dalam memperluas akses dan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya proteksi finansial.
“Sejalan dengan komitmen Askrindo, DAI terus berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap asuransi melalui edukasi yang mendorong kesadaran akan manfaat perlindungan asuransi,” ujar Barly Surachman Jusuf, Region Office Head Class 1 Surabaya Askrindo.
Dalam kegiatan tersebut, Direktur Utama Askrindo M. Fankar Umran menekankan pentingnya pemahaman asuransi bagi UMKM. Menurutnya, asuransi berperan vital dalam melindungi aset usaha dari berbagai risiko yang tak dapat diprediksi seperti kebakaran, pencurian, hingga bencana alam.
“Dengan pemahaman yang tepat, pelaku UMKM dapat memilih produk asuransi yang sesuai kebutuhan, sehingga risiko usaha bisa diminimalkan,” jelas Fankar.
Sementara itu, Ketua Panitia Hari Asuransi 2025 sekaligus perwakilan DAI, Muhammad Iqbal, menyampaikan bahwa konsep dasar asuransi sebenarnya sangat sederhana dan berbasis pada nilai gotong royong.
“Mudahnya, asuransi itu tolong-menolong. Yang mengalami risiko ditolong oleh yang tidak mengalami risiko. Begitu seterusnya,” ujarnya.
Melalui kegiatan edukasi ini, Askrindo berharap dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap pentingnya proteksi asuransi, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi dan ancaman risiko usaha yang makin kompleks.
Penguatan literasi ini juga diharapkan mampu memperkuat fondasi sektor perasuransian nasional agar lebih kokoh, stabil, dan berperan aktif dalam mendukung ketahanan serta pertumbuhan ekonomi nasional.
Asuransi
IFG Labuan Bajo Marathon 2025 Resmi Dibatalkan, Apa Penyebabnya?
Published
4 months agoon
25/09/2025
Monitorday.com – Indonesia Financial Group (IFG), holding BUMN di sektor asuransi, penjaminan, dan investasi, resmi mengumumkan pembatalan penyelenggaraan IFG Labuan Bajo Marathon 2025. Keputusan ini diambil menyusul meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, yang kini berstatus Level IV (Awas).
Gunung Lewotobi tercatat mengalami erupsi berkali-kali sepanjang tahun 2025. Sejak Januari, telah terjadi setidaknya 62 kali letusan, termasuk 31 kali gempa letusan hanya dalam enam jam terakhir pada 22 September. Letusan-letusan ini tidak hanya menimbulkan gangguan kesehatan akibat abu vulkanik, tetapi juga mengancam keselamatan jalur udara menuju Labuan Bajo.
Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji, menegaskan bahwa pembatalan ini didasari pertimbangan keselamatan seluruh pihak yang terlibat, termasuk peserta, panitia, dan masyarakat lokal.
“Keselamatan adalah prioritas utama bagi kami. Dengan kondisi alam yang belum stabil, penyelenggaraan event tahun ini tidak memungkinkan untuk dilaksanakan di Labuan Bajo,” ujar Denny dalam keterangan resmi.
IFG juga mengacu pada pengalaman Marathon 2024, di mana erupsi serupa memaksa penutupan Bandara Komodo, menyebabkan ribuan peserta tertahan di Labuan Bajo. Banyak di antaranya harus mencari jalur alternatif menggunakan transportasi laut dan darat, yang menimbulkan ketidaknyamanan besar.
IFG Labuan Bajo Marathon pertama kali digelar pada 2022 sebagai bentuk dukungan terhadap visi pemerintah menjadikan Labuan Bajo sebagai Destinasi Super Prioritas. Selain mempromosikan gaya hidup sehat, acara ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan literasi keuangan serta mendorong perputaran ekonomi lokal.
Pada edisi 2024, ajang ini sukses menarik lebih dari 2.500 pelari nasional dan 31 pelari internasional dari Kenya, Australia, Prancis, Italia, dan Malaysia.
“Kami tetap berkomitmen melanjutkan maraton ini sebagai agenda tahunan berskala nasional dan internasional. Harapannya, pada 2026 event ini bisa kembali digelar jika kondisi alam sudah kembali stabil,” tambah Denny.
IFG menyampaikan permohonan maaf kepada peserta, sponsor, dan mitra atas ketidaknyamanan akibat pembatalan ini. Perusahaan juga mengapresiasi pengertian seluruh pihak dan menegaskan bahwa keputusan ini adalah bentuk tanggung jawab atas keselamatan bersama.
Sebagai destinasi wisata premium, Labuan Bajo diyakini tetap menjadi daya tarik utama bagi sport tourism di Indonesia, dan IFG menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan pariwisata berkelanjutan di kawasan tersebut.
Asuransi
Masuk Daftar Fortune Indonesia 100, IFG Buktikan Keberhasilan Transformasi Bisnis
Published
5 months agoon
15/09/2025
Monitorday.com – Indonesia Financial Group (IFG), holding BUMN asuransi dan penjaminan yang merupakan bagian dari Danantara Indonesia, mencatat pencapaian gemilang dengan masuk dalam daftar Fortune Indonesia 100 tahun 2025. Penghargaan ini diberikan kepada 100 perusahaan terbesar di Indonesia berdasarkan kinerja keuangan sepanjang tahun 2024.
Masuknya IFG ke dalam daftar bergengsi ini menjadi bukti keberhasilan transformasi berkelanjutan yang dijalankan perusahaan, berlandaskan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dan manajemen risiko yang kuat.
Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji, menyampaikan bahwa pengakuan ini mencerminkan kepercayaan publik terhadap konsistensi transformasi yang dilakukan IFG dalam beberapa tahun terakhir.
“Masuknya IFG ke dalam daftar Fortune Indonesia 100 tidak semata menunjukkan besarnya skala usaha, tetapi juga merupakan validasi bahwa IFG mampu menjaga komitmen transformasi berkelanjutan dengan mengedepankan tata kelola dan manajemen risiko yang terukur,” ujar Denny dalam keterangan tertulis di Jakarta.
Sejak memulai proses transformasi, IFG berfokus pada penguatan struktur organisasi, peningkatan efektivitas pengawasan, dan penerapan prinsip transparansi kepada seluruh pemangku kepentingan.
Dalam menghadapi dinamika industri jasa keuangan yang semakin kompleks, IFG menerapkan sistem manajemen risiko yang komprehensif. Strategi ini dinilai efektif dalam menjaga ketahanan perusahaan sekaligus mendorong pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.
“Pencapaian ini bukanlah tujuan akhir, melainkan bagian dari perjalanan panjang IFG dalam membangun fondasi perusahaan yang tangguh,” tegas Denny.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa IFG akan terus memperkuat tata kelola dan adaptasi terhadap risiko untuk memastikan pertumbuhan usaha yang sejalan dengan kepentingan pemangku kepentingan dan pembangunan ekonomi nasional.
Asuransi
Nakhoda Baru, MPMInsurance Siap Dominasi Pasar
Published
5 months agoon
14/09/2025By
Natsir Amir
Monitorday.com – MPMInsurance memulai babak baru dengan susunan direksi segar demi memperkuat dominasinya di asuransi kendaraan. Pergantian kepemimpinan yang efektif per 1 September 2025 ini menjadi sinyal kuat kesiapan perusahaan menghadapi persaingan industri yang semakin ketat. PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika (MPMInsurance), anak usaha PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), menargetkan pertumbuhan agresif dengan memanfaatkan ekosistem otomotif induknya yang luas, mulai dari distribusi kendaraan hingga layanan purna jual.
Wayan Pariama resmi ditunjuk sebagai Presiden Direktur menggantikan Alexander H. Setokusumo. Sosok yang telah lebih dari 30 tahun berkecimpung di industri asuransi ini pernah menorehkan rekam jejak gemilang di PT Asuransi Astra dan PT Asuransi Adira, dua nama besar di asuransi kendaraan bermotor. Wayan diyakini mampu memperkuat lini proteksi mobil dan motor MPMInsurance melalui strategi inovatif yang menyesuaikan dinamika pasar.
Selain Wayan, manajemen juga menghadirkan Ellie Turjandi sebagai Finance Director yang baru. Stephanus Soelistio tetap mempertahankan posisinya sebagai Technical Director, sementara M. E. Poppy Panca Widiastuti melanjutkan tugasnya sebagai Marketing Director. Kombinasi ini diharapkan menjadi paduan stabilitas dan inovasi, sekaligus mempercepat langkah perusahaan dalam merespons kebutuhan proteksi kendaraan di Tanah Air.
Komposisi baru tidak hanya hadir di level direksi, melainkan juga di jajaran komisaris. Darma Putera resmi bergabung sebagai anggota Dewan Komisaris. Saat ini ia juga menjabat Vice President Business Development & Investor Relations MPMX dengan portofolio mencakup distribusi motor, pembiayaan kendaraan, dan layanan purna jual. Sinergi Darma dengan tim direksi diyakini akan memperkaya pengembangan produk asuransi, khususnya untuk konsumen yang membeli kendaraan melalui jaringan MPMX.
Dalam pernyataannya, Wayan Pariama menekankan pentingnya kesinambungan kerja. “Kami sangat menghargai kontribusi jajaran manajemen sebelumnya. Tantangan kami kini adalah melanjutkan dan memperluas capaian tersebut, agar MPMInsurance tetap menjadi pilihan utama di industri asuransi umum dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
Rekam jejak MPMInsurance sendiri sudah menunjukkan hasil positif. Perusahaan meraih rating A+ dari Fitch Ratings, sekaligus memenangkan penghargaan Cedant Terbaik dalam Pertumbuhan Premi Sesi 2024 pada ajang MAIPARK Award 2025. Pencapaian ini menjadi bukti kapabilitas perusahaan dalam menjaga kinerja, khususnya pada portofolio asuransi kendaraan yang terus berkembang sejalan dengan lonjakan jumlah kendaraan di Indonesia.
Transformasi melalui penyegaran kepemimpinan ini juga diarahkan untuk menghadirkan produk perlindungan yang lebih adaptif dan komprehensif. MPMInsurance berencana memperluas layanan dari proteksi mobil pribadi dan sepeda motor hingga paket perlindungan total yang terintegrasi dengan berbagai layanan otomotif MPMX. Strategi ini menyasar konsumen yang semakin sadar pentingnya keamanan dan kenyamanan dalam memiliki kendaraan, baik untuk kepentingan pribadi maupun bisnis.
Dengan dukungan induk perusahaan yang memiliki ekosistem kuat, MPMInsurance percaya diri menatap masa depan. Manajemen baru membawa harapan agar perusahaan tidak hanya mampu menjaga performa, tetapi juga menjadi inovator dalam menciptakan solusi perlindungan yang relevan bagi pasar otomotif nasional. Momentum penyegaran ini diproyeksikan menjadi titik awal pertumbuhan yang lebih agresif, menjadikan MPMInsurance sebagai pemain penting dalam industri asuransi kendaraan yang terus bergerak dinamis.
Monitorday.com –Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh jug, begitulah pepatah yang kini terasa tepat untuk menggambarkan fenomena yang menggemparkan jagat maya belakangan ini. Kalimat lain yang tak kalah menyindir,
“Sepandai-pandai tupat bersembunyi pasti ketahuan juga,” pun viral ketika kasus dugaan ijazah palsu seorang oknum pejabat akhirnya terbongkar ke publik.
Peristiwa ini menyulut gelombang kritik dan kemarahan masyarakat, sebab publik merasa dikhianati oleh sosok yang selama ini dipercaya memimpin dengan penuh integritas. Bagaimana mungkin seseorang yang menempati posisi penting di pemerintahan, yang seharusnya memberi teladan, justru diduga memalsukan salah satu syarat mendasar dalam kariernya? Di era keterbukaan informasi seperti sekarang, kebohongan sebesar ini memang mustahil selamanya ditutup rapat.
Skandal ijazah palsu membuat wali kota di Jepang ini memilih mundur dari jabatannya.
Dia adalah Maki Takubo yang mundur dari jabatan wali kota Ito, Prefektur Shizuoka, Jepang.
Perempuan berusia 55 tahun itu secara terbuka menyatakan bahwa klaimnya sebagai lulusan Universitas Toyo tidak benar dan ijazah yang sempat ia pamerkan ternyata palsu.
Dalam konferensi pers pada 8 Juli, Takubo menyampaikan pengakuan tersebut di hadapan awak media. Suaranya bergetar ketika ia menjelaskan bahwa Universitas Toyo secara resmi telah mencoret namanya sebagai mahasiswa karena status dropout yang ia sandang sejak lama. “Bahkan jika saya mengatakan (ijazah) itu asli, itu hanya akan menjadi kata-kata belaka tanpa bukti kuat,” ujarnya, dikutip dari Japan Times. “Dengan demikian, akan sangat baik membiarkan jaksa yang menyimpulkan.”
Pihak Universitas Toyo sendiri sudah mengonfirmasi bahwa Takubo tidak pernah menyelesaikan studi di sana. Dalam keterangan resminya, universitas itu menegaskan bahwa nama Takubo memang pernah terdaftar sebagai mahasiswa tetapi sudah lama dikeluarkan karena tidak memenuhi kewajiban akademik.
Awal mula kasus ini mencuat ketika sejumlah anggota DPRD Kota Ito menemukan kejanggalan pada dokumen ijazah yang diserahkan Takubo saat pencalonan dirinya sebagai wali kota pada Mei lalu. Dokumen itu tidak sesuai dengan arsip resmi universitas, sehingga memicu kecurigaan banyak pihak.
Situasi semakin memanas setelah pada 6 Juli lalu, DPRD Kota Ito secara bulat mengadopsi resolusi yang mendesak Takubo segera mengundurkan diri. Tidak hanya itu, dewan pun membentuk sebuah komite khusus di bawah Undang-Undang Otonomi Daerah untuk menyelidiki lebih jauh skandal ijazah tersebut.
Merasa terpojok oleh tekanan publik, Takubo akhirnya memutuskan untuk menyerahkan barang bukti berupa ijazah dan buku tahunan yang sebelumnya ia klaim berasal dari Universitas Toyo kepada jaksa penuntut umum. Ia berjanji akan menyerahkan dokumen-dokumen itu dalam waktu 10 hingga 14 hari ke depan.
“Bahkan jika saya tetap mengatakan bahwa ijazah itu asli, tanpa ada bukti kuat yang mendukung, masyarakat tidak akan mempercayai saya lagi,” katanya dalam nada rendah hati. Ia pun menyatakan siap menerima hasil penyelidikan yang akan dilakukan jaksa.
Pengakuan Takubo ini menandai babak baru dalam skandal yang sempat mengguncang Kota Ito selama beberapa pekan terakhir. Warga kota yang sebelumnya memilihnya dengan harapan membawa perubahan, kini diliputi rasa kecewa. Banyak yang mempertanyakan integritasnya dan meminta pertanggungjawaban yang lebih dari sekadar pengunduran diri.
Takubo, yang resmi dilantik sebagai wali kota pada Mei lalu, sebenarnya datang dengan membawa semangat baru dan janji reformasi di tubuh birokrasi kota. Namun, karier politiknya yang baru seumur jagung harus hancur akibat kebohongan yang ia bangun sendiri.
Beberapa pengamat politik di Jepang menyebut kasus ini sebagai pelajaran penting bagi politisi lain untuk lebih jujur tentang latar belakang mereka. “Ini bukan hanya soal selembar ijazah, tetapi soal kepercayaan publik,” ujar seorang pakar etika politik di Tokyo. “Sekali kepercayaan itu hancur, sulit untuk diperbaiki.”
DPRD Kota Ito menyatakan tetap akan melanjutkan penyelidikan untuk memastikan apakah ada pelanggaran hukum lain di balik pemalsuan dokumen tersebut. Sementara itu, pihak kejaksaan sudah menyatakan siap menerima dan memeriksa dokumen bukti yang akan diserahkan Takubo dalam waktu dekat.
Meski demikian, sebagian warga menyatakan masih berharap Takubo bisa menebus kesalahannya dengan cara kooperatif dalam proses hukum dan memberi contoh kepada pejabat lain tentang bagaimana seharusnya bertanggung jawab ketika melakukan kesalahan.
“Saya kecewa, tetapi saya menghargai keberaniannya untuk akhirnya berkata jujur,” ujar seorang warga Ito yang ditemui usai konferensi pers.
Kini, semua mata tertuju pada langkah selanjutnya yang akan diambil jaksa penuntut umum dan dewan kota. Skandal ini juga menjadi peringatan bagi partai-partai politik untuk memperketat verifikasi terhadap para calon pejabat publik, demi menjaga integritas lembaga pemerintahan.
Takubo sendiri belum memberikan pernyataan lebih jauh tentang rencananya setelah mundur dari jabatan. Namun, ia menyatakan siap bekerja sama penuh dengan penyelidikan dan menerima apapun hasilnya. “Saya menyesal telah mengecewakan banyak orang,” katanya menutup konferensi pers dengan menundukkan kepala dalam-dalam.
Kasus Takubo bukan yang pertama di Jepang, tetapi menjadi salah satu yang paling disorot karena terjadi pada sosok perempuan pemimpin daerah yang sempat digadang-gadang sebagai simbol perubahan.
Asuransi
195 Objek Wisata Perhutani di Jawa Dapat Perlindungan Askrindo
Published
7 months agoon
15/07/2025
Monitorday.com – Sebanyak 195 objek wisata milik Perum Perhutani di Pulau Jawa kini resmi dilindungi oleh Asuransi Kecelakaan Diri dari PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo). Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengunjung saat menikmati destinasi wisata alam di berbagai daerah.
Hal itu disampaikan oleh Direktur Bisnis Askrindo, Budhi Novianto, dalam acara penandatanganan kerja sama penutupan asuransi untuk 65 objek wisata Perhutani Jawa Tengah di Objek Wisata Curug Sewu, Kendal, Selasa (15/7/2025).
“Setelah sebelumnya kami menjalin kerja sama dengan Perhutani Jawa Barat dan Jawa Timur, kini giliran Jawa Tengah dengan total 65 lokasi wisata yang resmi kami cover,” ujar Budhi.
Lokasi wisata yang diasuransikan di Jateng tersebar di berbagai wilayah, seperti Surakarta, Telawa, Pekalongan, Cepu, Randublatung, Gundih, Purwodadi, Kedu, Blora, Banyumas, hingga Kendal.
Dengan kerja sama ini, setiap tiket masuk wisata secara otomatis sudah termasuk premi asuransi. Pengunjung akan mendapat perlindungan atas risiko luka ringan, cacat tetap, hingga kematian dengan nilai pertanggungan antara Rp25 juta hingga Rp53 juta, sesuai ketentuan yang berlaku.
“Jika terjadi kecelakaan saat berada di area wisata, seluruh pengunjung akan mendapat perlindungan, tanpa harus membeli polis terpisah,” jelas Budhi.
Askrindo mencatat, total estimasi pengunjung di seluruh objek wisata milik Perhutani di Pulau Jawa mencapai 8,7 juta orang per tahun, dengan rincian 2 juta di Jawa Barat, 5 juta di Jawa Timur, dan 1,7 juta di Jawa Tengah.
Selain perlindungan, kerja sama ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya asuransi, khususnya melalui aktivitas wisata keluarga.
“Pariwisata adalah sektor strategis yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Meningkatnya kunjungan wisata akan membuka lapangan kerja, menggerakkan UMKM, serta sektor perhotelan dan kuliner,” tambah Budhi.
Sementara itu, Kepala Divisi Regional Perhutani Jateng, Asep Dedi Mulyadi, mengapresiasi kerja sama ini dan menyatakan bahwa Perhutani Jateng memiliki 79 objek wisata alam, dengan kekayaan lanskap seperti pegunungan, hutan rimba, gua, pantai, dan air terjun.
“Kami berharap zero accident dan zero claim, karena wisata kami aman dan nyaman. Tapi perlindungan pasca-musibah tetap penting,” tutup Asep.
Dengan perlindungan asuransi ini, sektor pariwisata di kawasan hutan dan alam milik Perhutani diharapkan semakin diminati, aman, serta berdaya saing tinggi di pasar domestik maupun internasional.
Monitorday.com – Indonesia Financial Group (IFG) turut memberikan dukungannya dalam pelaksanaan acara Dharma Santhi BUMN 2025 yang digelar di Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), pada Minggu, 13 April 2024.
Tahun ini, acara tersebut mengusung tema “Melalui Implementasi Sradha dan Bhakti serta Peningkatan Peran Generasi Muda Hindu, BUMN Melayani Negeri Menuju Indonesia Emas 2045.”
Wakil Menteri BUMN, Aminuddin Ma’ruf, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan Dharma Santhi BUMN 2025 merupakan momentum refleksi yang penting untuk memperkuat nilai-nilai luhur dalam proses transformasi BUMN.
Ia menekankan bahwa transformasi BUMN bukan hanya tentang perubahan sistem atau struktur, tetapi juga tentang pembentukan budaya dan nilai yang kokoh, yang menjadi fondasi dalam membangun BUMN yang lebih baik.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji, menyampaikan bahwa dukungan IFG terhadap acara ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung keberagaman dan memperkuat kolaborasi umat Hindu di lingkungan BUMN.
Menurut Denny, hal ini sejalan dengan penguatan prinsip Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) yang dapat meningkatkan performa bisnis perusahaan. “Dukungan ini diyakini akan menjadi semangat bagi generasi muda umat Hindu di IFG untuk memberikan kontribusi nyata kepada perusahaan dan mendukung visi besar Indonesia Emas 2045,” ujar Denny.
Denny juga menambahkan bahwa IFG terus berupaya mendorong terciptanya lingkungan kerja yang dinamis dengan pendekatan DEI, sesuai dengan Asta Cita Pemerintah untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Acara Dharma Santi Nyepi BUMN 2025 yang didukung oleh IFG bersama anggota holdingnya, PT Askrindo dan PT Jamkrindo, dihadiri oleh lebih dari 2.700 peserta, terutama umat Hindu yang ada di lingkungan BUMN.
Asuransi
Mudik 2025 Bisa Nyaman dan Aman! Loh Kok bisa?
Mudik 2025 diprediksi ramai dengan jutaan pemudik menggunakan mobil pribadi. Agar perjalanan lebih aman, gunakan Asuransi Raksa yang menawarkan perlindungan lengkap dan layanan darurat 24 jam.
Published
10 months agoon
31/03/2025By
Natsir Amir
Monitorday.com – Mudik Lebaran 2025 diprediksi akan menjadi salah satu arus mudik terbesar dalam sejarah, dengan 146,48 juta orang siap bergerak menuju kampung halaman. Dari jumlah tersebut, sekitar 33,69 juta orang akan menggunakan mobil pribadi. Perjalanan jauh dengan mobil memang menawarkan kenyamanan dan privasi, namun tanpa persiapan yang matang, perjalanan bisa berubah menjadi tantangan besar.
Agar perjalanan mudik tetap lancar, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan. Pertama, cek kondisi mobil, termasuk ban, oli, dan mesin untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima. Kedua, jangan membawa barang berlebihan yang dapat membebani mobil dan mengurangi kenyamanan berkendara. Ketiga, rencanakan rute perjalanan untuk menghindari kemacetan dan menghemat waktu. Keempat, pastikan untuk beristirahat cukup agar tetap fokus saat berkendara. Terakhir, yang tak kalah penting, pertimbangkan untuk memiliki asuransi kendaraan guna memberikan perlindungan ekstra selama perjalanan.
Raksa Online hadir sebagai solusi perlindungan kendaraan terbaik selama musim mudik. Dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan, Raksa Online memastikan perjalanan lebih aman dan nyaman. Kepraktisan menjadi daya tarik utama—cukup dengan mengakses situs resmi atau aplikasi Raksa Online, Anda bisa mendapatkan perlindungan hanya dalam beberapa langkah mudah. Masukkan data kendaraan, pilih jenis perlindungan, dan polis asuransi siap melindungi Anda sepanjang perjalanan.
Keunggulan lainnya adalah perlindungan lengkap yang mencakup berbagai risiko, mulai dari kerusakan akibat kecelakaan, kehilangan kendaraan, hingga layanan darurat 24 jam di jalan. Jadi, jika terjadi kendala selama perjalanan, bantuan dapat segera diperoleh tanpa perlu panik. Tak hanya itu, dalam rangka mudik 2025, Raksa Online juga memberikan promo spesial bagi pelanggan yang membeli polis selama bulan Ramadan dengan kode promo eksklusif: “MOBILAMAN”, “MOTORAMAN”, dan “RUMAHAMAN”.
Raksa Online juga menghadirkan layanan darurat 24 jam yang siap membantu kapan saja dan di mana saja. Ini sangat penting bagi pemudik yang menempuh perjalanan jauh dan menghadapi berbagai kemungkinan di jalan. Dengan adanya layanan ini, perjalanan mudik menjadi lebih tenang dan bebas dari rasa khawatir.
Untuk mendapatkan perlindungan dari Raksa Online, prosesnya sangat mudah. Cukup kunjungi situs resmi www.raksaonline.com, isi data kendaraan, pilih jenis perlindungan yang diinginkan, dan selesai! Semua bisa dilakukan tanpa perlu datang ke kantor asuransi. Dengan sistem digital yang efisien, Anda bisa mendapatkan perlindungan kendaraan, rumah, dan motor secara online, sehingga lebih hemat waktu dan tenaga.
Mudik bukan sekadar perjalanan, tetapi juga momen berharga bersama keluarga. Pastikan perjalanan Anda aman dengan perlindungan dari Raksa Online. Jangan tunggu hingga terlambat—segera dapatkan asuransi kendaraan dan rumah sebelum berangkat mudik. Kunjungi raksaonline.com sekarang juga dan nikmati perjalanan yang nyaman tanpa rasa khawatir!
Monitor Saham BUMN
Di Tengah Badai Masalah, Presiden Justru Bahas Isu “Gentengisasi”
Programmer Tewas Usai Lembur, Masih Dikirimi Tugas Saat Sekarat
Jam Kiamat Makin Dekat, Dunia Tinggal 85 Detik Menuju Tengah Malam
Fikih Umrah Berkemajuan, Menjaga Kesahihan Ibadah di Tengah Praktik Massal
Inovasi Teknologi Menuju Indonesia Emas 2045
28 SMA di DIY Rampungkan Revitalisasi, Wamen Atip Dorong Sekolah Lebih Hidup dan Berkualitas
Dion Markx Siap Bersaing di Lini Belakang Persib Bandung
Presiden Inter Kutuk Insiden Flare dan Puji Profesionalisme Emil Audero
Komdigi Mulai Normalisasi Akses Grok AI Secara Bersyarat
Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI, Siapa Jeffrey Hendrik?
Perbatasan Rafah Gaza Dibuka Kembali Usai 2 Tahun Ditutup Israel
Hadapi Ancaman Digital, Pemerintah Siapkan Talenta Muda Kuasai Keamanan Siber dan AI
Dominasi Thailand Masters 2026, Indonesia Borong Empat Gelar Juara
Bank Mandiri Distribusikan Bantuan untuk Korban Longsor Bandung Barat
Menperin Tegaskan Motor Listrik Tanpa Insentif Baru Tahun Ini
Tangis Haru Pecah Usai Usai Raih Gelar Perdana di Thailand Masters 2026
Vera Rubin, Mesin NVIDIA di Balik Revolusi AI Global
Doktor: Disertasi Meluncur, Novelty Tertinggal
Pemimpin Defisit Intelektual! No More
