Connect with us

News

Argentina Resmi Keluar dari WHO, Ikuti Jejak Amerika Serikat

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Argentina secara resmi menarik diri dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mengikuti langkah Amerika Serikat yang lebih dahulu keluar dari badan kesehatan global tersebut.

Keputusan ini dikonfirmasi oleh Menteri Luar Negeri Argentina, Pablo Quirno, pada Selasa waktu setempat. Ia menyatakan bahwa penarikan diri tersebut telah efektif berlaku, tepat satu tahun setelah pemberitahuan resmi disampaikan kepada World Health Organization.

“Hari ini, penarikan Argentina dari WHO mulai berlaku, menandai satu tahun sejak notifikasi resmi dilakukan oleh negara kami,” ujar Quirno melalui media sosialnya.

Meski keluar dari WHO, pemerintah Argentina menegaskan tetap akan menjalin kerja sama internasional di bidang kesehatan melalui perjanjian bilateral dan forum regional. Namun, pemerintah ingin menjaga kedaulatan penuh dalam menentukan kebijakan kesehatan nasional.

Langkah ini merupakan bagian dari kebijakan Presiden Argentina, Javier Milei, yang sejak awal mengkritik peran organisasi internasional, termasuk WHO. Keputusan tersebut juga mencerminkan langkah serupa yang sebelumnya diambil oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Pengumuman awal rencana Argentina untuk keluar dari WHO disampaikan pada Februari tahun lalu, sekitar satu bulan setelah Amerika Serikat mengumumkan keputusan serupa.

Dalam pernyataannya kala itu, Milei mengkritik keras rekomendasi WHO selama pandemi COVID-19, termasuk penggunaan masker, pembatasan sosial, dan vaksinasi. Ia bahkan menyebut WHO sebagai organisasi yang “berbahaya” dan menudingnya menjalankan “eksperimen kontrol sosial terbesar dalam sejarah”.

Meski demikian, WHO pada dasarnya berfungsi sebagai lembaga penasihat yang memberikan panduan kesehatan global tanpa memiliki kewenangan untuk memaksakan kebijakan kepada negara anggotanya.

Per Selasa, WHO masih mencatat memiliki 194 negara anggota di situs resminya, termasuk Argentina sebelum keputusan ini berlaku.

Sebelumnya, penarikan diri Amerika Serikat juga menuai kritik dari Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. Ia menilai alasan yang disampaikan tidak berdasar dan dapat berdampak pada keamanan global.

“Pemberitahuan penarikan diri ini membuat Amerika Serikat dan dunia menjadi kurang aman,” ujar Tedros dalam pernyataannya saat itu.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Pengiriman Pasukan dan Pembahasan Misi Perdamaian Gaza di Tunda

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Luar Negeri RI menegaskan bahwa rencana pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Jalur Gaza untuk sementara ditunda. Selain itu, seluruh pembahasan terkait Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) juga masih dihentikan.

Juru Bicara Kemlu RI, Nabyl A. Mulachela, menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil menyusul perkembangan situasi kawasan yang belum kondusif.

“Pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza saat ini ditunda dan segala pembahasan terkait Board of Peace masih ditangguhkan (on hold),” ujar Nabyl dalam keterangan resmi, Selasa (17/3/2026).

Pernyataan ini sekaligus merespons laporan media penyiaran publik Israel, KAN, yang menyebut adanya rencana pengerahan pasukan internasional ke Gaza mulai Mei 2026. Laporan tersebut, yang juga dikutip oleh Anadolu Agency, mengungkap bahwa sekitar 5.000 personel, termasuk dari Indonesia, akan diterjunkan sebagai bagian dari misi internasional.

Dalam skenario tersebut, pasukan direncanakan mulai beroperasi pada 1 Mei dan ditempatkan di wilayah Rafah, Gaza selatan, sebelum diperluas ke area lain. Misi ini disebut sebagai bagian dari rencana lanjutan yang diusulkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Kemlu RI menegaskan bahwa setiap partisipasi Indonesia dalam misi internasional, termasuk dalam International Stabilization Force (ISF), harus memenuhi sejumlah syarat utama. Selain berada di bawah kendali nasional, keterlibatan tersebut juga wajib mengacu pada mandat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya Resolusi 2803 (2025).

Nabyl menambahkan, keputusan itu juga harus sejalan dengan prinsip politik luar negeri bebas-aktif, kepentingan nasional Indonesia, serta hukum internasional.

Sebelumnya, pada 6 Maret 2026, Kemlu RI telah lebih dulu menangguhkan pembahasan terkait BoP. Langkah ini diambil setelah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel sejak akhir Februari.

Juru Bicara Kemlu lainnya, Yvonne Mewengkang, menyatakan bahwa prioritas utama pemerintah saat ini adalah memantau situasi keamanan kawasan dan memastikan keselamatan warga negara Indonesia (WNI) di wilayah terdampak.

Dengan keputusan tersebut, Indonesia untuk sementara tidak akan terlibat dalam rencana pengerahan pasukan internasional di Gaza hingga terdapat perkembangan situasi yang lebih kondusif dan sesuai dengan mandat internasional.

Continue Reading

News

Ali Larijani Gugur Diserang Israel, Siapa Dia?

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Iran pada Rabu (18/3/2026) mengonfirmasi tewasnya Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, Ali Larijani, dalam serangan udara yang dilancarkan Israel. Kabar ini sebelumnya telah diklaim oleh pihak Israel dan kini dibenarkan melalui laporan media semi-resmi Iran, Mehr.

Kematian Larijani menjadikannya salah satu pejabat paling senior Iran yang gugur, setelah sebelumnya Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dilaporkan tewas pada 28 Februari 2026.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, sebelumnya menyatakan bahwa operasi militer tersebut juga menargetkan komandan pasukan paramiliter Basij, Gholamreza Soleimani. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, bahkan muncul di televisi untuk mengumumkan kematian Larijani sekaligus menyerukan rakyat Iran agar bangkit melawan pemerintah mereka.

Sosok Berpengaruh di Balik Kebijakan Iran

Ali Larijani dikenal sebagai salah satu figur penting dalam politik Iran. Lahir di Najaf, Irak, pada 3 Juni 1958, ia berasal dari keluarga berpengaruh yang kerap dijuluki sebagai “keluarga Kennedy”-nya Iran.

Dalam perjalanan kariernya, Larijani pernah menjabat sebagai Ketua Parlemen Iran (2008–2020), kepala negosiator nuklir (2005–2007), serta kembali dipercaya sebagai Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi pada 2025. Ia juga memiliki latar belakang akademik kuat dengan gelar doktor filsafat dari Universitas Teheran.

Di balik citranya sebagai intelektual yang mendalami pemikiran Immanuel Kant, Larijani dikenal sebagai tokoh garis keras yang memainkan peran penting dalam kebijakan strategis Iran, termasuk dalam pengamanan persetujuan parlemen terhadap kesepakatan nuklir 2015.

Beberapa hari sebelum kematiannya, Larijani sempat mengunggah pesan di media sosial X pada Senin (16/3/2026). Dalam unggahan tersebut, ia menanggapi laporan hadiah 10 juta dolar AS dari Amerika Serikat bagi siapa pun yang memberikan informasi tentang keberadaannya.

Alih-alih menunjukkan ketakutan, Larijani mengutip pesan religius yang mencerminkan sikapnya terhadap konflik. Ia juga menyerukan negara-negara Muslim untuk menentukan sikap dalam konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Kematian Larijani dinilai sebagai pukulan serius bagi struktur kepemimpinan Iran di tengah konflik yang masih berlangsung. Ia merupakan salah satu orang kepercayaan utama dari Mojtaba Khamenei, yang kini memimpin Iran setelah wafatnya Ali Khamenei.

Sebagai figur sentral dalam pemerintahan transisi, Larijani selama ini menjadi wajah utama Iran dalam menghadapi krisis terbesar sejak Revolusi 1979. Kepergiannya menambah daftar kehilangan strategis bagi Teheran.

Meski demikian, sejumlah pengamat menilai bahwa meskipun dampaknya signifikan secara simbolis dan psikologis, kematian Larijani tidak serta-merta mengguncang keberlangsungan rezim Iran secara langsung.

Continue Reading

News

Mendiknas: Koding dan Kecerdasan Artifisial Akan Jadi Mata Pelajaran Wajib

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengumumkan rencana untuk mewajibkan mata pelajaran coding dan kecerdasan buatan (AI) di seluruh jenjang pendidikan. Saat ini, kedua materi tersebut masih bersifat pilihan, namun ke depan akan diintegrasikan sebagai bagian inti dari kurikulum nasional.

Amalan Saliha

Published

on

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengumumkan rencana untuk mewajibkan mata pelajaran coding dan kecerdasan buatan (AI) di seluruh jenjang pendidikan. Saat ini, kedua materi tersebut masih bersifat pilihan, namun ke depan akan diintegrasikan sebagai bagian inti dari kurikulum nasional.

Pengumuman ini disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah (PTMA) di kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jumat (17/10). Kebijakan ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan akan literasi digital yang semakin mendesak di era modern.

"Kebutuhan guru coding dan AI akan meningkat tajam, sehingga peran perguruan tinggi sebagai mitra pendidikan sangat dibutuhkan," kata Mendikdasmen.

Abdul Mu'ti juga membuka peluang partisipasi bagi PTMA dalam penelitian kebijakan terkait berbagai program pendidikan dasar dan menengah, termasuk pendidikan karakter dan kebiasaan belajar siswa. Kementerian menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan institusi pendidikan tinggi.

"Kemendikdasmen bersifat terbuka. Apapun yang dibutuhkan perguruan tinggi, selama relevan dengan arah pembangunan pendidikan nasional, Kemdikdasmen siap bermitra."

Langkah ini merupakan bagian dari upaya reformasi pendidikan nasional yang lebih luas, di mana sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi keagamaan, khususnya kampus Muhammadiyah-Aisyiyah, dianggap krusial untuk mengawal implementasi perubahan tersebut.

Continue Reading

News

Diskriminasi Muslim Amerika Meningkat di Tengah Konflik Timur Tengah

Para pemimpin komunitas Muslim di AS memperingatkan bahwa individu yang jauh dari wilayah konflik dapat mengalami dampak negatif, termasuk diskriminasi dan peningkatan permusuhan

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com–Komunitas Muslim dan Arab di Amerika Serikat dilaporkan menghadapi peningkatan permusuhan di tengah eskalasi konflik di negara-negara Teluk, termasuk Iran dan Lebanon. Para pemimpin komunitas Muslim di AS memperingatkan bahwa individu yang jauh dari wilayah konflik dapat mengalami dampak negatif, termasuk diskriminasi dan peningkatan permusuhan.

Konflik yang semakin meluas di Timur Tengah ini telah menargetkan warga sipil, sumber daya alam, destinasi wisata, dan pangkalan militer AS di wilayah tersebut. Peningkatan ketegangan ini mendorong pusat-pusat komunitas Muslim di AS untuk memperketat keamanan, mengantisipasi potensi ancaman langsung yang berpotensi terjadi di dalam negeri.

Fouad Berry, seorang anggota dewan di Islamic Institute of Knowledge di Dearborn, Michigan, menyatakan bahwa pusat komunitas dan masjid tersebut meningkatkan keamanannya karena situasi perang. Pihaknya kerap menerima panggilan ancaman setiap kali terjadi konflik di Timur Tengah.

“Kami menerima panggilan ancaman sepanjang waktu, terutama ketika hal-hal seperti itu terjadi di Timur Tengah,” ujarnya baru-baru ini kepada WXYZ. “Dan kami mengantisipasi hal itu.”

Risiko kekerasan lebih lanjut diperparah oleh retorika anti-Muslim yang disebarkan oleh beberapa pemimpin politik nasional. Pada 9 Maret 2026, Rep. Andy Ogles, seorang Republikan dari Tennessee, menulis di platform media sosial X bahwa “Muslim tidak pantas berada di masyarakat Amerika.” Rep. Randy Fine, seorang Republikan dari Florida, juga baru-baru ini menulis di X bahwa pilihan antara anjing dan Muslim bukanlah pilihan yang “sulit.”

Pernyataan-pernyataan tersebut, bersama dengan eskalasi konflik di luar negeri, berkontribusi pada lingkungan yang memicu kecemasan dan potensi diskriminasi lebih lanjut terhadap komunitas Muslim dan Arab di Amerika Serikat, memperburuk situasi keamanan mereka.

Continue Reading

News

Prabowo Dorong Modernisasi Stasiun Kereta, Tarif Turun dan Layanan Makin Nyaman

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com — Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menginginkan seluruh stasiun kereta api di Indonesia dimodernisasi guna meningkatkan kenyamanan penumpang.

Hal tersebut disampaikan Teddy saat melakukan peninjauan di Stasiun Pasar Senen, Selasa. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas transportasi publik tidak hanya berfokus pada armada kereta, tetapi juga pada fasilitas stasiun.

Menurutnya, Presiden menekankan pentingnya modernisasi stasiun sebagai bagian dari upaya menyeluruh dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi publik, termasuk dari aspek kenyamanan, kebersihan, serta kelengkapan fasilitas bagi pengguna jasa.

“Targetnya secepat mungkin, tahun ini kita mulai,” ujar Teddy.

Selain pembenahan stasiun, pemerintah juga melakukan peningkatan kualitas layanan kereta api, khususnya pada program kereta kerakyatan. Peningkatan tersebut mencakup penyesuaian tarif yang lebih terjangkau serta perbaikan fasilitas.

Teddy mengungkapkan bahwa harga tiket rute Jakarta–Yogyakarta yang sebelumnya berada di kisaran Rp225 ribu hingga Rp250 ribu, kini turun menjadi sekitar Rp135 ribu hingga Rp175 ribu. Di sisi lain, kualitas fasilitas juga mengalami peningkatan, seperti pendingin udara yang berfungsi optimal, kondisi toilet yang lebih bersih, serta desain tempat duduk yang lebih nyaman.

“Jadi harganya menurun, fasilitasnya meningkat. AC-nya menyala, toiletnya bagus, dan tempat duduknya tidak lagi saling berhadapan, sehingga lebih nyaman untuk perjalanan panjang,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa program kereta kerakyatan akan terus dikembangkan secara bertahap, termasuk peningkatan kualitas gerbong serta perluasan layanan ke berbagai wilayah di luar Pulau Jawa.

Terkait pelaksanaan mudik tahun ini, Teddy berharap penyelenggaraan dapat berjalan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menilai pelaksanaan mudik tahun lalu sudah berlangsung lancar tanpa kendala signifikan berkat kerja sama berbagai pihak.

“Semua kementerian, lembaga, KAI, dan pihak transportasi sudah bekerja dengan baik. Tahun ini harus jauh lebih baik lagi,” pungkasnya.

Continue Reading

News

KKP Hentikan Sementara Operasional UPI Diduga Penyebab Pencemaran di Rembang

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menghentikan sementara operasional kegiatan Unit Pengolahan Ikan (UPI) PT. ISF di Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, pada Senin (16/03).

Aksi ini sebagai respons cepat atas laporan masyarakat mengenai dugaan adanya UPI yang menimbulkan pencemaran. “Setelah di cek oleh Pengawas Perikanan bahwa perusahaan tersebut terindikasi kuat menyebabkan pencemaran perairan di Rembang dan telah kami hentikan operasional kegiatan per hari ini,” ungkap Direktur Jenderal PSDKP Pung Nugroho Saksono (Ipunk), di Jakarta, Selasa (17/03).

Ipunk menyebutkan bahwa sebelumnya, pihaknya telah memerintahkan Pengawas Perikanan Stasiun PSDKP Cilacap untuk melakukan pemeriksaan terhadap PT. ISF. Dari hasil pengawasan lapangan, ditemukan indikasi pencemaran yang diduga berasal dari aktivitas pengolahan kepala ikan untuk produksi fish meal atau tepung pakan ikan.

“Penghentian sementara dilakukan untuk mencegah dampak yang lebih luas terhadap sumber daya perikanan dan lingkungan laut, dan menekankan agar perusahaan menggunakan instalasi pengolahan air limbah sesuai standar,” ujar Ipunk.

Pihaknya akan menggandeng Kementerian Lingkungan Hidup untuk penanganan adanya dugaan tindak pidana pencemaran perairan, bila tak ada tindaklanjut pengolahan limbah oleh perusahaan. Karena dalam pengawasan, petugas menemukan indikasi ketidaksesuaian prosedur pembuangan limbah. Petugas menemukan pipa outlet yang menjorok ke laut dengan kondisi air di sekitar yang tampak keruh. Selain itu, pada area pengolahan fish meal tercium bau tidak sedap dari bahan baku kepala ikan serta ditemukan buangan air dari truk pengangkut bahan baku di area tersebut.

Lebih lanjut, Kepala Stasiun PSKDP Cilacap, Dwi Santoso Wibowo, menyebutkan bahwa perusahaan tidak dapat menunjukkan fasilitas pengolahan limbah yang memadai khusus untuk proses produksi tepung pakan ikan tersebut. Hasil analisis citra satelit juga ditemukan keberadaan pipa di antara dua kolam yang diduga kuat menjadi salah satu sumber pencemaran ke perairan.

Menindaklanjuti temuan di lapangan, Pengawas Perikanan Stasiun PSDKP Cilacap mengambil langkah tegas dengan melakukan penghentian sementara kegiatan sesuai ketentuan Pasal 17 ayat (2) huruf b Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 4 Tahun 2025 tentang perubahan atas Permen KP No. 47 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Tugas Pengawas Perikanan.

Hal ini sesuai dengan arahan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, yang menegaskan bahwa setiap unit pengolahan ikan wajib menaati dokumen perizinan yang berlaku serta standar lingkungan yang telah ditetapkan. KKP tidak akan menoleransi aktivitas industri yang mengabaikan aspek ekologi demi keuntungan ekonomi semata.

Continue Reading

News

Prabowo Minta Pejabat Gelar Open House Lebaran secara Sederhana

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Prabowo Subianto meminta para menteri, kepala lembaga, serta jajaran Kabinet Merah Putih untuk tidak menggelar acara gelar griya (open house) secara berlebihan saat perayaan Idul Fitri.

Arahan tersebut disampaikan Presiden saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat. Ia menekankan pentingnya memberikan teladan kesederhanaan kepada masyarakat, terutama di tengah situasi bencana nasional dan dinamika krisis global.

“Saya kira harus memberi contoh, open house atau apa, jangan terlalu mewah-mewahan. Kita di dalam suasana ini harus kasih contoh ke rakyat,” ujar Prabowo.

Meski demikian, Presiden tidak melarang penyelenggaraan open house secara keseluruhan. Ia menilai kegiatan tersebut tetap penting agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan.

“Kita juga jangan total tutup semua acara, karena kalau tidak ekonomi kita juga tidak jalan,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang menggambarkan kondisi ekonomi nasional seolah-olah dalam keadaan buruk. Menurutnya, berbagai indikator menunjukkan bahwa perekonomian Indonesia masih berada pada jalur yang kuat.

Selain itu, Kepala Negara turut menyampaikan pesan kepada masyarakat yang akan menjalankan tradisi mudik Lebaran. Ia mengimbau agar perjalanan dilakukan dengan aman dan tetap menjaga keselamatan selama berada di kampung halaman.

“Untuk mereka yang ingin mudik nanti, saya ucapkan selamat mudik dan jaga diri masing-masing,” kata Prabowo.

Menutup arahannya, Presiden mengajak seluruh jajaran kabinet untuk terus bekerja secara bertanggung jawab, menjaga kepercayaan publik, serta memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga menjelang perayaan Idul Fitri.

Continue Reading

News

Berburu Lailatul Qadr di Masjid At-Thohir Kota Depok

Published

on

Monitorday.com – Memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan 1447 H/2026 M, sejumlah umat Islam mulai memanfaatkan momentum tersebut untuk memperbanyak ibadah melalui itikaf di masjid. Salah satu masjid yang secara khusus membuka program itikaf bagi jamaah adalah Masjid At-Thohir di Kota Depok.

Itikaf merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan pada sepuluh malam terakhir Ramadhan. Ibadah ini dilakukan dengan berdiam diri di masjid untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui berbagai aktivitas ibadah seperti sholat malam, membaca Alquran, zikir, dan doa, sekaligus mengharapkan keutamaan malam Lailatul Qadar.

Di Masjid At-Thohir, program itikaf digelar dengan rangkaian kegiatan ibadah yang terstruktur. Jamaah yang mengikuti itikaf akan menjalani berbagai aktivitas seperti qiyamul lail berjamaah, zikir, tadarus Alquran, kultum atau kajian singkat, hingga sahur bersama menjelang waktu subuh.

Namun, jamaah yang ingin mengikuti itikaf di masjid ini disarankan melakukan pendaftaran terlebih dahulu secara daring. Pendaftaran dilakukan melalui tautan khusus yang dibagikan di akun Instagram resmi @masjid.atthohir. Kuota peserta juga terbatas, biasanya hanya tersedia sekitar 75 peserta ikhwan dan 75 peserta akhwat untuk setiap malam selama sepuluh malam terakhir Ramadhan.

Pendaftaran ini juga penting karena jamaah yang terdaftar akan mendapatkan fasilitas sahur bersama yang disediakan oleh panitia. Sementara jamaah yang datang tanpa mendaftar tetap diperbolehkan beritikaf, namun tidak tercatat sebagai peserta resmi dan tidak memperoleh fasilitas sahur gratis dari panitia.

Masjid yang dibangun oleh keluarga Boy Thohir dan Erick Thohir ini berlokasi di Jalan Mochamad Thohir, RT 01/RW 12, Tapos, Kecamatan Tapos, Kota Depok, dan dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu tujuan favorit jamaah untuk menjalankan itikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.

Continue Reading

News

BRI Ingatkan Nasabah Waspadai File APK Jelang Lebaran, Modus Penipuan Digital Kian Marak

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Menjelang libur Idul Fitri, intensitas komunikasi dan transaksi digital masyarakat diperkirakan meningkat. Dalam situasi ini, Bank Rakyat Indonesia atau BRI mengimbau nasabah untuk lebih berhati-hati menjaga keamanan rekening, khususnya terhadap file yang berasal dari sumber tidak dikenal.

Modus penipuan tersebut biasanya diawali dengan pesan melalui aplikasi WhatsApp dari oknum yang mengaku berasal dari instansi tertentu. Pesan itu umumnya disertai narasi yang meyakinkan serta lampiran file berformat .APK, undangan digital, dokumen yang mengatasnamakan layanan perpajakan, resi pengiriman paket, hingga berbagai berkas lain yang dikemas seolah-olah sebagai informasi penting.

Ketika korban mengunduh dan memasang file tersebut, aplikasi itu berpotensi menjadi pintu masuk malware yang dapat mencuri data, merusak sistem, bahkan mengambil alih perangkat tanpa sepengetahuan pengguna. Aplikasi dari sumber tidak tepercaya juga kerap meminta izin akses tertentu pada perangkat yang kemudian dapat dimanfaatkan untuk memantau aktivitas pengguna dan membuka peluang penyalahgunaan akses layanan keuangan yang tersimpan di ponsel.

Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi, mengatakan bahwa pola kejahatan digital terus berkembang sehingga membutuhkan kewaspadaan bersama.

Menurutnya, BRI terus memperkuat sistem keamanan layanan digital agar mampu beradaptasi dengan dinamika ancaman siber. Penguatan pengamanan tersebut dilakukan secara berkelanjutan untuk melindungi data serta akses transaksi nasabah.

BRI juga mengingatkan nasabah agar tidak mengklik, mengunduh, atau memasang aplikasi dari sumber yang tidak tepercaya. Nasabah diminta tidak meneruskan pesan, file, maupun tautan yang mencurigakan kepada pihak lain.

Jika menerima pesan dengan nada mendesak, menawarkan hadiah, meminta pembaruan atau verifikasi data, atau menyertakan lampiran file dari nomor tidak dikenal—meskipun mengatasnamakan bank atau layanan resmi—nasabah disarankan melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum mengambil tindakan.

Untuk meningkatkan keamanan, nasabah juga dianjurkan mengaktifkan fitur perlindungan tambahan seperti Two-Factor Authentication (2FA) pada layanan digital.

Apabila telanjur mengunduh atau memasang file APK mencurigakan, langkah awal yang dapat dilakukan adalah mematikan koneksi data seluler dan Wi-Fi, kemudian menghapus aplikasi tersebut dari perangkat. Selanjutnya, pengguna disarankan segera mengganti username, PIN, dan kata sandi akun layanan digital seperti BRImo maupun akun email yang terhubung.

Langkah lain yang dapat dilakukan adalah melakukan reset setelan pabrik pada perangkat untuk memastikan ponsel bersih dari potensi kendali pihak tidak dikenal. Nasabah juga dapat memblokir nomor pengirim jika pesan terindikasi penipuan dan segera menghubungi layanan Contact BRI di 1500017 apabila menemukan aktivitas mencurigakan.

Saladin menegaskan bahwa kehati-hatian dalam menyaring informasi menjadi kunci penting untuk mencegah akses tidak sah terhadap data nasabah. Ia juga menekankan bahwa kolaborasi antara pihak bank dan nasabah merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem digital yang aman dan nyaman.

Continue Reading

News

Pecahkan Rekor Dunia, Meksiko Gelar Kelas Sepak Bola Terbesar

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Meksiko mencatatkan sejarah baru dengan memecahkan rekor Guinness World Records setelah menggelar kelas sepak bola terbesar di dunia pada Minggu (15/3) di pusat ibu kota Mexico City.

Rekor tersebut dikonfirmasi oleh juri Guinness, Alfredo Arista, setelah sekitar 9.500 peserta mengikuti sesi pelatihan sepak bola selama 35 menit di Zócalo. Jumlah ini melampaui rekor sebelumnya yang hanya melibatkan 1.038 partisipan.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wali Kota Mexico City, Clara Brugada, bersama Menteri Pariwisata Meksiko, Josefina Rodriguez. Sejumlah mantan pemain sepak bola nasional juga turut hadir memandu peserta, di antaranya Oscar Pérez, Miguel España, dan Francisco Fonseca.

Ribuan peserta tampak mengenakan jersey berwarna hijau, putih, dan merah—warna bendera nasional Meksiko. Pada bagian depan jersey tertulis slogan “The ball is coming home”, yang merujuk pada dua kali penyelenggaraan FIFA World Cup di Meksiko sebelumnya, yakni pada 1970 dan 1986.

Untuk mendukung acara tersebut, Zócalo yang biasanya menjadi alun-alun kota disulap menjadi lapangan sepak bola raksasa. Permukaan plaza beton ditutupi rumput sintetis di sekitar tiang bendera nasional raksasa, dengan latar sejumlah bangunan bersejarah seperti National Palace dan Mexico City Hall.

Salah satu peserta, Ilse Aviles, gelandang tim sepak bola amatir Chilangas, menyebut kegiatan tersebut berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Menurutnya, acara itu juga menjadi simbol dukungan terhadap inklusi perempuan dalam olahraga.

Pemecahan rekor ini digelar hanya beberapa bulan sebelum Meksiko menjadi tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Kanada dalam FIFA World Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Juni hingga Juli mendatang.

Dengan penyelenggaraan tersebut, Meksiko akan mencatat sejarah sebagai negara pertama yang tiga kali menjadi tuan rumah Piala Dunia, setelah sebelumnya menjadi penyelenggara pada 1970 dan 1986.

Continue Reading

Monitor Saham BUMN



LakeyBanget8 minutes ago

Bonus Atlet ASEAN Para Games Cair, Ini Rinciannya

News5 hours ago

Argentina Resmi Keluar dari WHO, Ikuti Jejak Amerika Serikat

News5 hours ago

Pengiriman Pasukan dan Pembahasan Misi Perdamaian Gaza di Tunda

News14 hours ago

Ali Larijani Gugur Diserang Israel, Siapa Dia?

LakeyBanget14 hours ago

CAF Cabut Gelar Senegal dan Tetapkan Maroko Juara Piala Afrika, Lha Kok Kenapa?

LakeyBanget14 hours ago

Man City Terhempas dari Liga Champions, Guardiola Komentar Begini

News18 hours ago

Mendiknas: Koding dan Kecerdasan Artifisial Akan Jadi Mata Pelajaran Wajib

News18 hours ago

Diskriminasi Muslim Amerika Meningkat di Tengah Konflik Timur Tengah

News23 hours ago

Prabowo Dorong Modernisasi Stasiun Kereta, Tarif Turun dan Layanan Makin Nyaman

News1 day ago

KKP Hentikan Sementara Operasional UPI Diduga Penyebab Pencemaran di Rembang

LakeyBanget1 day ago

Manchester Ciy vs Real Madrid: Misi Berat The Citizens Kejar Defisit Gol

LakeyBanget1 day ago

Barcelona Buka Peluang Kembalinya Messi, Laporta: Pintu Selalu Terbuka

News1 day ago

Prabowo Minta Pejabat Gelar Open House Lebaran secara Sederhana

Ruang Sujud2 days ago

Hasan Al-Rammah dan Asal-Usul Teknologi Roket

News2 days ago

Berburu Lailatul Qadr di Masjid At-Thohir Kota Depok

News2 days ago

BRI Ingatkan Nasabah Waspadai File APK Jelang Lebaran, Modus Penipuan Digital Kian Marak

News2 days ago

Pecahkan Rekor Dunia, Meksiko Gelar Kelas Sepak Bola Terbesar

LakeyBanget2 days ago

8 Tips Mudik Lebaran Tetap Sehat dan Aman, Persiapan Penting Sebelum Perjalanan

LakeyBanget2 days ago

Elon Musk Bakal Luncurkan X Money, Apa Itu?

News2 days ago

Hadits ‘Mencari Ilmu Hingga Cina’ Dinyatakan Tidak Otentik?

Banner subscribe popup ×

Berlangganan Berita Terbaru Monitorday

Dapat memilih lebih dari satu.