Monitorday.com – Wonderkid Argentina yang baru saja direkrut Real Madrid, Franco Mastantuono, mencetak sejarah sebagai pemakai jersey nomor 10 termuda dalam sejarah tim nasional Argentina.
Ia melampaui rekor milik legenda dunia, Diego Maradona, setelah tampil melawan Ekuador dalam laga pamungkas Kualifikasi Piala Dunia 2026, Selasa (9/9/2025).
Pertandingan yang digelar di Stadion Monumental Guayaquil tersebut sejatinya tidak lagi menentukan. Argentina dan Ekuador telah lebih dulu memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026. Namun, laga itu menjadi panggung besar bagi Mastantuono, yang dipercaya mengenakan kostum keramat nomor 10, warisan dari Lionel Messi.
Dengan usia 18 tahun dan 23 hari, Mastantuono resmi memecahkan rekor Maradona yang mengenakan nomor 10 untuk pertama kalinya pada usia 18 tahun, 9 bulan, dan 3 hari pada 1979. Bahkan, Lionel Messi baru mengenakan nomor tersebut pada usia 21 tahun, tepatnya Maret 2009.
Pemilihan Mastantuono sebagai pemakai nomor 10 bukan tanpa alasan. Pelatih Lionel Scaloni awalnya berniat memberikannya kepada Thiago Almada, namun kondisi fisik Almada yang tidak memungkinkan membuat keputusan berubah.
“Nomor 10 seharusnya untuk Thiago, tapi dia tak bisa bermain, jadi kami memberikannya kepada Franco,” jelas Scaloni dikutip dari Marca.
“Dia punya karakter dan tak takut memegang bola, meski Ekuador bermain sangat dalam. Hal terpenting adalah dia terus mencoba.”
Meski Argentina kalah dalam laga tersebut, Mastantuono menuai pujian dari sang pelatih karena berani tampil percaya diri. Ia sebelumnya baru mencatat dua caps bersama timnas senior dan kini terus menambah menit bermainnya.
Kendati belum tampil menonjol, Scaloni menilai Mastantuono memiliki potensi besar dan pengalaman ini akan membentuk mentalitasnya ke depan.
Mastantuono sempat merasakan momen tak terlupakan saat bermain bersama idolanya, Lionel Messi, dalam dua laga sebelumnya melawan Cile dan Venezuela. Ia mengaku sempat “takut” ketika membuat keputusan sendiri alih-alih mengoper bola ke Messi.
“Dia ingin membunuh saya,” ujar Mastantuono sambil tertawa, mengingat momen ketika Messi tidak senang dengan keputusannya.
“Saya memintanya maaf. Tapi bermain dengannya sungguh luar biasa, seperti mimpi jadi kenyataan.”
Franco Mastantuono merupakan lulusan akademi River Plate dan baru saja hijrah ke Real Madrid, menambah panjang daftar bintang muda Argentina yang bersinar di Eropa. Dengan pencapaian ini, ia semakin memperkuat reputasinya sebagai salah satu talenta paling menjanjikan generasi baru Albiceleste.
Kini, publik Argentina menaruh harapan besar pada Mastantuono, yang bukan hanya mewarisi nomor punggung keramat, tapi juga mewarisi beban besar sebagai simbol masa depan tim nasional.