Monitorday.com – Arsenal kembali gagal menaklukkan Liverpool pada ajang Premier League 2025–2026 setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol pada pekan ke-21. Hasil 0-0 di Emirates Stadium, Kamis (8/1/2026), menegaskan fakta bahwa The Gunners belum mampu mengalahkan juara bertahan sepanjang musim ini.
Hasil seri tersebut membuat Arsenal tetap kukuh di puncak klasemen dengan koleksi 49 poin, unggul enam angka atas Manchester City dan Aston Villa yang sebelumnya juga gagal meraih kemenangan. Sementara itu, Liverpool menempati posisi keempat dengan 35 poin.
Meski berpeluang memperlebar jarak menjadi delapan poin, Arsenal gagal memaksimalkan momentum. Upaya menundukkan Liverpool kali ini pun terbukti lebih sulit dibandingkan pertemuan pada awal musim, seiring membaiknya performa pasukan Arne Slot. Sebelum bertandang ke London, Liverpool tercatat tidak terkalahkan dalam sembilan laga liga terakhir.
Arsenal tampil dominan pada babak pertama dan lebih sering menguasai permainan. Namun, peluang paling berbahaya justru datang dari tim tamu lewat sepakan Conor Bradley yang membentur mistar gawang. Memasuki babak kedua, Liverpool tampil lebih agresif dan seimbang, meski tak satu pun peluang mampu dikonversi menjadi gol.
Hasil ini sekaligus memperpanjang catatan kurang meyakinkan Arsenal saat berhadapan dengan Liverpool. Dalam dua pertemuan melawan juara musim 2024–2025 tersebut, Arsenal belum pernah menang. Pada laga pertama musim ini, The Gunners takluk 0-1 di Anfield, 31 Agustus 2025.
Dari sisi kepelatihan, Mikel Arteta juga belum menemukan solusi untuk mengatasi Arne Slot. Sejak musim lalu, Arteta belum pernah meraih kemenangan atas Slot dengan catatan tiga kali imbang dan satu kekalahan. Pada musim 2024–2025, kedua tim bahkan selalu bermain seri 2-2 baik di Emirates Stadium maupun Anfield.
Usai pertandingan, Arteta mengakui tipisnya perbedaan kualitas kedua tim.
“Perbedaannya sangat kecil. Ada dua babak yang sangat berbeda,” ujar Arteta seperti dikutip dari BBC.
“Di babak pertama kami mendominasi dan menciptakan banyak situasi penting, tetapi kurang menemukan operan yang tepat. Babak kedua lebih sulit,” lanjutnya.
Arteta menambahkan, pertandingan melawan Liverpool kerap ditentukan oleh momen-momen spesial. “Di Anfield, Dominik Szoboszlai punya momen magis dan mereka menang. Hari ini itu tidak terjadi. Jika tidak bisa menang, Anda tidak boleh kalah,” katanya.
Meski gagal mengamankan tiga poin, Arteta tetap menilai timnya berada dalam posisi kuat setelah melewati jadwal padat periode Natal. “Kami memainkan enam pertandingan terakhir dalam jadwal yang sangat berat dan berhasil keluar dari periode itu di posisi yang sangat baik,” tutupnya.