Connect with us

News

Prabowo Paparkan “Indonesia Incorporated” di Forum Indonesia Economic Outlook 2026, Apa Itu?

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan strategi “Indonesia Incorporated” sebagai pilar utama visi pembangunan nasional ke depan. Konsep tersebut menekankan kolaborasi lintas skala ekonomi guna memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Jumat (13/2). Menurutnya, seluruh elemen ekonomi—baik besar, menengah, maupun kecil—harus bergerak bersama dalam satu ekosistem pembangunan yang saling menguatkan.

“Strategi saya adalah Indonesia Incorporated. Yang besar, yang kuat, yang menengah, yang kecil, semua bekerja sama. Yang besar maju, tarik yang kurang kuat. Yang kuat, tarik yang lemah,” tegas Prabowo.

Prabowo meyakini, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh komponen bangsa menjadi kunci agar Indonesia mampu bangkit sebagai negara yang mandiri dan berdikari. Ia menekankan bahwa kesejahteraan rakyat hanya dapat terwujud melalui percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Menurutnya, pemerintah yang bersih dan adil harus hadir membantu kelompok paling lemah dan miskin. Ia juga mengibaratkan Indonesia bukan sekadar “raksasa yang tertidur”, melainkan negara besar yang harus bangkit dan memberi kehidupan lebih baik bagi rakyatnya.

Dalam forum yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan capaian kualitas pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dinilai terus membaik.

Ia menyebut angka kemiskinan dan rasio gini menunjukkan tren penurunan, sementara jumlah penduduk bekerja meningkat. Berdasarkan data per September 2025, tingkat kemiskinan nasional tercatat 8,25 persen atau sekitar 23,36 juta orang, membaik dibandingkan Maret 2021 yang berada di level 10,14 persen atau setara 27,54 juta orang.

Menutup sambutannya, Prabowo memastikan stabilitas politik dan keamanan nasional tetap terjaga. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menghormati seluruh perjanjian internasional yang telah disepakati pemerintahan sebelumnya.

“Kita punya track record yang sangat besar, Indonesia belum pernah default dalam sejarah kita. Kita selalu hormati semua perjanjian pemerintah pendahulu,” ujarnya.

Prabowo menambahkan, Indonesia terbuka terhadap investasi global dari berbagai negara. Pemerintah optimistis strategi kolaboratif “Indonesia Incorporated” akan menjadi fondasi kebangkitan ekonomi nasional yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Prof. Rokhmin Highlights Digital Transformation in International Academic Forum

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Prof. Dr. Ir. H. Rokhmin Dahuri, member of Indonesia’s House of Representatives Commission IV and Rector of Universitas UMMI Bogor, called digital transformation a critical priority for national development during the International Seminar “Advancing Digital Governance, Smart Logistics, and Strategic Communication for Future Hospitality and Public Service Systems” on February 14, 2026.

The seminar, organized by the Institute of Social Sciences and Management (STIAMI) Jakarta, was held in a hybrid format, connecting participants from multiple continents.

The forum brought together academics from Europe and Asia, including Dr. Tasente Tanase from OVIDIUS University of Constanta, Romania; Prof. Dr. Kim Soo Il, Emeritus Professor at Busan University of Foreign Studies, South Korea; and Prof. Dr. Ilham Sentosa, MPA, Ph.D., Senior Lecturer at Universiti Kuala Lumpur (UniKL). The event offered a platform for cross-national dialogue on leveraging technology to strengthen governance and public service systems.

Addressing the audience, Prof. Rokhmin emphasized that digitalization is no longer optional. Countries that can implement effective digital governance, smart logistics, and strategic communication are better positioned to compete globally. He warned that nations slow to embrace digital innovation risk falling behind in economic growth, public service quality, and technological leadership.

Linking the discussion to Indonesia’s long-term vision, Indonesia Emas 2045, Prof. Rokhmin stressed that digitalization must underpin public service reform, economic advancement, and technological mastery. “We face unprecedented disruption from rapid technological change, rising geopolitical tensions, and climate challenges. Digital transformation is fundamental, not optional,” he said.

He also highlighted the importance of integrated data systems, strong cybersecurity, adaptive regulations, and skilled human resources to ensure successful digital governance. Beyond government, Prof. Rokhmin urged collaboration with the private sector, civil society, and international partners, warning that development that harms natural resources and ecosystems is “a deferred crisis, not progress.”

The seminar demonstrated the global relevance of digital transformation and served as a forum for academics, policymakers, and practitioners to share insights, explore partnerships, and shape policies that will guide Indonesia and other nations through the challenges of the digital era.

Continue Reading

News

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Suntik Motivasi Siswa di Gowa: Kenali Diri, Percaya Diri, dan Disiplin

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, memberikan motivasi dan penguatan karakter kepada ratusan siswa SMK Negeri 5 Gowa saat melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Selatan, Sabtu (14/2).

Melalui kegiatan Pagi Ceria yang berlangsung penuh semangat, Abdul Mu’ti mengajak para peserta didik untuk terus belajar, optimistis, dan mengembangkan potensi diri sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa setiap anak memiliki potensi, bakat, dan kemampuan unik yang dapat berkembang menjadi keunggulan apabila diasah dengan kesungguhan dan kerja keras. Kehebatan, menurutnya, tidak semata-mata diukur dari capaian akademik, melainkan dari kemampuan menemukan dan mengembangkan potensi diri.

“Anak-anakku sekalian, kalian semua akan bisa menjadi anak-anak yang hebat. Kalian semua punya potensi, kemampuan, dan bakat. Bakat itu akan menjadi hebat kalau kalian bersungguh-sungguh mewujudkannya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Mu’ti menyampaikan tiga pesan utama sebagai kunci keberhasilan siswa.

Pertama, mengenali diri sendiri. Ia menekankan pentingnya memahami minat, potensi, dan arah pengembangan diri sebagai langkah awal menjadi pribadi unggul.

“Langkah pertama untuk menjadi anak yang hebat adalah kenali dirimu. Andalah yang paling tahu kemampuan seperti apa yang kalian miliki,” pesannya.

Kedua, membangun rasa percaya diri. Setiap siswa memiliki peluang untuk sukses sesuai bakat masing-masing. Kepercayaan diri menjadi fondasi agar potensi berkembang secara optimal.

Ketiga, disiplin diri (self-discipline). Ia menegaskan bahwa kesuksesan lahir dari kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten tanpa harus menunggu arahan orang lain.

“Mereka yang sukses adalah mereka yang menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya dan efektif. Ada waktu untuk belajar, bermain, dan beristirahat. Kalian sendiri yang mengatur. You are the manager of your own,” tegasnya.

Abdul Mu’ti juga mengingatkan para siswa bahwa perkembangan teknologi akan terus membawa perubahan. Sejumlah pekerjaan mungkin hilang akibat transformasi digital, tetapi di saat yang sama peluang baru juga bermunculan.

Karena itu, siswa didorong untuk adaptif, berani mencoba hal baru, dan tidak takut melakukan kesalahan dalam proses belajar. Selain kompetensi teknis, ia menekankan pentingnya penguatan soft skills seperti berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kemampuan beradaptasi.

“Tidak ada satupun ilmu yang tidak berguna dan tidak ada keterampilan yang tidak bermanfaat. Jika kalian memiliki soft skills yang baik, di manapun berada kalian akan mampu bekerja dengan baik sebagai seorang profesional,” ujarnya.

Kepala SMK Negeri 5 Gowa, Muhammad Ilyas, menyampaikan bahwa Program Pagi Ceria di sekolahnya rutin dilaksanakan setiap Rabu pukul 07.15 WITA. Program tersebut dinilai berdampak positif dalam meningkatkan kedisiplinan dan motivasi siswa untuk datang lebih awal.

Ia menambahkan, kehadiran Mendikdasmen memberikan pengalaman berkesan bagi siswa karena dapat berdialog langsung dengan menteri.

Kegiatan yang diikuti seluruh warga sekolah itu diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, dan Senam Anak Indonesia Hebat. Program Pagi Ceria merupakan inisiatif Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk membangun kebiasaan positif dengan memulai hari secara sehat, ceria, dan penuh semangat sebelum pembelajaran dimulai.

Melalui kunjungan ini, Kemendikdasmen menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada penguatan karakter dan kompetensi abad ke-21, agar siswa tumbuh menjadi generasi percaya diri, disiplin, adaptif, dan siap menghadapi masa depan.

Continue Reading

News

Kemendikdasmen Borong 7 Penghargaan PRIA 2026, Bukti Komunikasi Publik Makin Strategis

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday. com – Kinerja komunikasi publik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meraih pengakuan nasional. Dalam ajang The 11th PR Indonesia Awards 2026, Kemendikdasmen memborong tujuh penghargaan sekaligus, menegaskan peran strategis kehumasan dalam menyampaikan program pendidikan kepada masyarakat.

Penghargaan tersebut diraih melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK). Malam penganugerahan digelar di Taman Budaya Embung Giwangan, Jumat (13/2/2026).

PRIA merupakan penghargaan tahunan yang digagas oleh PR Indonesia Group dan dikenal sebagai barometer kinerja kehumasan di Tanah Air. Tahun ini, lebih dari 580 entri dari korporasi, kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah bersaing dalam sembilan kategori, mulai dari Insan PR, owned media, kanal digital, manajemen krisis, laporan tahunan, hingga program public affairs.

Di tengah persaingan ketat tersebut, Ditjen Pendidikan Vokasi PKPLK tampil sebagai salah satu peraih penghargaan terbanyak.

Ditjen Pendidikan Vokasi PKPLK meraih penghargaan pada Kategori Departemen PR – Subkategori Kementerian, sebagai pengakuan atas tata kelola komunikasi yang dinilai efektif dan profesional.

Tiga program unggulan juga mendapat apresiasi di Kategori Program PR, yakni:

  • Digital PR melalui program Apresiasi Karya Vokasi untuk Negeri (AKVUN);
  • Government PR melalui Festival Kolaboratif Harmoni Bintang;
  • Government PR melalui Gelar Karya Vokasi PKPLK 2025.

Di sektor pelaporan, Ditjen Pendidikan Vokasi PKPLK meraih penghargaan Kategori Laporan Tahunan – Subkategori Annual Report lewat laporan bertajuk “Semua Bisa Berdaya”.

Sementara itu, Direktorat PKPLK menambah dua penghargaan lainnya, masing-masing pada Kategori Insan PR atas nama Cecep Somantri serta Kategori Laporan Tahunan – Subkategori Annual Report dengan laporan berjudul “Setapak Berdampak”.

Capaian tersebut dinilai sebagai bukti penguatan strategi komunikasi, pengelolaan informasi, hingga penyusunan laporan yang semakin transparan dan akuntabel.

Pada ajang yang sama, Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikdasmen, Anang Ristanto, meraih penghargaan khusus Kepemimpinan Kehumasan Inspiratif. Penghargaan ini diberikan kepada pimpinan humas yang dinilai mampu membawa perubahan signifikan terhadap kualitas layanan komunikasi di institusinya.

“Terima kasih atas penghargaan ini. Saya menerimanya mewakili seluruh tim humas Kemendikdasmen. Semoga menjadi pemantik semangat untuk terus berkarya mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua,” ujar Anang.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi PKPLK, Tatang Muttaqin, menegaskan penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme tim komunikasi, khususnya dalam menyampaikan program dan kebijakan strategis kementerian kepada publik.

Sementara itu, CEO PR Indonesia Group, Asmono Wikan, menyebut kualitas kehumasan di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Menurutnya, komunikasi kini semakin mengambil peran penting dalam ekosistem organisasi.

Dengan torehan tujuh penghargaan di PRIA 2026, Kemendikdasmen menegaskan bahwa keberhasilan program pendidikan tidak hanya diukur dari implementasi kebijakan, tetapi juga dari efektivitas penyampaian pesan dan manfaatnya kepada masyarakat luas.

Continue Reading

News

Kemendikdasmen Raih Nilai Indeks Reformasi Birokrasi 91,56, Lampaui Rata-Rata Nasional

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Capaian Reformasi Birokrasi (RB) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berhasil menorehkan penilaian baik pada tahun 2025. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), Kemendikdasmen meraih Indeks RB sebesar 91,56. 

Merujuk hasil evaluasi KemenPAN-RB, nilai RB General Kemendikdasmen adalah 84, sementara untuk RB Tematik mendapat nilai 7,56. Data tersebut juga menunjukkan bahwa sebagian besar indikator Pelaksanaan Kebijakan Reformasi Birokrasi di Kemendikdasmen telah memenuhi target dengan nilai baik. Dari total 18 indikator, sebanyak 16 indikator menorehkan nilai baik dengan persentase capaian pelaksanaan sebesar 88,89 persen. 

Adapun lima indikator dengan capaian tertinggi antara lain yaitu 1) Penyederhanaan Struktur Organisasi: dengan nilai 100 persen, 2) Sistem Kerja untuk Penyederhanaan Birokrasi 100 persen, 3) Indeks Reformasi Hukum 99,33 persen, 4) Digitalisasi Arsip 98 persen, dan 5) Indeks Perencanaan Pembangunan 96 persen. 

Selain itu, pada indikator Sasaran Strategis Reformasi Birokrasi, Kemendikdasmen juga dinilai berkinerja positif dengan capaian 75 persen. Tiga indikator dengan nilai tertinggi yaitu 1) Opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) 100 persen, 2) Survei Kepuasan Masyarakat 90,12 persen dan 3) Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) 84,56 persen. 

Lebih lanjut, pada evaluasi RB Tematik, capaian RB Kemendikdasmen mencapai 75,60 persen. Nilai tersebut melampaui rata-rata nasional sebesar 62,30 persen. Capaian positif lainnya juga dihasilkan pada evaluasi RB General dengan capaian 97,30 persen (melampaui rata-rata nasional 72,87 persen). 

“Secara keseluruhan, hasil evaluasi ini menunjukkan bahwa RB Kemendikdasmen berjalan dengan baik dan menunjukkan tingkat kualitas tata kelola, transparansi, serta pelayanan publik yang nyata pada masyakarat. Ke depan, kami akan terus memperkuat transformasi birokrasi agar semakin adaptif, akuntabel, dan berdampak nyata guna mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,” ujar Seketaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, di Jakarta, Jumat (13/2).

Continue Reading

News

Empat Skema MBG di Bulan Ramadhan

Published

on

Monitorday.Com – Ramadhan 2026 menjadi momentum pembuktian bahwa program sosial tak harus berhenti ketika ritme ibadah berubah. Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama bulan puasa dengan empat skema penyaluran yang disesuaikan dengan karakter penerima manfaat. Sebuah langkah adaptif yang tak hanya administratif, tetapi juga kultural.

Di tengah suasana sekolah yang lebih lengang pada siang hari, dan dapur-dapur MBG yang tetap mengepul, BGN merancang pola distribusi yang fleksibel. Untuk siswa yang berpuasa, makanan tahan lama akan dibagikan agar dapat dibawa pulang dan dikonsumsi saat berbuka. Kurma, abon, hingga telur asin menjadi contoh menu yang dipilih—praktis, bernilai gizi, dan sesuai tradisi berbuka masyarakat Indonesia.

Namun tidak semua wilayah memiliki mayoritas siswa yang berpuasa. Untuk sekolah-sekolah di daerah dengan komposisi beragam, MBG tetap berjalan seperti biasa. Pendekatan ini menunjukkan sensitivitas kebijakan: negara hadir tanpa menyeragamkan kondisi sosial. Sementara itu, bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita, layanan tetap berlangsung normal. Asupan gizi bagi kelompok rentan tidak boleh terhenti oleh perubahan kalender ibadah.

Skema khusus juga diterapkan bagi pesantren. Penyaluran makanan digeser ke waktu berbuka puasa, menyesuaikan ritme kegiatan santri. Di sinilah fleksibilitas program diuji—bagaimana memastikan distribusi tepat waktu, tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah, sekaligus menjaga kualitas makanan tetap layak konsumsi.

Pilihan menu selama Ramadhan dirancang variatif. Selain makanan tahan lama, tersedia sumber protein seperti telur rebus, telur pindang, dan susu. Buah-buahan seperti pisang, apel, dan jeruk melengkapi kebutuhan serat dan vitamin. Bahkan makanan lokal seperti kue lumpur, klepon, dan pukis turut dihadirkan, memberi sentuhan kearifan lokal dalam program nasional. BGN juga menegaskan bahwa jika terjadi kelebihan permintaan pada satu komoditas, menu dapat dialihkan ke jenis lain, memastikan kelancaran distribusi.

Di balik skema ini, terdapat pertimbangan mendasar: memastikan pemenuhan gizi tetap optimal tanpa mengganggu ibadah puasa. Keberlanjutan program juga menjadi prioritas, terutama dalam upaya menekan angka stunting. MBG bukan sekadar program makan, melainkan bagian dari strategi jangka panjang pembangunan kualitas sumber daya manusia.

Data per 6 Februari 2026 menunjukkan capaian yang signifikan. Sebanyak 60.154.640 orang tercatat sebagai penerima manfaat. Jumlah dapur MBG mencapai 22.734 unit, dengan dukungan 975.411 tenaga kerja di seluruh Indonesia. Angka-angka ini menggambarkan ekosistem besar yang bergerak—dari petani, pemasok bahan pangan, hingga tenaga distribusi.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan komitmen tersebut. “Untuk Ramadhan, Makan Bergizi Gratis akan tetap berlanjut. Jadi ada empat mekanisme yang akan kita kembangkan,” ujarnya. Pernyataan itu bukan sekadar penegasan teknis, melainkan sinyal bahwa negara berupaya adaptif terhadap dinamika sosial-keagamaan masyarakatnya.

Ramadhan selalu mengajarkan tentang keseimbangan—antara menahan diri dan berbagi, antara spiritualitas dan kepedulian sosial. Dalam konteks itulah MBG menemukan relevansinya. Program ini mencoba menjembatani kebutuhan biologis dan kesadaran spiritual, memastikan bahwa puasa tidak menjadi alasan terhentinya hak atas gizi yang layak.

Di dapur-dapur MBG, aroma makanan mungkin baru akan benar-benar dinikmati saat matahari terbenam. Tetapi kerja memastikan kecukupan gizi bangsa tetap berlangsung sejak pagi. Sebuah ikhtiar sunyi yang, seperti puasa itu sendiri, bertumpu pada ketekunan dan niat menjaga kehidupan.

Continue Reading

News

Prabowo Minta Qodari Kumpulkan Video Kritik Program MBG

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari untuk mengumpulkan video dari berbagai pihak yang mengkritik dan menghina program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Instruksi tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2). Ia menyoroti adanya kritik dari sejumlah kalangan terdidik, termasuk yang bergelar profesor, yang menilai program MBG akan gagal dan hanya menghamburkan uang rakyat.

“Bagi mereka yang waktu kita baru mulai satu bulan kita sudah dihina, sudah diramalkan pasti gagal, Pak Qodari tolong dikumpulin video klip yang ramal kita pasti gagal yang katakan saya hina bangsa Indonesia,” ujar Prabowo.

Prabowo menegaskan, program MBG semata-mata bertujuan menyelamatkan anak-anak Indonesia serta meningkatkan kualitas gizi generasi penerus bangsa. Ia mengaku bingung dengan tudingan bahwa kebijakan tersebut merupakan bentuk penghinaan terhadap rakyat.

“Ini harus ada rekam digital, direkam semua. Insya Allah kita mencapai 80 sekian juta (penerima manfaat), biar saya tiap malam bisa lihat-lihat, enggak apa-apa, aduh apa iya, ya, saya hina bangsa Indonesia,” katanya.

Menurut Prabowo, hingga Jumat (13/2), jumlah penerima manfaat MBG telah melampaui 60 juta orang per hari, mulai dari anak-anak hingga ibu hamil. Ia menyebut capaian tersebut sebagai salah satu prestasi besar Indonesia di bidang kesejahteraan sosial.

Prabowo juga membandingkan skala program tersebut dengan jumlah penduduk sejumlah negara. “Jumlah ini kira-kira setara dengan memberi makan seluruh penduduk Afrika Selatan tiap hari, atau sama dengan sepuluh kali Singapura tiap hari, atau dua kali Malaysia tiap hari,” ujarnya.

Continue Reading

News

Selain Didit, Ternyata ini Anak Presiden Prabowo? Tapi..

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Selain Didit yang selama ini dikenal publik, ternyata ada sosok lain yang kerap disebut sebagai “anak” Presiden Prabowo. Namun bukan dalam arti biologis. Publik dibuat penasaran ketika Presiden berulang kali menyebut sejumlah tokoh muda sebagai bagian dari generasi yang ia bina dan banggakan, layaknya seorang ayah terhadap putranya. Ungkapan itu memantik pertanyaan: siapa sebenarnya yang dimaksud?

Jawabannya terungkap dalam momen penuh apresiasi saat Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan menganugerahkan Bintang Mahaputera kepada Listyo Sigit Prabowo, sebagai bentuk kebanggaan atas kinerja luar biasa Polri.

Pernyataan itu disampaikan dalam acara peresmian 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Markas Besar Polri, Jakarta, Jumat (13/2/2026). Di hadapan jajaran kepolisian dan para undangan, Presiden berbicara dengan nada hangat dan penuh penghargaan.

Ia mengibaratkan pemberian Bintang Mahaputera tersebut sebagai kebahagiaan seorang bapak yang menyaksikan anaknya tumbuh, bekerja keras, dan berprestasi untuk bangsa dan negara. Menurut Presiden, keberhasilan Polri hari ini bukan hanya tercermin dari stabilitas keamanan yang terjaga, tetapi juga dari kontribusi nyata dalam mendukung program strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat.

Keterlibatan Polri dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penguatan ketahanan pangan nasional menjadi bukti konkret transformasi institusi Bhayangkara. Pembangunan SPPG dan gudang ketahanan pangan menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra aktif pemerintah dalam memastikan kesejahteraan masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Polri dinilai mampu menjawab tantangan zaman dengan profesionalisme dan pendekatan yang humanis. Reformasi pelayanan publik, penguatan transparansi, hingga respons cepat terhadap berbagai dinamika sosial menjadi bagian dari kinerja yang diapresiasi Presiden.

“Ini kebahagiaan seorang bapak bisa mengucapkan terima kasih kepada anaknya,” ujar Presiden, menegaskan bahwa penghargaan tersebut adalah simbol kepercayaan dan pengakuan atas dedikasi yang telah ditunjukkan Kapolri beserta seluruh jajaran.

Presiden juga menekankan bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi utama pembangunan nasional. Tanpa keamanan yang terjaga, pertumbuhan ekonomi dan program kesejahteraan tidak akan berjalan optimal. Karena itu, peran Polri dinilai sangat strategis dalam menjaga kesinambungan pembangunan.

Rencana penganugerahan Bintang Mahaputera akan dituangkan dalam keputusan resmi Presiden. Momentum tersebut menjadi suntikan moral bagi seluruh personel Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan nada bangga, Presiden menutup pernyataannya dengan harapan agar Polri terus menjadi institusi yang kuat, dipercaya, dan dicintai rakyat. Seperti seorang ayah yang melihat anaknya berhasil, kebahagiaan itu bukan hanya milik pribadi, tetapi menjadi kebanggaan seluruh bangsa.

Continue Reading

News

Pemerintah Terbitkan Aturan Pembelajaran Ramadan 2026, Ini Skema Lengkapnya

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi menerbitkan Surat Edaran Bersama (SEB) tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.

SEB tersebut ditandatangani oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Agama Nasaruddin Umar, serta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Aturan ini menjadi pedoman bagi pemerintah daerah, kantor wilayah Kemenag, serta satuan pendidikan dalam menyelenggarakan pembelajaran selama Ramadan hingga pasca-Idulfitri.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan bahwa kebijakan ini dirancang untuk memastikan proses pembelajaran tetap berjalan efektif sekaligus mendukung penguatan karakter dan spiritualitas peserta didik.

“Bulan Ramadan adalah momentum penting untuk membentuk karakter, memperkuat iman dan takwa, serta menumbuhkan kepedulian sosial peserta didik. Melalui pengaturan pembelajaran yang adaptif dan humanis, kami ingin memastikan anak-anak tetap belajar dengan bermakna tanpa terbebani,” ujar Abdul Mu’ti di Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Berdasarkan SEB, skema pembelajaran Ramadan 2026 dibagi ke dalam beberapa tahap:

1. 18–21 Februari 2026
Pembelajaran dilaksanakan secara mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat berdasarkan penugasan dari satuan pendidikan. Penugasan diharapkan sederhana, menyenangkan, tidak membebani, serta meminimalkan penggunaan gawai dan internet.

2. 23 Februari–14 Maret 2026
Pembelajaran berlangsung di sekolah, madrasah, atau satuan pendidikan keagamaan. Selain kegiatan akademik, dianjurkan pelaksanaan kegiatan yang meningkatkan iman dan takwa, akhlak mulia, kepemimpinan, serta kepedulian sosial.

Bagi peserta didik beragama Islam, dianjurkan mengikuti tadarus Al-Qur’an, pesantren kilat, dan kajian keislaman. Sementara itu, peserta didik non-Islam dianjurkan mengikuti bimbingan rohani sesuai agama dan kepercayaannya.

3. Libur Idulfitri
Libur bersama Idulfitri berlangsung pada 16–20 Maret dan 23–27 Maret 2026. Peserta didik diharapkan memanfaatkan momen tersebut untuk mempererat silaturahmi dan persaudaraan. Kegiatan pembelajaran kembali berjalan normal pada 30 Maret 2026.

Dalam SEB ditegaskan, pemerintah daerah dan kantor wilayah Kementerian Agama diminta menyusun perencanaan pembelajaran selama Ramadan serta memastikan pelaksanaannya selaras di seluruh satuan pendidikan.

Kepala satuan pendidikan diinstruksikan menyesuaikan aktivitas pembelajaran, antara lain dengan mengurangi intensitas kegiatan fisik seperti PJOK, memperkuat asesmen formatif, serta memberi perhatian khusus kepada anak berkebutuhan khusus dan peserta didik yang berpotensi mengalami ketertinggalan belajar.

Selain itu, sekolah wajib menjaga keamanan aset selama masa libur dan menyediakan kanal pelaporan bagi orang tua terkait keselamatan serta perlindungan peserta didik.

Adapun peran orang tua atau wali murid saat pembelajaran mandiri di rumah meliputi pendampingan praktik 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, penguatan literasi dan numerasi, pengaturan penggunaan gawai secara bijak, mendorong keterlibatan anak dalam kegiatan sosial-keagamaan, serta melindungi anak dari kekerasan, eksploitasi, dan praktik pernikahan usia dini.

Abdul Mu’ti menegaskan, kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah menjadi kunci keberhasilan kebijakan ini.

“Kami mengajak seluruh pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan orang tua untuk bersinergi. Ramadan harus menjadi ruang pendidikan karakter yang kuat, sekaligus memastikan hak belajar anak tetap terpenuhi secara optimal,” tegasnya.

Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap pembelajaran selama Ramadan 1447 Hijriah dapat berlangsung tertib, adaptif, serta mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang berilmu, berakhlak mulia, dan berdaya saing.

Continue Reading

News

Prabowo Resmikan SPPG Polri, Apresiasi Kinerja Kepolisian

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Presiden terpilih Prabowo Subianto meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG ) Polri di Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (13/02/2026). Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Kepolisian Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Acara peresmian ini menjadi sorotan, mengingat Prabowo juga menyuarakan pandangannya mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas dalam kabinetnya mendatang. Pernyataan ini disampaikan di hadapan jajaran petinggi Polri dan para peserta didik SPPG.

Dalam sambutannya, Prabowo menekankan pentingnya peran Polri dalam menjaga stabilitas dan keamanan negara, serta menegakkan hukum. Ia secara khusus memuji dedikasi dan profesionalisme institusi kepolisian yang terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Apresiasi ini mengindikasikan dukungan kuat dari presiden terpilih terhadap institusi penegak hukum.

Lebih lanjut, Prabowo menyinggung mengenai program Makan Bergizi Gratis yang akan segera diimplementasikan. Ia menyampaikan tantangan dan visi di balik program tersebut, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pemenuhan gizi yang layak bagi generasi muda.

Peresmian SPPG Polri sendiri merupakan langkah strategis dalam upaya pengembangan dan peningkatan kapasitas personel kepolisian di masa depan. Fasilitas pendidikan ini diharapkan mampu mencetak anggota Polri yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi berbagai tantangan kamtibmas.

Kedatangan Prabowo dalam peresmian ini menandai komitmen pemerintahannya terhadap penguatan sektor keamanan dan kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara pemerintah dan kepolisian, seiring dengan implementasi program-program prioritas, diharapkan dapat membawa dampak positif bagi kemajuan bangsa.

Continue Reading

News

Apakah Emas Masih Aman Di 2026?

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Perdebatan mengenai keamanan emas sebagai aset investasi hingga tahun 2026 semakin mengemuka di kalangan investor dan analis. Ketidakpastian ekonomi global dan dinamika pasar menjadi faktor utama yang memicu pertanyaan krusial ini.

Emas secara tradisional dipandang sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi dan volatilitas pasar. Namun, perubahan lanskap ekonomi dan moneter global memunculkan pertanyaan mengenai efektivitasnya di masa depan, seiring dengan tantangan dan peluang baru yang muncul.

Sejumlah analis pasar berpendapat bahwa emas akan tetap relevan sebagai komponen portofolio yang stabil. Mereka menyoroti peran emas sebagai penyimpan nilai di tengah inflasi yang persisten dan potensi pelemahan mata uang fiat, menjadikannya pilihan menarik untuk diversifikasi risiko.

Di sisi lain, beberapa ekonom menyatakan bahwa kenaikan suku bunga acuan oleh bank sentral global dapat mengurangi daya tarik emas. Instrumen investasi lain seperti obligasi dengan imbal hasil yang lebih tinggi bisa menjadi alternatif yang lebih menarik bagi investor yang mencari pengembalian dari aset tanpa bunga.

Faktor geopolitik dan permintaan dari bank sentral juga diproyeksikan akan sangat mempengaruhi harga emas. Eskalasi konflik regional atau kebijakan moneter yang tidak konvensional dapat meningkatkan permintaan terhadap logam mulia ini sebagai aset ‘safe haven’ utama, memperkuat posisinya di pasar.

Oleh karena itu, prospek emas hingga 2026 kemungkinan besar akan ditentukan oleh interaksi kompleks antara kebijakan moneter, tingkat inflasi, kondisi geopolitik, dan sentimen investor secara keseluruhan. Para ahli menyarankan pendekatan yang cermat dan analisis mendalam dalam mengambil keputusan investasi terkait emas.

Continue Reading

Monitor Saham BUMN



News9 minutes ago

Prof. Rokhmin Highlights Digital Transformation in International Academic Forum

News16 minutes ago

Prabowo Paparkan “Indonesia Incorporated” di Forum Indonesia Economic Outlook 2026, Apa Itu?

News1 hour ago

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Suntik Motivasi Siswa di Gowa: Kenali Diri, Percaya Diri, dan Disiplin

News2 hours ago

Kemendikdasmen Borong 7 Penghargaan PRIA 2026, Bukti Komunikasi Publik Makin Strategis

LakeyBanget12 hours ago

Janice Tjen Bidik Hattrick Babak Kedua di Timur Tengah, Tantang Yastremska di Dubai

LakeyBanget12 hours ago

Prediksi Grid MotoGP 2027 Versi Marc Marquez: Alex Marquez ke Ducati

LakeyBanget13 hours ago

Terinspirasi Real Madrid, Striker Persib Bertekad Hajar Ratchaburi

News13 hours ago

Kemendikdasmen Raih Nilai Indeks Reformasi Birokrasi 91,56, Lampaui Rata-Rata Nasional

Ruang Sujud14 hours ago

MBG: Dari Nilai Sahabat Nabi ke Kebijakan Nasional

Ruang Sujud14 hours ago

Kisah Berhala yang Bisa Bicara dan Menyampaikan Kebenaran Nabi Muhammad

News18 hours ago

Empat Skema MBG di Bulan Ramadhan

Ruang Sujud19 hours ago

Inilah Kota dengan Waktu Puasa Terlama di Dunia

News22 hours ago

Prabowo Minta Qodari Kumpulkan Video Kritik Program MBG

News23 hours ago

Selain Didit, Ternyata ini Anak Presiden Prabowo? Tapi..

LakeyBanget23 hours ago

Petuah Simon Tahamata untuk Timnas U-17 Jelang Piala Asia 2026

LakeyBanget23 hours ago

2 Klub Korsel Pilih Training Center Bali United, Menpora: Bukti Sport Tourism Indonesia Luar Biasa

News23 hours ago

Pemerintah Terbitkan Aturan Pembelajaran Ramadan 2026, Ini Skema Lengkapnya

News1 day ago

Prabowo Resmikan SPPG Polri, Apresiasi Kinerja Kepolisian

News1 day ago

Apakah Emas Masih Aman Di 2026?

News1 day ago

Prabowo: Ada Kelompok Politik Bangun Narasi Ketidakpercayaan

Banner subscribe popup ×

Berlangganan Berita Terbaru Monitorday

Dapat memilih lebih dari satu.