Connect with us

News

Mahfud MD Desak KPU Laksanakan Putusan MK Terkait Aturan Pilkada

Tubagus F Madroi

Published

on

Monitorday.com – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, menegaskan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus segera menerapkan Putusan MK Nomor 60/PUU-XXII/2024 mengenai ambang batas pencalonan kepala daerah pada Pilkada 2024.

“Langkah ini penting agar masyarakat di daerah merasa tenang. Masih ada sembilan hari untuk mempersiapkan segala sesuatu, dan perlu diingat bahwa Putusan MK berlaku sejak diputuskan,” ujar Mahfud saat ditemui di Jakarta, Selasa (20/8).

Mahfud menekankan bahwa Putusan MK tersebut harus diterapkan pada Pilkada 2024 karena pemilu yang dimaksud dalam putusan itu adalah Pemilu 2024.

“Pemilu sebelumnya adalah yang sedang berlangsung saat ini, yakni Pemilu 2024. Oleh karena itu, putusan ini harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Mahfud juga menyatakan bahwa Putusan MK ini merupakan langkah yang baik dan demokratis, karena dapat mengurangi kemungkinan terjadinya kotak kosong dalam pemilihan.

Ia mengingatkan bahwa usulan penurunan ambang batas sudah pernah disampaikannya dalam sebuah Rapat Dengar Pendapat di DPR RI pada tahun 2018.

“Saya pernah membahas soal threshold (ambang batas) untuk pilpres, dan juga untuk pilkada. Jika calon perseorangan bisa maju dengan syarat 6 atau 10 persen, maka partai politik dan gabungannya seharusnya juga bisa dengan syarat yang sama, karena mereka lebih nyata,” katanya.

Mahfud menambahkan, “Oleh karena itu, partai politik seharusnya diperlakukan setara dengan calon perseorangan dalam hal persyaratan, agar tercipta keadilan yang sesungguhnya.”

Sebelumnya, MK mengeluarkan aturan baru terkait ambang batas pencalonan kepala daerah.

Aturan ini mengatur bahwa partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu dapat mendaftarkan pasangan calon jika memenuhi persyaratan suara sah berdasarkan jumlah penduduk di daerah tersebut, dengan ketentuan yang berbeda-beda untuk gubernur, bupati, dan wali kota sesuai jumlah penduduk daerah masing-masing.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Selamatkan Bahasa Daerah: Aksi Nyata Generasi Muda

Bahasa daerah di Indonesia terancam punah. Upaya revitalisasi melalui pendidikan, teknologi, dan peran aktif generasi muda diperlukan untuk melestarikan warisan budaya ini.

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Bahasa daerah merupakan warisan budaya tak ternilai yang mencerminkan identitas dan kekayaan bangsa Indonesia. Namun, di tengah arus globalisasi, keberadaan bahasa-bahasa ini semakin terancam. Data dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menunjukkan bahwa dari 718 bahasa daerah yang teridentifikasi, 11 telah punah, 19 terancam punah, dan banyak lainnya mengalami kemunduran dalam jumlah penutur.

Penyebab utama kepunahan bahasa daerah antara lain adalah kurangnya penutur muda, pergeseran bahasa ke bahasa yang lebih dominan, serta minimnya dokumentasi dan pembelajaran formal. Jika tidak ada tindakan konkret, kita berisiko kehilangan sebagian besar kekayaan linguistik kita.

Namun, harapan masih ada. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah meluncurkan program Revitalisasi Bahasa Daerah sebagai bagian dari inisiatif Merdeka Belajar Episode 17. Program ini bertujuan untuk melindungi dan melestarikan bahasa daerah yang terancam punah dengan melibatkan komunitas penutur, guru, kepala sekolah, pengawas, dan siswa di berbagai sekolah.

Selain itu, peran generasi muda sangat krusial dalam upaya pelestarian ini. Mengintegrasikan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari, seperti melalui media sosial, musik, dan seni, dapat menjadi cara efektif untuk menarik minat dan meningkatkan penggunaan bahasa tersebut. Komunitas-komunitas lokal juga dapat mengadakan festival budaya, lomba pidato, atau pertunjukan seni dalam bahasa daerah untuk meningkatkan kesadaran dan kebanggaan terhadap bahasa lokal.

Pendidikan formal juga memegang peranan penting. Mengajarkan bahasa daerah sejak dini di sekolah-sekolah dapat membantu menanamkan kecintaan dan kebiasaan menggunakan bahasa tersebut. Kurikulum yang memasukkan pelajaran bahasa daerah sebagai mata pelajaran wajib atau pilihan dapat menjadi solusi efektif.

Teknologi juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelestarian bahasa daerah. Pengembangan aplikasi pembelajaran bahasa, kamus digital, atau platform daring yang menyediakan materi dalam bahasa daerah dapat memudahkan akses dan pembelajaran bagi generasi muda yang akrab dengan teknologi.

Namun, tantangan tetap ada. Keterbatasan penutur asli sebagai sumber belajar, kurangnya bahan ajar yang memadai, serta minimnya dukungan dari berbagai pihak menjadi hambatan dalam upaya revitalisasi ini. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, komunitas, dan masyarakat luas sangat diperlukan.

Menyelamatkan bahasa daerah bukan hanya tentang mempertahankan kata-kata atau frasa, tetapi juga menjaga identitas, sejarah, dan kearifan lokal yang terkandung di dalamnya. Dengan langkah-langkah konkret dan kolaborasi dari berbagai pihak, kita dapat memastikan bahwa warisan budaya ini tetap hidup dan berkembang untuk generasi mendatang.

Continue Reading

News

Daftar Paspor Terkuat di Dunia, Indonesia Tertinggal dengan Negara Tetangga

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – The Henley Passport Index baru-baru ini merilis daftar paspor terkuat di dunia, dan Indonesia berada di peringkat 67 dengan akses bebas visa ke 73 negara. Menariknya, Indonesia kalah dari Timor Leste yang menduduki peringkat 51 dengan akses bebas visa ke 96 negara.

Henley Passport Index ini mengukur kekuatan paspor berdasarkan jumlah destinasi yang dapat dikunjungi tanpa visa atau dengan visa on arrival.

Data yang digunakan oleh Henley Passport Index diperoleh dari International Air Transport Association (IATA) dan telah diperbarui setiap bulan, dengan data historis yang meliputi 19 tahun.

Di puncak daftar, Singapura menduduki posisi pertama dengan akses bebas visa ke 195 negara, diikuti oleh Jepang dan Korea Selatan di peringkat kedua, masing-masing dengan akses bebas visa ke 190 negara.

Negara-negara Eropa juga mendominasi posisi selanjutnya, dengan Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Irlandia, Italia, dan Spanyol berada di peringkat tiga dengan 189 negara yang dapat diakses tanpa visa.

Beberapa negara seperti Belgia, Luxemburg, Belanda, Norwegia, Portugal, dan Swedia berada di urutan keempat dengan akses bebas visa ke 188 negara. Sementara itu, Australia dan Inggris menempati posisi keenam, dengan akses bebas visa ke 186 negara.

Perbandingan ini menunjukkan adanya kesenjangan dalam kekuatan paspor Indonesia, yang hanya mencakup 73 negara, jauh tertinggal dari negara-negara seperti Timor Leste dan sejumlah negara Eropa maupun Asia yang memiliki akses bebas visa lebih luas.

Continue Reading

News

Tarif Gila Trump, Deretan Produk Ekspor RI ke AS yang Terdampak

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan kebijakan tarif baru terhadap impor barang ke AS pada Rabu (2/4) waktu setempat.

Dalam daftar yang dirilis oleh pemerintah AS, produk ekspor Indonesia dikenakan tarif imbal balik sebesar 32 persen, yang belum termasuk tarif global 10 persen yang berlaku untuk semua barang yang masuk ke AS.

Tarif baru ini dipicu oleh defisit perdagangan AS terhadap Indonesia yang mencapai belasan miliar dolar. Berdasarkan data dari Kementerian Perdagangan Indonesia, Indonesia tercatat mengalami surplus perdagangan sebesar 14,34 miliar dolar AS pada Januari-Desember 2024.

Namun, angka ini lebih rendah dibandingkan data dari Badan Statistik AS yang menunjukkan defisit perdagangan AS dengan Indonesia mencapai 17,9 miliar dolar. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara ke-15 dengan defisit perdagangan terbesar bagi AS.

Defisit perdagangan ini sebagian besar disebabkan oleh tingginya ekspor Indonesia ke AS, terutama dalam sektor mesin dan perlengkapan elektronik, yang pada 2024 tercatat mencapai 4,18 miliar dolar AS. Sektor tekstil juga menjadi salah satu kontributor besar, dengan total ekspor pakaian, alas kaki, dan aksesori lainnya mencapai 7 miliar dolar AS.

Selain itu, Indonesia juga mengekspor produk-produk olahan alam seperti lemak dan minyak hewani/nabati, karet, dan barang dari karet, serta berbagai jenis perabotan dan alat penerangan.

Berikut adalah daftar 10 produk ekspor Indonesia ke AS yang berpotensi paling terdampak kebijakan tarif baru ini:

  1. Mesin dan perlengkapan elektronik: 4,18 miliar dolar AS
  2. Pakaian dan aksesorinya (rajutan): 2,48 miliar dolar AS
  3. Alas kaki: 2,39 miliar dolar AS
  4. Pakaian dan aksesorinya (bukan rajutan): 2,12 miliar dolar AS
  5. Lemak dan minyak hewani/nabati: 1,78 miliar dolar AS
  6. Karet dan barang dari karet: 1,685 miliar dolar AS
  7. Perabotan dan alat penerangan: 1,432 miliar dolar AS
  8. Ikan dan udang: 1,09 miliar dolar AS
  9. Mesin dan peralatan mekanis: 1,01 miliar dolar AS
  10. Olahan dari daging dan ikan: 788 juta dolar AS

Kebijakan ini dapat memiliki dampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia, mengingat volume ekspor yang besar ke AS dan potensi peningkatan biaya bagi eksportir Indonesia.

Para pelaku usaha dan pemerintah Indonesia kini harus memantau dampak kebijakan ini dengan seksama.

Continue Reading

News

Prajurit Bukit Barisan, Garda Perbatasan Papua

ebanyak 450 prajurit Kodam I/Bukit Barisan diberangkatkan untuk menjaga perbatasan Papua, menjalankan misi keamanan dan pembinaan masyarakat, mencerminkan semangat manunggal TNI dan rakyat.

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Langkah tegap mereka menggema di landasan, menyiratkan tekad yang bulat. Sebanyak 450 prajurit Yonif 126/KC di bawah komando Kodam I/Bukit Barisan bersiap menjalankan tugas mulia: menjaga perbatasan RI-Papua Nugini. Dengan seragam loreng dan senjata di genggaman, mereka bukan sekadar penjaga wilayah, tetapi juga pembawa harapan bagi masyarakat di tanah Papua.

Keberangkatan ini bukan sekadar rutinitas militer, melainkan panggilan untuk memastikan stabilitas dan keamanan perbatasan. Mayor Jenderal TNI Rio Firdianto menegaskan, misi ini mencakup lebih dari sekadar patroli. Mereka juga akan melakukan pembinaan teritorial dengan pendekatan humanis, membantu warga sekitar dalam berbagai aspek kehidupan. Dari pertanian hingga edukasi, prajurit tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menanamkan bibit kemajuan di tanah perbatasan.

Selama 12 bulan ke depan, para prajurit akan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari medan berat hingga potensi ancaman dari kelompok separatis. Namun, persiapan matang telah dilakukan, termasuk pelatihan khusus di Baturaja, Sumatera Selatan. Dengan strategi yang terukur dan dukungan dari berbagai pihak, optimisme mengiringi langkah mereka.

Tak hanya fokus pada keamanan, tugas prajurit juga mencerminkan semangat manunggal TNI dan rakyat. Mereka membangun jembatan kepercayaan dengan masyarakat, menciptakan kondisi yang lebih kondusif untuk stabilitas dan ketahanan wilayah. Kedekatan ini menjadi senjata utama dalam meredam konflik dan memperkuat ketahanan sosial di Papua.

Mayor Jenderal Rio Firdianto menyoroti bahwa situasi di Papua saat ini cukup kondusif. Keberadaan satuan tugas yang melakukan patroli intensif telah mengurangi ruang gerak kelompok kriminal bersenjata. Indikasi positif ini terlihat dari menurunnya angka kontak bersenjata di wilayah tersebut.

Pelepasan pasukan ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol dari dedikasi dan pengorbanan. Keluarga yang mengantar dengan doa, komandan yang memberikan wejangan terakhir, dan rekan sejawat yang saling memberi semangat, semuanya menjadi bagian dari perjalanan ini. Mereka berangkat bukan untuk berperang, tetapi untuk menjaga perdamaian dan memastikan bahwa perbatasan negeri ini tetap aman.

Dengan keberangkatan ini, harapan besar disematkan di pundak para prajurit. Papua bukan hanya tentang batas negara, tetapi juga tentang keberlanjutan kehidupan masyarakatnya. Mereka berangkat sebagai prajurit, tetapi kembali sebagai pahlawan yang membawa ketenangan bagi rakyatnya. Langkah mereka adalah bukti bahwa negara selalu hadir di setiap jengkal tanahnya.

Continue Reading

News

Indonesia Siapkan Langkah Strategis Hadapi Tarif Baru Trump

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus menjalin komunikasi dengan Pemerintah Amerika Serikat (AS) terkait penerapan tarif baru yang diberlakukan oleh Presiden AS, Donald Trump.

Sebagai respons, Indonesia akan mengirimkan delegasi tingkat tinggi ke Washington DC guna melakukan negosiasi langsung dengan pihak AS.

“Mengirimkan delegasi tingkat tinggi ke Washington DC untuk melakukan negosiasi langsung dengan Pemerintah AS,” ujar Kemlu dalam keterangan resminya, Kamis (3/4).

Selain langkah diplomasi, Pemerintah Indonesia juga telah menyiapkan berbagai strategi untuk merespons kebijakan tersebut. Salah satu perhatian utama adalah isu-isu yang disoroti dalam laporan National Trade Estimate (NTE) 2025 yang diterbitkan oleh US Trade Representative.

Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan Kabinet Merah Putih untuk mengambil langkah strategis, termasuk melakukan perbaikan struktural dan kebijakan deregulasi.

“Yaitu penyederhanaan regulasi dan penghapusan regulasi yang menghambat, khususnya terkait dengan Non-Tariff Barrier,” jelasnya.

Pemerintah juga berupaya memperbaiki iklim investasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja yang lebih luas. Selain itu, Indonesia aktif berkoordinasi dengan Malaysia, sebagai pemegang Keketuaan ASEAN, untuk merumuskan langkah bersama dalam menghadapi kebijakan tarif baru ini.

Sebelumnya, Presiden Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif impor baru yang mencakup lebih dari 180 negara. Kebijakan ini memicu eskalasi perang dagang antara AS dan berbagai negara di dunia.

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak, dengan tarif impor baru sebesar 32 persen. Angka ini menempatkan Indonesia di posisi keenam di ASEAN dalam hal besaran tarif, sementara Kamboja menjadi negara dengan tarif tertinggi di kawasan, yaitu sebesar 49 persen.

Continue Reading

News

Rayakan Idulfitri, Umat Islam Jaya Wijaya Lakukan Hal Ini

Yusuf Hasyim

Published

on

Monitorday.com – Dalam rangka merayakan hari raya Idul Fitri 1446 Hijriyah, ratusan umat muslim di kampung Apenas, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, menggelar upacara bakar batu pada 1 April 2025.

Upacara ini menyajikan berbagai hidangan tradisional Papua seperti ayam, ubi, keladi, singkong, dan sayur-mayur lainnya yang dimasak menggunakan metode bakar batu.

Selain merayakan lebaran, acara tersebut juga digelar untuk syukuran atas selesainya pembangunan Mushola Al-Mujahidin di kampung Apenas, distrik Walesi.

Tema perayaan Idul Fitri dan syukuran ini adalah “Kuatkan Silaturahmi Teguhkan Iman dan Takwa” dengan sub tema “Wujudkan Semangat Kebersamaan Dalam Keberagaman dan Saling Memaafkan”.

Havid Yelipele, pengurus mushola, menyatakan rasa syukurnya karena mushola yang dibangun sejak 2018 ini akhirnya selesai meski menghadapi berbagai tantangan.

Yelipele juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Moses Asso dan umat Katolik yang telah mendonasikan bangunan yang awalnya balai desa, kemudian dialihfungsikan menjadi mushola.

Mushola Al-Mujahidin hadir untuk kepentingan internal umat muslim di kampung Apenas, sebagai tempat ibadah sholat lima waktu dan kegiatan keagamaan lainnya.

Ia menambahkan bahwa mushola ini hadir untuk menjawab kerinduan umat muslim yang selama ini harus pergi jauh ke masjid Al-Aqso untuk sholat.

Yelipele mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan dalam bentuk barang, tenaga, pikiran, dan saran selama proses pembangunan mushola.

Dia berharap dengan hadirnya mushola, umat muslim di kampung Apenas dapat aktif melaksanakan sholat berjamaah dan menjaga hidup rukun serta toleransi antar umat beragama.

Pada momen Idul Fitri ini, Yelipele juga mengucapkan mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh umat muslim di kampung Apenas.

Ustdz Malik Asso dalam khotbahnya mengingatkan bahwa sholat memiliki fungsi untuk mencegah perbuatan keji dan mungkar, seperti yang dijelaskan dalam QS. Al-‘Ankabut: 45.

Sholat, menurut Asso, membantu seseorang mengendalikan hawa nafsu, meningkatkan keimanan, dan menghindari perbuatan yang dilarang Allah SWT.

Asso juga berharap umat muslim di kampung Apenas lebih semangat dalam melaksanakan sholat lima waktu dan mengisi berbagai kegiatan keagamaan lainnya.

Dia mendorong umat muslim di kampung Apenas untuk mengajarkan anak-anak kecil mengaji, agar mushola ini tetap hidup dan aktif.

Continue Reading

News

Polisi London Amankan Warga Yang Terlibat Organisasi Hizbullah

Yusuf Hasyim

Published

on

Monitorday.com – Kesatuan kontraterorisme kepolisian Inggris di wilayah London mengumumkan penangkapan dua orang yang diduga terhubung dengan kelompok Hizbullah.

Penangkapan ini merupakan bagian dari investigasi atas kegiatan mereka di Inggris dan luar negeri, menurut laporan Reuters.

Seorang pria berusia 39 tahun ditangkap di utara London karena diduga menjadi anggota Hizbullah dan mempersiapkan rencana serangan terorisme.

Pria tersebut juga diduga terlibat dalam pendanaan untuk tujuan terorisme.

Pria kedua, berusia 35 tahun, ditangkap di barat London dengan tuduhan serupa, yakni menjadi anggota Hizbullah.

Hizbullah sendiri telah dinyatakan sebagai organisasi terlarang di Inggris.

Dominic Murphy, pimpinan kesatuan kontraterorisme kepolisian London, menyatakan penyelidikan masih berlangsung.

Murphy menegaskan bahwa penangkapan ini menunjukkan komitmen polisi untuk bertindak tegas terhadap aktivitas teroris.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku terorisme, baik di Inggris maupun di luar negeri.

Kedua pria tersebut dibebaskan dengan jaminan hingga pertengahan Juli 2025.

Pihak kepolisian menyatakan tidak ada tanda-tanda ancaman terhadap keselamatan publik saat ini.

Pemerintah Inggris telah menyatakan Hizbullah sebagai organisasi terlarang sejak 2019.

Penangkapan ini menunjukkan upaya berkelanjutan Inggris dalam memerangi terorisme.

Polisi terus melakukan penyelidikan untuk memastikan tidak ada ancaman lebih lanjut.

Pihak berwenang juga menegaskan bahwa mereka akan tetap memantau aktivitas kelompok teroris di dalam dan luar Inggris.

Penegakan hukum terhadap kelompok-kelompok teror ini menjadi prioritas penting bagi keamanan nasional Inggris.

Continue Reading

News

Indonesia Akhiri Misi Kemanusiaan Korban Gempa Myanmar

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah Indonesia resmi menutup misi kemanusiaannya untuk korban gempa bumi di Myanmar setelah pengiriman bantuan tahap terakhir pada Kamis (3/4).

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, menyatakan bahwa pengiriman bantuan logistik tahap ketiga ini menjadi yang terakhir dalam rangkaian misi kemanusiaan Indonesia.

“Ini merupakan tahap ketiga sekaligus terakhir. Setelah hari ini, jika ada masyarakat Indonesia yang ingin menyumbang ke Myanmar, itu harus dilakukan melalui jalur masing-masing karena pemerintah tidak lagi memfasilitasi,” ujar Suharyanto di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Sebanyak 157 personel dikerahkan dalam misi ini, dengan 92 di antaranya telah tiba di Myanmar untuk menjalankan berbagai tugas kemanusiaan. Tim ini terdiri atas personel dari berbagai kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Kementerian Kesehatan, BNPB, serta Basarnas.

Dari segi bantuan logistik, Indonesia telah mengirimkan 124 ton bantuan bagi korban gempa. Saat ini, sekitar 24 ton bantuan dari Mabes TNI dan Kementerian Pertahanan telah berada di Myanmar. Sejumlah perlengkapan dari Basarnas, seperti dua truk, genset, serta peralatan lainnya, juga telah dikirimkan secara bertahap.

Pengiriman tahap ketiga ini dilakukan dengan menggunakan dua pesawat, yakni satu pesawat Garuda Boeing 747-800 dan satu pesawat kargo. Total bantuan yang diberangkatkan hari ini mencapai 105 ton, yang terdiri atas obat-obatan dari Kementerian Kesehatan serta sumbangan dari Kementerian Pertanian, Baznas, BNPB, dan sektor swasta.

Beberapa organisasi kemanusiaan yang turut berkontribusi dalam bantuan ini antara lain Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, Human Initiative, AGP, dan Budha Tzu Chi.

Menteri Koordinator PMK, Pratikno, menegaskan bahwa bantuan yang diberikan didasarkan pada kebutuhan mendesak korban gempa berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang Myanmar pada Jumat (28/3).

“Kami membawa barang-barang yang dibutuhkan oleh saudara-saudara kita di Myanmar,” kata Pratikno.

Seluruh bantuan dan personel kemanusiaan diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Myanmar, dengan tujuan akhir Kota Naypyidaw. Selanjutnya, tim akan melanjutkan perjalanan ke Yangon pada petang hari.

Pratikno menekankan bahwa bantuan ini merupakan wujud solidaritas Indonesia terhadap negara-negara ASEAN.

“Bantuan yang kami kirimkan hari ini merupakan tahap ketiga. Tahap pertama telah dikirim pada Senin, diikuti tahap kedua pada Selasa dalam dua kloter. Hari ini, dalam tahap ketiga, kami mengirimkan dua pesawat—satu untuk penumpang dan satu untuk kargo,” jelasnya.

Dengan berakhirnya tahap ketiga ini, misi kemanusiaan yang difasilitasi pemerintah Indonesia resmi ditutup. Namun, masyarakat yang ingin memberikan bantuan tetap dapat menyalurkannya secara mandiri.

Continue Reading

News

Silaturahmi ke Gus Mus, Mendikdasmen Dapat Wejangan Ini

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti bersilaturahmi ke KH Mustofa Bisri (Gus Mus) di Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah, pada Rabu (2/4/2025).

Kunjungan ini menjadi ajang diskusi hangat, yang diselingi dengan guyonan khas sang ulama.

Momen tersebut dibagikan langsung oleh Abdul Mu’ti melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahannya, tampak ia tidak sendiri. Ia turut didampingi oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) serta Ketua PBNU Ulil Abshar Abdalla.

“Bersilaturahmi dengan Gus Mus dan Gus Yahya di Rembang,” tulis Abdul Mu’ti dalam unggahannya di Instagram @abe_mukti.

Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana Idulfitri itu, Abdul Mu’ti mengaku meminta nasihat kepada Gus Mus. Namun, permintaannya justru ditanggapi dengan guyonan khas sang kiai.

“Harusnya menteri yang menasihati kami-kami rakyat jelata ini,” ujar Gus Mus dengan nada bercanda, seperti dikutip dari unggahan Abdul Mu’ti.

Mendengar selorohan tersebut, Mendikdasmen pun tak tinggal diam dan menimpali dengan balasan yang tak kalah mengundang tawa.

“Nasihat kiai kami butuhkan karena sejak jadi menteri kami jarang baca kitab kuning dan lebih banyak baca anggaran,” jawabnya, yang langsung disambut gelak tawa para hadirin.

Silaturahmi antara tokoh pemerintah dan ulama ini menjadi bukti eratnya hubungan antara dunia pendidikan dan keagamaan di Indonesia, sekaligus memperlihatkan bagaimana kebijaksanaan dapat disampaikan dengan humor yang ringan namun bermakna.

Continue Reading

News

King Salman Global Academy Gelar Bulan Bahasa Arab di Spanyol

Yusuf Hasyim

Published

on

Monitorday.com – King Salman Global Academy for the Arabic Language menggelar program Bulan Bahasa Arab di Spanyol sepanjang April tahun ini.

Program ini merupakan inisiatif komprehensif untuk pengembangan kurikulum bahasa Arab dan mempromosikan bahasa tersebut.

Tujuan dari program ini adalah untuk menyoroti upaya-upaya yang dilakukan Arab Saudi di bidang bahasa Arab.

Program ini dirancang untuk memperkuat hubungan akademis dan pendidikan antara Arab Saudi dan institusi internasional.

Kegiatan program meliputi pameran, seminar, kursus, pelatihan, tes kecakapan berbahasa Arab, dan kompetisi bagi pelajar.

Program ini bekerja sama dengan berbagai institusi akademik dan universitas di Spanyol.

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya global untuk mengajarkan bahasa Arab di berbagai negara.

Sebagai bagian dari program pengajaran bahasa Arab, kegiatan serupa telah digelar di negara-negara seperti Uzbekistan, Indonesia, dan China.

Selain itu, inisiatif ini juga telah dilaksanakan di India, Prancis, Brazil, Thailand, dan Malaysia.

Melalui program ini, Arab Saudi bertujuan untuk memperkenalkan bahasa Arab sebagai bahasa global yang penting.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran budaya dan akademik antara negara-negara yang terlibat.

Program ini merupakan langkah strategis dalam memperkenalkan bahasa Arab kepada dunia.

Pemerintah Arab Saudi berharap inisiatif ini dapat meningkatkan minat global terhadap bahasa Arab.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen Arab Saudi terhadap pendidikan bahasa Arab di tingkat internasional.

Dengan dukungan dari berbagai universitas dan institusi akademik, program ini memberikan kesempatan bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Arab.

Program Bulan Bahasa Arab ini diharapkan dapat memperkuat hubungan internasional Arab Saudi dengan negara-negara lain di bidang pendidikan bahasa.

Continue Reading

Monitor Saham BUMN



Sportechment28 minutes ago

Wendy dan Yeri Resmi Cabut dari SM Entertainment, Tetap Lanjutkan Karier di Red Velvet

News1 hour ago

Selamatkan Bahasa Daerah: Aksi Nyata Generasi Muda

News5 hours ago

Daftar Paspor Terkuat di Dunia, Indonesia Tertinggal dengan Negara Tetangga

Sportechment6 hours ago

Red Sparks vs Pink Spiders: Megawati Cs Siap Bangkit di Game Ketiga Final Liga Voli Korea

Sportechment7 hours ago

Pelatih Korsel Waspadai Kekuatan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2025

Review13 hours ago

Warung Madura, Jawaban Lokal atas Hegemoni Global

Review13 hours ago

Hati-hati Upload Photo dan Narasi via Medsos di Era Post Truth

Review14 hours ago

Program Sekolah Penggerak Dibubarkan, Apa Selanjutnya?

Pangan14 hours ago

79 Tahun Indonesia Merdeka Tapi Masih Impor Pangan, Mayoritasnya Sembako!

Sportechment14 hours ago

Amazon Dikonfirmasi Ajukan Tawaran Akuisisi TikTok

News14 hours ago

Tarif Gila Trump, Deretan Produk Ekspor RI ke AS yang Terdampak

Sportechment21 hours ago

Mohamed Salah Segera Perpanjang Kontrak di Liverpool

News22 hours ago

Prajurit Bukit Barisan, Garda Perbatasan Papua

News23 hours ago

Indonesia Siapkan Langkah Strategis Hadapi Tarif Baru Trump

Sportechment1 day ago

David da Silva Cedera, Dipastikan Absen Saat Persib Hadapi Borneo FC

News1 day ago

Rayakan Idulfitri, Umat Islam Jaya Wijaya Lakukan Hal Ini

Migas1 day ago

Indonesia, Raja Baru BBM Terbarukan!

Review1 day ago

Ironi Penegak Hukum: Duterte Ditangkap, Nyetanyahu Bebas

Ruang Sujud1 day ago

Menemukan Hikmah Hidup Melalui Tadabbur Al-Qur’an

Review1 day ago

Dari Tumpeng ke Retreat: Resep Lunaknya Megawati