Satu nama baru kembali muncul dalam bursa calon pelatih Timnas Indonesia.
Pelatih asal Islandia yang kini menukangi Timnas Irlandia, Heimir Hallgrímsson, dikabarkan masuk dalam radar PSSI untuk menggantikan posisi Patrick Kluivert yang telah resmi berpisah dengan skuad Garuda.
Kabar tersebut pertama kali dilaporkan oleh Irish Examiner pada 5 November 2025, yang menyebut bahwa PSSI mulai memantau situasi Hallgrímsson di tengah masa depannya yang tidak menentu bersama tim nasional Irlandia.
“Heimir Hallgrímsson diyakini menarik minat Indonesia jika masa jabatannya sebagai manajer Irlandia berakhir bulan ini,” tulis laporan Irish Examiner.
Posisi Hallgrímsson di tim berjuluk The Boys in Green memang sedang tidak aman. Di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, Irlandia tampil kurang meyakinkan.
Dari empat laga yang telah dijalani, Irlandia baru mengumpulkan empat poin dan tertahan di peringkat ketiga Grup F, tertinggal jauh dari Portugal dan Hungaria.
Dua laga tersisa melawan kedua tim raksasa itu akan menjadi penentu nasib mereka.
Untuk menjaga peluang ke babak playoff, Irlandia wajib mencuri poin dari Portugal di Stadion Aviva, Dublin, dan meraih kemenangan besar atas Hungaria di Budapest.
Sementara itu, Irish Examiner juga menyoroti kondisi Timnas Indonesia yang masih belum memiliki pelatih tetap pasca-kepergian Patrick Kluivert.
Media tersebut menyebut bahwa PSSI tengah menyusun daftar pendek kandidat pelatih asing yang dinilai mampu mengangkat performa Garuda setelah gagal melaju di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
“Asosiasi Sepak Bola Indonesia, yang presidennya adalah Erick Thohir—salah satu pemilik Oxford United—telah menyiapkan daftar kandidat, namun masih menunggu hasil FIFA Matchday November untuk menentukan target utama,” tulis Irish Examiner.
Heimir Hallgrímsson bukan sosok asing di kancah sepak bola internasional. Pelatih berusia 58 tahun itu dikenal sebagai arsitek sukses di balik kisah ajaib Timnas Islandia yang berhasil tampil di Piala Dunia 2018 — debut pertama dalam sejarah negara Nordik tersebut.
Selain itu, Hallgrímsson juga sempat melatih Timnas Jamaika, serta memiliki pengalaman melatih di kawasan Asia saat menukangi Al Arabi (Qatar) selama tiga musim.Meski kontraknya bersama Irlandia masih berlaku hingga akhir Kualifikasi Piala Dunia 2026, hasil buruk—termasuk kekalahan dari Armenia—membuat posisinya kini berada di ujung tanduk.
Situasi tersebut diyakini membuka peluang bagi PSSI untuk mendekati sang pelatih.
Jika negosiasi berjalan mulus, Hallgrímsson bisa menjadi sosok penting dalam proyek jangka panjang PSSI untuk membangun Timnas yang lebih kompetitif di Asia.
Meski belum ada konfirmasi resmi, rumor ini menambah panasnya bursa calon pelatih Garuda yang sebelumnya juga dikaitkan dengan beberapa nama besar dari Eropa dan Asia.