Monitorday.com – Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, menyayangkan kondisi pincang yang dialami timnya maupun Barcelona jelang laga big match Liga Champions 2025/26.
Duel antara dua raksasa Eropa ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu (1/10) waktu setempat atau Kamis (2/10) pukul 02.00 WIB di Stadion Olimpiade Lluis Companys, markas sementara Barcelona.
Pertandingan ini menjadi salah satu laga yang paling ditunggu pada matchday kedua fase liga Liga Champions, mengingat kedua tim memiliki gaya bermain yang nyaris identik: menyerang agresif dan bermain dengan garis pertahanan tinggi.
“Sungguh disayangkan banyaknya cedera yang dialami oleh kedua tim,” ujar Luis Enrique, dikutip dari FootBom.
“Ini bukan hanya merugikan saya dan Hansi Flick (pelatih Barcelona), tapi juga para penggemar yang ingin melihat pertandingan terbaik,” lanjutnya.
Pertandingan ini berpotensi kehilangan beberapa bintang utama. Dari kubu PSG, nama-nama seperti Ousmane Dembele, Khvicha Kvaratskhelia, Joao Neves, Desire Doue, Fabian Ruiz, Marquinhos, hingga Vitinha tengah menjalani perawatan cedera.
Sementara dari Barcelona, Lamine Yamal yang tampil gemilang musim ini masih diragukan tampil, sedangkan Fermin Lopez, Joan Garcia, Alejandro Balde, Gavi, Marc-Andre ter Stegen, dan Raphinha dipastikan absen.
Dembele, yang merupakan pemenang Ballon d’Or 2025, hampir dipastikan tidak akan tampil karena cedera paha. Yamal, yang berada di posisi kedua Ballon d’Or, juga belum pulih sepenuhnya.
“Kami harus siap menghadapi Barcelona, salah satu tim terbaik dunia, meski dalam kondisi yang tidak ideal,” tambah Enrique.
Laga ini juga menjadi momen reuni Luis Enrique dengan mantan klubnya, Barcelona, yang pernah ia antar meraih treble winner pada 2015. Kini, di PSG, Enrique membawa timnya tampil lebih konsisten dan terstruktur dengan gaya bermain yang menyerupai Blaugrana.
Musim lalu, PSG sukses menyapu bersih semua gelar domestik dan menjuarai Liga Champions, sementara Barcelona hanya mampu menembus babak semifinal.
Kemenangan atas Barcelona akan memperkuat posisi PSG di klasemen sementara fase liga dan menjadi sinyal bahwa mereka tetap kuat meski badai cedera melanda.
Duel PSG vs Barcelona bukan sekadar pertarungan dua klub elite, tapi juga adu filosofi sepak bola dan unjuk kualitas pelapis bintang yang kini harus tampil di tengah krisis cedera.