Monitorday.com – Setelah sukses besar dengan “Kang Mak From Pee Mak” pada 2024, Falcon Pictures kembali menghadirkan kejutan lewat film spin-off berjudul “Kang Solah From Kang Mak x Nenek Gayung”, yang akan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 25 September 2025.
Disutradarai oleh Herwin Novianto, film ini mengusung genre horor komedi keluarga, menyajikan perpaduan antara ketegangan khas film horor dengan gelak tawa dari karakter-karakter kocak yang tampil segar.
“Ceritanya lebih gokil, karakternya lebih berwarna, dan tentu saja ada bumbu horor. Tapi ini horor yang ramah keluarga, karena setiap ketegangan langsung diimbangi dengan tawa,” ujar Frederica, produser Falcon Pictures, dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (24/8).
Deretan komedian papan atas turut membintangi film ini, di antaranya Indro Warkop, Rigen Rakelna, Indra Jegel, Andre Taulany, Tora Sudiro, Pras Teguh, hingga Kenzy Taulany, Davina Karamoy, dan Asri Welas.
Menurut aktor Indra Jegel, sutradara memberikan ruang bagi para pemain untuk berkreasi dan menambahkan ide-ide mereka sendiri ke dalam adegan.
“Mas Herwin memang bilang skripnya bisa dikembangkan. Misalnya, adegan Rigen yang tiba-tiba nyosor Davina, itu murni idenya Rigen sendiri,” kata Jegel, sambil tertawa.
Film “Kang Solah From Kang Mak x Nenek Gayung” berkisah tentang Solah Vincenzio, yang pulang kampung dengan harapan disambut sebagai pahlawan. Ia ditemani oleh tiga sahabatnya: Fajrul, Jaka, dan Supra. Namun alih-alih disambut hangat, Solah malah dikira sebagai setan oleh warga kampung.
Kekecewaannya bertambah ketika mengetahui bahwa gadis pujaannya, Dara Gonzales, justru akan dinikahi oleh adik kandungnya sendiri, Iqbal. Namun, sebelum pernikahan itu berlangsung, teror dari sosok misterius Nenek Gayung—setan pemandi jenazah—muncul dan membuat kekacauan.
Dengan poster dan trailer yang sudah dirilis, film ini menjanjikan sebuah petualangan penuh kekonyolan absurd, teror tak terduga, dan tentu saja tawa yang meledak-ledak. Karakter ikonik seperti Nenek Gayung menjadi bumbu horor khas Indonesia yang membuat film ini terasa dekat, tapi tetap menegangkan.
Film ini tak hanya ditargetkan untuk para pencinta horor komedi, tapi juga untuk penonton keluarga yang ingin menikmati hiburan ringan namun tetap berkualitas.
“Kami ingin menghadirkan hiburan yang bisa dinikmati siapa saja, dari anak muda hingga orang tua, tanpa kehilangan nuansa horor Indonesia yang otentik,” tutup Frederica.