Connect with us

Bukan Lagi Partai Seputaran Ibukota

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep mengklaim partainya kini tidak hanya di seputar DKI Jakarta. Pasalnya dulu, partai anak muda ini kerap ribut soal kebijakan di Jakarta, hingga kemudian mendapat julukan sebagai ‘Partai Seputaran Ibukota’.

Deni Irawan

Published

on

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ruang Sujud

Makna dan Tradisi Idul Fitri: Merayakan Kemenangan dengan Kebersamaan

Ahmad Munawir

Published

on

Monitorday.com – Idul Fitri adalah hari raya yang dinanti-nantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Setelah sebulan penuh berpuasa, umat Muslim merayakan kemenangan melawan hawa nafsu dengan penuh suka cita. Lebaran bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat silaturahmi, berbagi kebahagiaan, dan merefleksikan makna spiritual dari bulan Ramadan.

Makna Idul Fitri: Kembali ke Fitrah

Secara bahasa, “Idul Fitri” berarti kembali ke fitrah, yaitu kembali ke keadaan suci seperti bayi yang baru lahir. Makna ini berkaitan erat dengan ibadah puasa yang dilakukan selama sebulan penuh di bulan Ramadan. Melalui puasa, umat Islam diajarkan untuk mengendalikan diri, memperbanyak ibadah, serta meningkatkan kepedulian sosial.

Ketika tiba Hari Raya Idul Fitri, umat Muslim diharapkan sudah mencapai kondisi spiritual yang lebih baik, dengan hati yang bersih dan jiwa yang lebih dekat kepada Allah. Oleh karena itu, pada hari yang fitri ini, umat Islam saling bermaaf-maafan untuk membersihkan hati dari segala kesalahan serta mempererat hubungan persaudaraan.

Tradisi Idul Fitri di Berbagai Daerah

Setiap daerah memiliki tradisi unik dalam menyambut dan merayakan Idul Fitri. Meskipun inti perayaannya sama, yaitu salat Id, silaturahmi, dan berbagi kebahagiaan, ada banyak kebiasaan khas yang menjadikan Lebaran semakin meriah dan penuh makna.

  1. Takbiran Keliling
    Malam sebelum Idul Fitri, umat Muslim menggemakan takbir sebagai ungkapan syukur atas kemenangan melawan hawa nafsu selama Ramadan. Di beberapa daerah, takbiran dilakukan dengan pawai obor, tabuhan bedug, dan lantunan takbir yang menggema di sepanjang jalan.
  2. Salat Id Bersama
    Pagi hari di Hari Raya Idul Fitri diawali dengan salat Id yang biasanya dilakukan di lapangan terbuka atau masjid. Salat ini diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat, menciptakan suasana kebersamaan yang erat. Setelah salat, umat Muslim saling bersalaman dan bermaafan, menandai awal yang baru dengan hati yang bersih.
  3. Silaturahmi dan Halal Bihalal
    Tradisi yang tidak pernah absen saat Lebaran adalah berkunjung ke rumah sanak saudara, tetangga, dan sahabat. Di Indonesia, dikenal dengan istilah “halal bihalal,” di mana keluarga besar berkumpul untuk bersilaturahmi dan saling memaafkan. Tradisi ini mempererat hubungan kekeluargaan dan persaudaraan antar sesama.
  4. Menyantap Hidangan Khas Lebaran
    Lebaran identik dengan hidangan khas yang hanya muncul setahun sekali. Ketupat, opor ayam, rendang, dan sambal goreng hati menjadi menu wajib yang tersaji di meja makan. Makanan ini bukan hanya sekadar santapan, tetapi juga simbol kebersamaan dan rasa syukur atas rezeki yang diberikan.
  5. Mudik: Pulang ke Kampung Halaman
    Salah satu tradisi yang paling dinantikan adalah mudik, yaitu pulang ke kampung halaman untuk berkumpul dengan keluarga besar. Mudik menjadi momen yang sangat berharga bagi perantau, karena bisa bertemu dengan orang tua, saudara, dan sahabat lama. Meskipun penuh tantangan, seperti kemacetan dan perjalanan panjang, mudik tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Idul Fitri.
  6. Berbagi dengan Sesama
    Idul Fitri juga menjadi momen untuk berbagi, terutama kepada mereka yang kurang mampu. Sebelum salat Id, umat Islam diwajibkan membayar zakat fitrah sebagai bentuk kepedulian sosial. Selain itu, banyak juga yang memberikan sedekah atau membagikan angpao kepada anak-anak sebagai tanda kasih sayang dan kebahagiaan.

Idul Fitri Sebagai Momen Refleksi

Lebaran bukan hanya tentang kebahagiaan dan perayaan, tetapi juga saat yang tepat untuk merefleksikan diri. Setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa, umat Islam diharapkan dapat mempertahankan nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Hari kemenangan ini juga menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sejati bukan hanya tentang makanan lezat atau pakaian baru, tetapi juga tentang kebersamaan, keikhlasan, dan keberkahan hidup. Idul Fitri adalah kesempatan untuk memperbaiki hubungan dengan sesama, memperkuat keimanan, serta terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.

Kesimpulan

Idul Fitri adalah perayaan yang penuh makna, bukan hanya sebagai tanda berakhirnya Ramadan, tetapi juga sebagai ajang untuk kembali ke fitrah, mempererat silaturahmi, dan berbagi kebahagiaan dengan sesama. Dengan berbagai tradisi yang menyertainya, Lebaran menjadi momen yang selalu dinanti setiap tahunnya. Semoga semangat Idul Fitri terus membawa keberkahan dalam kehidupan kita, tidak hanya pada hari raya, tetapi juga di hari-hari berikutnya.

Continue Reading

News

Pulangkan 29 WNI, Polri Berantas Online Scam

Polri memulangkan 29 WNI yang terlibat judi online dan penipuan daring di Filipina. Langkah ini merupakan bagian dari upaya melawan kejahatan siber yang semakin marak.

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Panggung kejahatan dunia maya kembali menampilkan babak baru. Kali ini, Polri menunjukkan aksinya dalam memberantas kejahatan lintas negara dengan memulangkan 29 warga negara Indonesia (WNI) yang terlibat dalam judi online dan penipuan daring (online scam) di Filipina. Langkah ini bukan hanya sekadar pemulangan, tetapi bagian dari strategi lebih besar dalam melawan kejahatan siber yang kian marak.

Tengah malam di Sabtu (29/3), pesawat yang membawa ke-29 WNI tersebut mendarat di tanah air. Mereka sebelumnya ditangkap oleh otoritas keamanan Filipina karena melakukan aktivitas ilegal di Kanlaon Tower, Pasay City, Metro Manila. Dari jumlah tersebut, 21 orang merupakan laki-laki dan 8 lainnya adalah perempuan. Setibanya di Indonesia, mereka langsung menjalani pemeriksaan administratif oleh Bagjatranin Set NCB Interpol Indonesia dan diwawancarai oleh Dittipidsiber Bareskrim Polri.

Mengapa pemulangan ini penting? Kejahatan siber, khususnya online scam dan judi daring, telah menjadi ancaman global yang menjaring korban tanpa mengenal batas negara. Tidak sedikit WNI yang tergiur iming-iming pekerjaan di luar negeri, hanya untuk berakhir di pusaran kejahatan digital. Polri, dalam hal ini Divhubinter, bertindak cepat untuk memastikan siapa saja yang benar-benar pelaku dan siapa yang menjadi korban eksploitasi.

Kasus ini mengingatkan pada insiden serupa yang terjadi di Myanmar, di mana 569 pekerja migran Indonesia (PMI) berhasil dipulangkan setelah menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Modusnya pun serupa: menjebak para pekerja untuk melakukan aksi penipuan dalam berbagai bentuk, dari investasi palsu hingga love scam.

Gelombang kejahatan siber ini tidak bisa dianggap remeh. Dengan perkembangan teknologi, skema penipuan semakin canggih dan sulit dilacak. Namun, aksi cepat Polri menunjukkan bahwa negara hadir untuk melindungi warganya. Tidak hanya itu, langkah ini juga menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan.

Kasus ini belum berakhir. Analisis lebih lanjut akan dilakukan untuk menentukan tindakan selanjutnya terhadap 29 WNI yang dipulangkan. Apakah mereka hanya korban atau justru bagian dari sindikat? Hasil penyelidikan ini akan menjadi penentu dalam langkah hukum selanjutnya.

Keberhasilan pemulangan ini juga menegaskan pentingnya kerja sama internasional dalam memerangi kejahatan siber. Dengan kolaborasi antara Interpol dan kepolisian berbagai negara, aksi kriminal lintas batas bisa ditekan. Namun, masyarakat juga harus berperan aktif dalam meningkatkan kesadaran dan kehati-hatian terhadap jebakan digital yang semakin canggih.

Dalam era digital ini, tidak ada tempat yang benar-benar aman dari kejahatan siber. Oleh karena itu, kewaspadaan dan literasi digital menjadi senjata utama dalam melindungi diri. Jika ada tawaran pekerjaan yang mencurigakan atau terdengar terlalu menggiurkan, verifikasi dan teliti lebih lanjut sebelum mengambil keputusan. Jangan sampai menjadi bagian dari statistik korban berikutnya.

Continue Reading

News

Hercules ke Myanmar! Buka Cabang GRIB?

Kabar mengejutkan saat Hercules ke Myanmar. Desas desus pun berseliweran, jangan-jangan ada pendirian GRIB di Negara yang tegah terkena musibah usai melakukan genosida terhadap warga Rohingnya. Ternyata, TNI mengirim pesawat hercules untuk membantu korban bencana.

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Kabar mengejutkan publik jika hercules ke myanmar? kok bisa hercules bisa kesana sendiri. Itu kan pesawat, harus ada pilotnya baru bisa terbang.

Tampaknya, TNI lah yang mengirim pesawat hercules untuk membantu Myanmar yang dilanda gempa dengan kekuatan 7,7 magnitudo. Ribuan nyawa terancam, puing-puing berserakan, dan masyarakat terpukul oleh bencana yang tak terduga.

Meskipun bencana ini juga menjadi pengingat bahwa beberapa tahun terkahir, pejabat hingga aparat di negeri ini gencar melakukan kejahatan kemanusiaan terhadap Muslim Rohingnya. Catat baik-baik.

Namun TNI, prajurit kebanggan Indonesia jauh melihat kedepan, meneropong kemanusiaan melampaui semua dinamika yang terjadi. Sejatinya, para pejabat penjahat kemanusiaan mesti sadar, sebrengsek-brengsek tindakan barbar mereka, Indonesia yang yang mayoritas Muslim tetap membantu melalui TNI.

Panglima TNI bergabung dalam rapat Zoom yang dipimpin oleh Menko PMK untuk merancang strategi penyelamatan. Keputusan telah diambil: tim SAR, tim medis, dan tim Zeni akan diterjunkan langsung ke Myanmar untuk membantu evakuasi korban gempa. Bukan hanya pasukan, tetapi juga armada pendukung seperti pesawat, helikopter, dan kapal rumah sakit akan dikerahkan. Misi ini bukan sekadar tugas, melainkan panggilan kemanusiaan yang harus dijawab dengan cepat dan tepat.

Ketika bencana terjadi, kecepatan dan koordinasi adalah kunci utama. Tim SAR akan berupaya menemukan korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan, berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan nyawa. Tim medis akan bekerja tanpa henti, memberikan pertolongan pertama bagi mereka yang terluka dan memastikan perawatan terbaik bagi para penyintas. Sementara itu, tim Zeni akan mengerahkan alat berat untuk membersihkan puing-puing dan membuka akses yang tertutup. Setiap detik begitu berharga, dan TNI memahami betul tanggung jawab besar yang mereka emban.

KRI Rajiman, kapal rumah sakit andalan, siap berlayar membawa harapan bagi para korban. Di udara, tiga pesawat C-130 Hercules serta empat helikopter—Super Puma dan Caracal—akan mendukung operasi evakuasi dan distribusi logistik. Ini bukan kali pertama TNI menjalankan misi kemanusiaan lintas negara. Reputasi mereka dalam membantu korban bencana di berbagai belahan dunia sudah teruji. Kali ini, Myanmar menjadi tujuan, dan dunia akan kembali menyaksikan aksi heroik dari pasukan Indonesia.

Bencana ini tidak hanya dirasakan oleh Myanmar. Gelombang getarannya juga menyentuh India, Thailand, Bangladesh, Laos, dan China. Di Thailand, korban jiwa bertambah, dan puluhan orang masih hilang. Dampak yang meluas ini menunjukkan betapa dahsyatnya gempa yang terjadi. Oleh karena itu, respons cepat dari berbagai negara sangat dibutuhkan. Indonesia mengambil langkah sigap untuk menunjukkan solidaritasnya.

Senin mendatang, tim bantuan akan bertolak dari Indonesia menuju Myanmar. Misi ini bukan sekadar tugas militer biasa, tetapi lebih dari itu, ini adalah panggilan kemanusiaan yang mengedepankan solidaritas antarbangsa. TNI tidak hanya membawa bantuan fisik, tetapi juga membawa harapan bagi mereka yang terkena musibah. Dunia akan melihat, Indonesia selalu hadir untuk membantu.

Continue Reading

Review

Ketika Hukum Diperjualbelikan, Tunggulah Kehancuran

Kasus suap hakim dalam vonis bebas Ronald Tannur mengungkap bobroknya sistem peradilan, mencerminkan krisis moral dan integritas yang mendalam.

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Bayangkan sebuah negeri di mana palu hakim tidak lagi menggema sebagai simbol keadilan, melainkan sebagai alat transaksi. Indonesia, dengan segala kebanggaannya sebagai negara hukum, kini dihadapkan pada kenyataan pahit: hukum dapat diperjualbelikan. Kasus suap yang melibatkan tiga hakim Pengadilan Negeri Surabaya dalam vonis bebas Gregorius Ronald Tannur adalah bukti nyata betapa bobroknya sistem peradilan kita.​

Gregorius Ronald Tannur, terdakwa dalam kasus kematian kekasihnya, Dini Sera Afrianti, seharusnya menghadapi konsekuensi hukum yang setimpal. Namun, kenyataan berkata lain. Ibu Ronald, Meirizka Widjaja, dengan segala daya upaya, berusaha membebaskan anaknya dari jerat hukum. Ia menggandeng pengacara Lisa Rahmat, yang kemudian menjalin komunikasi dengan mantan pejabat Mahkamah Agung, Zarof Ricar, untuk mencari hakim yang ‘bersedia’ memberikan vonis bebas. Hasilnya? Suap sebesar Rp 1 miliar dan SGD 308 ribu atau setara Rp 3,6 miliar mengalir ke kantong tiga hakim: Erintuah Damanik, Heru Hanindyo, dan Mangapul. ​

Erintuah Damanik, yang menjabat sebagai ketua majelis hakim dalam kasus ini, mengaku sempat ingin mengakhiri hidupnya sebelum akhirnya mengakui perbuatannya. Ia merasa dihantui oleh dosa dan takut kutukan menimpa keluarganya. Dalam sebuah kontemplasi mendalam, Erintuah membaca Alkitab dan menemukan bahwa kejujuran adalah jalan terbaik. Ia pun memutuskan untuk mengakui segalanya demi menghentikan ‘kutukan’ ini agar tidak berlanjut ke anak-cucunya.​

Namun, pengakuan ini tidak serta-merta membersihkan noda hitam yang telah tercoreng di wajah peradilan Indonesia. Sebaliknya, hal ini justru menyingkap tabir betapa dalamnya krisis moral yang melanda institusi penegak hukum kita. Jika hakim, yang seharusnya menjadi benteng terakhir keadilan, dapat tergoda oleh uang dan kekuasaan, lalu kepada siapa lagi rakyat harus mencari keadilan?​

Lebih ironis lagi, kasus ini bukanlah yang pertama dan mungkin bukan yang terakhir. Berbagai kasus serupa telah mencuat ke permukaan, namun tampaknya belum ada perubahan signifikan dalam sistem peradilan kita. Korupsi telah mengakar begitu dalam, sehingga sulit untuk membedakan antara penegak hukum dan pelanggar hukum.​

Pemerintah memang telah mengambil beberapa langkah untuk memperbaiki keadaan. Misalnya, Presiden Prabowo Subianto berencana memberikan amnesti kepada puluhan ribu narapidana, termasuk aktivis Papua, sebagai upaya mengatasi overkapasitas penjara dan memberikan kesempatan kedua bagi mereka yang dianggap layak. Namun, apakah langkah-langkah ini cukup untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap sistem peradilan?​

Masyarakat Indonesia berhak mendapatkan sistem hukum yang adil dan bersih dari korupsi. Diperlukan reformasi menyeluruh yang tidak hanya menyentuh aspek struktural, tetapi juga kultural. Pendidikan moral dan etika harus ditanamkan sejak dini, terutama bagi mereka yang bercita-cita menjadi penegak hukum. Selain itu, pengawasan ketat dan sanksi tegas harus diterapkan bagi siapa saja yang terbukti menyalahgunakan wewenangnya.​

Kasus suap dalam vonis bebas Ronald Tannur adalah alarm keras bagi kita semua. Ini adalah panggilan untuk segera bertindak, untuk tidak lagi menutup mata terhadap kebobrokan yang terjadi di depan kita. Kita tidak boleh membiarkan hukum diperjualbelikan, karena ketika itu terjadi, maka keadilan hanyalah ilusi belaka.​

Saatnya kita bangkit dan menuntut perubahan. Keadilan bukanlah barang dagangan yang bisa dibeli oleh mereka yang memiliki kekayaan atau kekuasaan. Keadilan adalah hak setiap warga negara, dan kita semua bertanggung jawab untuk menjaganya tetap murni dan tidak ternoda.

Continue Reading

News

Warga Palestina Tak Gentar, Salat Idulfitri Tetap Digelar

Warga Palestina tetap melaksanakan Salat Idulfitri meski di tengah serangan Israel. Tradisi ini menjadi simbol perlawanan dan harapan, meskipun mereka menghadapi kehilangan, kemiskinan, dan ancaman perang yang terus berlangsung.

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Di tengah kepulan asap dan dentuman bom yang mengguncang langit Gaza, ribuan warga Palestina tetap melangkahkan kaki mereka menuju masjid-masjid yang masih berdiri. Tak peduli ancaman serangan udara yang masih mengintai, semangat merayakan Idulfitri tak goyah. Ini bukan hanya perayaan, ini adalah bentuk perlawanan terhadap upaya untuk melenyapkan kebahagiaan mereka.

Dari anak-anak hingga lansia, semua hadir dengan pakaian terbaik yang mereka miliki, menyisakan senyum di tengah kehancuran. Di antara reruntuhan, mereka tetap menggelar tikar, menundukkan kepala dalam sujud, dan menggemakan takbir kemenangan. Ini bukan tentang kemewahan, tapi tentang mempertahankan identitas dan kebersamaan yang terus mereka jaga meski dunia terasa kian menyempit.

Mansour Shouman, seorang jurnalis Palestina, menuturkan bagaimana warga tetap berusaha menjalankan tradisi meski dalam keterbatasan. “Sejak pagi, setiap orang mencari tempat yang aman untuk beribadah. Mereka ingin memastikan bahwa meskipun Gaza dihancurkan, struktur sosial dan kekeluargaan tetap utuh,” ujarnya. Di Gaza, salat Idulfitri bukan hanya ibadah, tetapi juga pernyataan bahwa mereka masih ada, masih berjuang, dan masih bertahan.

Namun, kenyataan pahit tak bisa dihindari. Krisis ekonomi yang melumpuhkan akibat blokade berkepanjangan membuat banyak keluarga tak mampu merayakan Idulfitri seperti sebelumnya. Jika di tahun-tahun sebelumnya anak-anak mendapatkan pakaian baru dan manisan khas Idulfitri, kini mereka hanya bisa berharap ada makanan yang cukup di meja. Generasi yang tumbuh di bawah bayang-bayang peperangan ini mungkin tak tahu rasanya perayaan yang damai.

Pada hari yang seharusnya penuh sukacita, kesedihan justru menyelimuti Gaza. Serangan udara Israel pada Minggu dini hari menghantam sebuah rumah dan tenda pengungsi di Khan Yunis. Delapan nyawa melayang, termasuk lima anak-anak yang seharusnya bisa merasakan kebahagiaan Idulfitri. Dentuman bom menggantikan suara tawa, dan air mata menggantikan pelukan hangat keluarga.

Meskipun demikian, ada secercah harapan di tengah kelamnya konflik ini. Hamas dan Israel telah menerima usulan gencatan senjata dari mediator. Jika disepakati, mungkin ini akan menjadi jeda yang memberi kesempatan bagi warga Palestina untuk sedikit bernapas, untuk menyembuhkan luka, dan untuk kembali membangun dari puing-puing yang tersisa. Namun, gencatan senjata hanyalah permulaan. Perdamaian yang sesungguhnya masih jauh dari jangkauan, dan rakyat Palestina masih harus terus berjuang untuk hak mereka.

Hari ini, di tanah yang terus diguncang ketidakpastian, warga Palestina tetap merayakan Idulfitri dengan kepala tegak. Mereka tak gentar, tak menyerah, dan terus berdoa agar suatu hari nanti, mereka bisa merayakan hari kemenangan ini tanpa harus takut akan bom yang jatuh dari langit.

Continue Reading

Sportechment

Megawati Siap Beri Kado Lebaran di Final Liga Voli Korea

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Final Liga Voli Korea musim 2024-2025 sektor putri akan menyajikan pertandingan seru yang patut ditunggu-tunggu oleh para penggemar voli, khususnya bagi pendukung Megawati Hangestri Pertiwi.

Tim yang diperkuat oleh bintang voli Indonesia, Red Sparks, akan berhadapan dengan Pink Spiders dalam seri final yang dimainkan dengan format best of five. Duel ini akan berlangsung pada saat libur Lebaran 2025, memberikan suguhan istimewa bagi para pecinta olahraga di Tanah Air.

Red Sparks memastikan diri melaju ke final setelah berhasil mengalahkan Hyundai Hillstate di babak play-off tiga besar. Red Sparks membuka laga dengan kemenangan straight set 24-26, 23-25, dan 19-25 di Suwon.

Namun, mereka sempat mengalami kekalahan di kandang sendiri, Daejeon, dengan skor 20-25, 17-25, dan 22-25. Laga penentuan menjadi momen kebangkitan mereka, dengan kemenangan 1-3 (24-26, 25-12, 19-25, dan 20-25) di kandang Hyundai Hillstate.

Sementara itu, Pink Spiders berhasil melaju ke final tanpa harus bertanding di babak play-off. Tim yang diperkuat oleh bintang voli Kim Yeon Koung ini tampil dominan sepanjang musim reguler dan menutup kompetisi sebagai juara klasemen.

Jadwal Final Liga Voli Korea 2024-2025

Federasi Voli Korea (KOVO) telah menetapkan jadwal pertandingan final dengan sistem home and away. Red Sparks akan menjadi tuan rumah di tiga pertandingan, sementara Pink Spiders akan memiliki kesempatan bermain di kandang pada dua laga.

Pertandingan pertama akan digelar pada hari Senin, 31 Maret 2025, yang juga bertepatan dengan perayaan Idul Fitri 1444 H.

Berikut jadwal lengkap final Liga Voli Korea 2024-2025:

  • Game 1 – Senin, 31 Maret 2025, pukul 17.00 WIB (Chungmu Gymnasium, Daejeon)
  • Game 2 – Rabu, 2 April 2025, pukul 17.00 WIB (Chungmu Gymnasium, Daejeon)
  • Game 3 – Jumat, 4 April 2025, pukul 17.00 WIB (Samsan World Gymnasium, Incheon)
  • Game 4 (jika diperlukan) – Minggu, 6 April 2025, pukul 12.00 WIB (Samsan World Gymnasium, Incheon)

Dengan laga yang semakin mendekat, para penggemar voli Tanah Air dapat berharap pada penampilan gemilang Megawati dan Red Sparks di final yang akan menjadi tontonan seru pada momen spesial Lebaran tahun ini.

Continue Reading

Pangan

Rekor Penyerapan Gabah: Bulog Pecahkan Batas!

Bulog mencatat rekor penyerapan gabah petani lebih dari 725 ribu ton setara beras, tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Dengan harga Rp 6.500/kg, kebijakan ini memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Di tengah dinamika sektor pangan nasional, Perum Bulog berhasil mencetak sejarah baru. Hingga Maret 2025, total penyerapan gabah petani mencapai lebih dari 725 ribu ton setara beras. Ini bukan sekadar angka, tetapi pencapaian tertinggi dalam satu dekade terakhir! Sebuah langkah konkret untuk menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga di tengah gejolak ekonomi global.

Dalam periode Januari hingga Maret, Bulog mempercepat penyerapan gabah dengan strategi agresif. Bekerja sama dengan petani, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), serta perusahaan penggilingan beras di seluruh Indonesia, mereka memastikan bahwa setiap butir gabah yang dihasilkan petani memiliki pasar yang jelas. Tak hanya itu, harga yang ditetapkan sesuai ketentuan pemerintah, yakni Rp 6.500/kg untuk Gabah Kering Panen (GKP), memberikan kepastian ekonomi bagi petani.

Direktur Pengadaan Bulog, Prihasto Setyanto, menegaskan bahwa capaian ini bukan sekadar angka di atas kertas. Ini adalah bentuk nyata keberpihakan terhadap petani sekaligus langkah strategis dalam menjaga cadangan beras nasional. “Kami berkomitmen penuh untuk mendukung petani. Setiap butir gabah yang kami serap adalah bukti nyata bahwa kesejahteraan petani adalah prioritas,” ujar Prihasto.

Langkah ini mendapat apresiasi dari Ketua Dewan Pengawas Perum Bulog sekaligus Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono. Baginya, ini adalah manifestasi kehadiran pemerintah bagi petani. Di saat harga gabah sering kali berfluktuasi, kehadiran Bulog dengan harga Rp 6.500/kg menjadi penyelamat bagi petani. “Ini bukan sekadar kebijakan, ini adalah aksi nyata yang langsung dirasakan oleh petani. Presiden Prabowo Subianto berkomitmen agar petani mendapatkan harga yang layak dan perekonomian pedesaan bergerak maju,” ungkap Sudaryono.

Namun, pencapaian ini tidak berhenti pada angka. Pemerintah terus melakukan sosialisasi tentang pentingnya menjual gabah dengan harga yang sesuai ketentuan, serta mengedukasi petani untuk memanen pada waktu yang tepat. Dengan panen yang optimal, kualitas gabah meningkat dan petani bisa menikmati hasil yang lebih baik. Ini bukan hanya tentang membeli gabah, tetapi juga tentang membangun kesadaran dan keberlanjutan bagi sektor pertanian.

Sekretaris Perusahaan Perum Bulog, Arwakhudin Widiarso, menjelaskan bahwa sinergi antara Bulog, pemerintah daerah, serta institusi lain seperti TNI dan Polri, sangat berperan dalam memastikan penyerapan gabah berjalan lancar. “Kami ingin memastikan setiap petani tidak hanya bisa menjual gabahnya dengan harga yang layak, tetapi juga merasa aman dan didukung dalam proses distribusi dan logistik,” tegasnya.

Dengan pencapaian ini, Bulog tak hanya mengamankan stok pangan nasional, tetapi juga menciptakan ekosistem pertanian yang lebih stabil dan menguntungkan bagi semua pihak. Langkah ini juga menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.

Bulog tidak akan berhenti di sini. Mereka terus berinovasi, mencari solusi untuk mempercepat proses penyerapan, meningkatkan kesejahteraan petani, dan memastikan ketahanan pangan tetap kokoh di tengah tantangan global. Dengan energi dan semangat yang tak surut, Bulog siap mengawal masa depan pangan Indonesia ke arah yang lebih cerah.

Continue Reading

Sportechment

Raffi Ahmad Itikaf di Masjid Bareng Keluarga Jelang Lebaran

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Menjelang perayaan Idul Fitri, presenter terkenal Raffi Ahmad memilih untuk menjalankan ibadah itikaf di masjid bersama keluarganya.

Tak hanya sendiri, Raffi mengajak sang istri, Nagita Slavina, dan putra sulung mereka, Rafathar Malik Ahmad, untuk turut serta menetap di Masjid Istiqlal, Jakarta, selama 10 hari terakhir bulan Ramadan.

Momen penuh kebersamaan itu dibagikan oleh Raffi melalui akun Instagram pribadinya, @raffinagita1717, dengan menuliskan, “Alhamdulillah Ya Allah, bisa itikaf bersama keluarga.” Dalam unggahan tersebut, tampak Raffi bersama keluarganya menikmati suasana ibadah di masjid.

Selama berada di Masjid Istiqlal, Raffi berkesempatan bertemu dengan sejumlah tokoh agama, termasuk Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar.

Nagita juga terlihat setia mendampingi suaminya dalam menjalankan ibadah. Ia tampil anggun mengenakan busana muslim, sementara Rafathar turut berfoto bersama mereka, menciptakan kenangan indah dalam suasana spiritual tersebut.

Raffi menyampaikan bahwa ibadah itikaf tidak hanya menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai momen refleksi diri.

“Itikaf di bulan Ramadan bukan hanya untuk mendekatkan diri kepada Allah, tetapi juga sebagai jalan untuk membersihkan hati dan menghapus dosa-dosa. Semoga setiap langkah kita menjauh dari kesalahan dan semakin mendekatkan diri kepada-Nya,” ungkap Raffi dalam unggahan tersebut.

Melalui momen ini, Raffi Ahmad berharap ibadah yang dijalankan bersama keluarga dapat membawa berkah dan kebaikan bagi kehidupan mereka.

Continue Reading

Pangan

Penyerapan Gabah Bulog Capai 725 Ribu Ton, Tertinggi dalam 10 Tahun Terakhir

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Perum Bulog mengumumkan bahwa hingga Maret 2025, penyerapan gabah petani telah mencapai lebih dari 725 ribu ton setara beras, mencatatkan angka tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Capaian ini menunjukkan komitmen Bulog dalam menjaga ketahanan pangan nasional dan mendukung kesejahteraan petani.

Direktur Pengadaan Bulog, Prihasto Setyanto, menyatakan, “Penyerapan gabah yang mencapai lebih dari 725 ribu ton setara beras ini merupakan capaian tertinggi Bulog dalam periode Januari-Maret dalam 10 tahun terakhir.

Angka ini sejalan dengan target yang telah ditetapkan oleh pemerintah, dan merupakan upaya nyata Bulog untuk memastikan cadangan pangan nasional tetap stabil.”

Bulog juga terus meningkatkan kerja sama dengan petani, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), serta perusahaan penggilingan beras di seluruh Indonesia. Penyerapan gabah dilakukan dengan harga yang sesuai ketentuan pemerintah, yakni Rp 6.500 per kilogram untuk gabah kering panen (GKP).

Prihasto menegaskan, “Kami berkomitmen untuk terus mendukung para petani dengan cara menyerap hasil panen mereka, sehingga program penyerapan gabah ini menjadi wujud nyata komitmen kami dalam mendukung kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional.”

Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas Perum Bulog yang juga Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, memberikan apresiasi terhadap kinerja Bulog yang mendukung petani melalui penyerapan gabah dan beras.

Ia menambahkan, upaya ini sangat penting untuk menjaga kesejahteraan petani, terutama menjelang hari raya ketika kebutuhan pangan meningkat.

“Upaya membeli GKP dari petani ini adalah wujud kehadiran pemerintah bagi rakyat. Tujuannya, meningkatkan nilai tukar petani (NTP) dan mendukung harga yang menguntungkan bagi petani,” ujar Sudaryono.

Ia juga menambahkan bahwa kebijakan ini adalah bukti perhatian nyata dari Presiden Prabowo melalui Bulog.

Selain itu, pemerintah gencar melakukan sosialisasi kepada petani mengenai pembelian gabah dengan harga yang sesuai ketentuan. Edukasi tentang waktu panen yang tepat juga diberikan untuk memastikan kualitas gabah yang lebih baik, yang berdampak pada kesejahteraan petani.

Sekretaris Perusahaan Perum Bulog, Arwakhudin Widiarso, menjelaskan bahwa dengan harga pembelian gabah Rp 6.500/kg, Bulog memastikan petani tidak merugi dan dapat menikmati hasil panen dengan harga yang baik.

Ia juga menambahkan bahwa Bulog berkoordinasi dengan berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, TNI, dan Polri, untuk memastikan kelancaran penyerapan gabah di seluruh wilayah Indonesia.

“Dengan langkah dan capaian ini, Bulog berharap dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional yang lebih kuat, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung pemerintah dalam mencapai target swasembada pangan di masa depan,” ujar Widiarso.

Continue Reading

News

Terlambat Lapor SPT Imbas Libur Lebaran, Pemerintah Hapus Sanksi Administratif

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menerbitkan Keputusan Direktur Jenderal Pajak (Kepdirjen Pajak) Nomor 79/PJ/2025 yang memberikan kelonggaran bagi Wajib Pajak Orang Pribadi (WP OP) dengan menghapus sanksi administratif atas keterlambatan pembayaran Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 29 dan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan untuk tahun pajak 2024.

Kebijakan ini diambil karena batas akhir pelaporan yang jatuh pada 31 Maret 2025 bersamaan dengan libur nasional dan cuti bersama dalam rangka Hari Suci Nyepi dan Idulfitri 1446 Hijriah.

Dalam kebijakan terbaru ini, WP OP yang terlambat membayar PPh Pasal 29 atau melaporkan SPT Tahunan tetap tidak akan dikenakan sanksi administratif, asalkan pelaporan dilakukan paling lambat pada 11 April 2025.

Biasanya, keterlambatan dalam pelaporan dan pembayaran pajak akan dikenakan Surat Tagihan Pajak (STP), namun dalam hal ini, DJP tidak akan menerbitkan STP bagi WP OP yang terdampak libur panjang.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Dwi Astuti, menyatakan bahwa kebijakan ini dibuat untuk memastikan keadilan dan kepastian hukum bagi wajib pajak.

“Kami memahami bahwa libur panjang bisa menyebabkan keterlambatan dalam pemenuhan kewajiban pajak. Oleh karena itu, kami memberikan kelonggaran ini sebagai bentuk kepedulian kepada wajib pajak,” ujarnya.

Libur nasional dan cuti bersama yang berlangsung pada akhir Maret hingga awal April 2025 menyebabkan jumlah hari kerja efektif menjadi terbatas, yang dapat menyulitkan wajib pajak dalam menyelesaikan kewajiban pajaknya tepat waktu.

Dengan adanya kebijakan ini, wajib pajak memiliki kesempatan tambahan untuk memenuhi kewajiban mereka tanpa khawatir akan terkena sanksi.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengakses dan mengunduh dokumen resmi Kepdirjen Pajak Nomor 79/PJ/2025 melalui situs web resmi DJP di pajak.go.id.

Pemerintah juga mengimbau agar wajib pajak memanfaatkan waktu tambahan ini sebaik-baiknya untuk tetap patuh pada kewajiban perpajakannya.

Continue Reading

Monitor Saham BUMN



Ruang Sujud4 hours ago

Makna dan Tradisi Idul Fitri: Merayakan Kemenangan dengan Kebersamaan

News7 hours ago

Pulangkan 29 WNI, Polri Berantas Online Scam

News7 hours ago

Hercules ke Myanmar! Buka Cabang GRIB?

Review8 hours ago

Ketika Hukum Diperjualbelikan, Tunggulah Kehancuran

News8 hours ago

Warga Palestina Tak Gentar, Salat Idulfitri Tetap Digelar

Sportechment11 hours ago

Megawati Siap Beri Kado Lebaran di Final Liga Voli Korea

Pangan11 hours ago

Rekor Penyerapan Gabah: Bulog Pecahkan Batas!

Sportechment12 hours ago

Raffi Ahmad Itikaf di Masjid Bareng Keluarga Jelang Lebaran

Pangan12 hours ago

Penyerapan Gabah Bulog Capai 725 Ribu Ton, Tertinggi dalam 10 Tahun Terakhir

News12 hours ago

Terlambat Lapor SPT Imbas Libur Lebaran, Pemerintah Hapus Sanksi Administratif

Sportechment13 hours ago

Gandeng Putrinya, Hetty Koes Endang Rilis Lagu “THR”

Sportechment14 hours ago

Cristiano Ronaldo Ucapkan Selamat Idul Fitri untuk Umat Muslim di Dunia

Sportechment14 hours ago

Evangelista Bagikan Momen Rayakan Idul Fitri di Tanah Suci

News14 hours ago

Lebaran vs Idul Fitri: Apa Perbedaannya?

Migas15 hours ago

Pertamina Pastikan Operasional 24 Jam Selama Idulfitri

News16 hours ago

Abuya Muhtadi dan Lebaran Versi Sendiri

Sportechment16 hours ago

Timnas Indonesia Hadapi Tantangan Berat di Piala Asia U-17 2025, Ini Jadwal Pertandingannya

Ruang Sujud17 hours ago

Fathul Makkah: Kemenangan Besar Umat Islam Tanpa Pertumpahan Darah

Sportechment18 hours ago

Alex Pastoor Ucapkan Selamat Lebaran, Suporter Timnas Auto Respons Positif

Review18 hours ago

Israel! The Real Betrayer Till the end of the World