Monitorday.com – Dalam kehidupan, manusia tidak akan lepas dari ujian dan cobaan. Setiap orang pasti pernah mengalami kesulitan, baik dalam bentuk kesedihan, kehilangan, kegagalan, maupun berbagai bentuk penderitaan lainnya. Sebagai seorang muslim, kita diajarkan untuk tidak putus asa dan selalu memohon pertolongan kepada Allah SWT. Salah satu cara terbaik untuk mendapatkan pertolongan-Nya adalah melalui shalat dan kesabaran.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
“Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.” (QS. Al-Baqarah: 45)
Ayat ini menunjukkan bahwa shalat dan sabar adalah dua kunci utama dalam menghadapi setiap permasalahan hidup. Keduanya merupakan bentuk ibadah yang dapat mendekatkan kita kepada Allah serta menjadi sumber kekuatan dalam menjalani ujian kehidupan.
Shalat sebagai Sarana Memohon Pertolongan Allah
Shalat adalah tiang agama dan merupakan salah satu cara terbaik untuk berkomunikasi langsung dengan Allah SWT. Dalam shalat, seorang muslim tidak hanya sekadar melaksanakan gerakan fisik, tetapi juga berdoa, memohon ampunan, dan meminta pertolongan kepada-Nya.
1. Shalat sebagai Penolong dalam Kesulitan
Shalat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga merupakan sarana bagi seorang hamba untuk mendapatkan ketenangan dan solusi dalam hidupnya. Rasulullah SAW selalu menjadikan shalat sebagai pelarian utama ketika menghadapi masalah.
Diriwayatkan dalam hadis, ketika Rasulullah SAW menghadapi kesulitan, beliau langsung mendirikan shalat. Dari Hudzaifah bin al-Yaman, ia berkata:
“Apabila Nabi Muhammad SAW tertimpa suatu kesusahan, maka beliau segera mengerjakan shalat.” (HR. Abu Dawud)
Hadis ini menunjukkan bahwa shalat adalah sarana utama untuk mencari solusi dan mendapatkan kekuatan dalam menghadapi ujian hidup.
2. Shalat Membantu Menghilangkan Kecemasan dan Kesedihan
Dalam kehidupan, seseorang sering kali merasa cemas, takut, atau bersedih. Shalat bisa menjadi jalan untuk menenangkan hati dan mendapatkan ketenangan jiwa. Ketika seorang hamba sujud, ia berada dalam posisi paling dekat dengan Allah SWT. Inilah saat yang paling baik untuk memohon pertolongan dan menuangkan segala keluh kesah kepada-Nya.
Allah berfirman dalam Al-Qur’an:
“Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat gelisah. Apabila ia ditimpa kesusahan, ia berkeluh kesah, dan apabila mendapat kebaikan, ia menjadi kikir. Kecuali orang-orang yang melaksanakan shalat.” (QS. Al-Ma’arij: 19-22)
Ayat ini menegaskan bahwa shalat dapat menjauhkan seseorang dari kegelisahan dan sifat keluh kesah. Dengan rutin melaksanakan shalat, hati akan lebih tenang dan pikiran lebih jernih dalam menghadapi setiap ujian kehidupan.
Sabar dalam Menghadapi Ujian Hidup
Selain shalat, kesabaran juga menjadi kunci utama dalam menghadapi ujian hidup. Kesabaran dalam Islam bukan hanya berarti menahan diri dari emosi atau kesedihan, tetapi juga tetap teguh dalam iman dan terus berusaha menghadapi setiap cobaan dengan sikap yang positif.
1. Kesabaran dalam Tiga Aspek
Sabar dalam Islam terbagi menjadi tiga jenis utama:
Sabar dalam ketaatan kepada Allah – Tetap berpegang teguh pada perintah Allah, seperti menjalankan shalat, berpuasa, dan beribadah dengan konsisten.
Sabar dalam menjauhi kemaksiatan – Menahan diri dari perbuatan dosa dan godaan syaitan.
Sabar dalam menghadapi musibah – Menerima dengan lapang dada segala ujian yang Allah berikan, baik dalam bentuk kehilangan, kesakitan, atau kegagalan.
2. Allah Menjanjikan Ganjaran bagi Orang yang Sabar
Allah SWT telah menjanjikan pahala besar bagi mereka yang bersabar dalam menghadapi ujian.
“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az-Zumar: 10)
Ayat ini menunjukkan bahwa pahala bagi orang yang bersabar tidak terbatas. Allah akan memberikan balasan yang lebih baik dari apa yang hilang, dan sering kali, ujian yang kita alami merupakan bagian dari rencana-Nya untuk memberikan sesuatu yang lebih baik.
Kisah Inspiratif tentang Shalat dan Sabar
Salah satu contoh terbaik dalam sejarah Islam tentang shalat dan kesabaran adalah kisah Nabi Ya’qub AS. Beliau kehilangan anaknya, Nabi Yusuf AS, yang diduga telah dimakan oleh serigala. Namun, dalam kesedihannya, Nabi Ya’qub tidak pernah berhenti bersabar dan terus berdoa kepada Allah. Ia berkata:
“Maka kesabaran yang baik itulah (kesabaranku). Dan hanya kepada Allah-lah tempat meminta pertolongan terhadap apa yang kamu ceritakan.” (QS. Yusuf: 18)
Akhirnya, setelah bertahun-tahun bersabar, Nabi Yusuf kembali kepada ayahnya dengan keadaan yang lebih baik. Kisah ini mengajarkan kepada kita bahwa dengan shalat dan kesabaran, Allah akan menggantikan setiap ujian dengan kebahagiaan yang lebih besar.
Cara Mempraktikkan Shalat dan Sabar dalam Kehidupan Sehari-hari
1. Menjadikan shalat sebagai prioritas utama – Jangan menjadikan shalat sebagai kewajiban yang dilakukan sekadarnya, tetapi jadikan ia sebagai sumber kekuatan dalam menghadapi tantangan hidup.
2. Berdoa dengan khusyuk dalam shalat – Saat sujud, luangkan waktu lebih lama untuk memohon kepada Allah dengan penuh harap dan keikhlasan.
3. Menerima setiap ujian dengan hati yang lapang – Jangan terburu-buru mengeluh ketika menghadapi kesulitan. Sebaliknya, yakini bahwa ada hikmah di balik setiap kejadian.
4. Menghindari sikap terburu-buru dalam mengambil keputusan – Ketika menghadapi masalah, bersabarlah dan berdoalah agar Allah memberikan petunjuk terbaik.
5. Berusaha dengan sungguh-sungguh sambil bertawakal kepada Allah – Setelah berikhtiar, serahkan hasilnya kepada Allah dan yakin bahwa segala yang terjadi adalah yang terbaik untuk kita.
Kesimpulan
Memohon pertolongan kepada Allah SWT dengan shalat dan sabar adalah ajaran utama dalam Islam. Shalat adalah cara untuk mendekatkan diri kepada Allah dan mendapatkan ketenangan dalam menghadapi ujian, sedangkan kesabaran adalah kunci untuk menerima segala ketetapan-Nya dengan lapang dada.
Sebagai seorang muslim, kita harus selalu menjadikan shalat sebagai kekuatan utama dalam hidup dan membiasakan diri untuk bersabar dalam setiap keadaan. Dengan demikian, insyaAllah, setiap kesulitan yang kita hadapi akan menjadi jalan menuju keberkahan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat.