Monitorday.com – Marc Marquez resmi menyamai rekor legenda MotoGP, Valentino Rossi, setelah memastikan gelar juara dunia MotoGP 2025 usai finis di posisi kedua pada balapan GP Jepang di Sirkuit Motegi, Minggu (28/9). Hasil tersebut cukup untuk mengunci gelar musim ini, meski balapan masih menyisakan beberapa seri lagi.
Ini menjadi gelar juara dunia MotoGP ketujuh dalam karier Marquez di kelas premier. Pembalap asal Spanyol itu kini sejajar dengan Valentino Rossi, yang juga mengoleksi tujuh gelar di kelas utama.
Marquez sebelumnya menjadi juara dunia MotoGP pada 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, dan 2019. Kini, gelar ketujuhnya di tahun 2025 mempertegas statusnya sebagai salah satu pembalap terbaik sepanjang masa.
Tak hanya itu, baik Marquez maupun Rossi juga memiliki kesamaan prestasi di kelas bawah. Keduanya pernah menjuarai kelas Moto2 (atau kelas 250cc di era Rossi) dan kelas 125cc.
Pada balapan GP Jepang, Francesco Bagnaia tampil dominan dan berhasil meraih kemenangan dengan memimpin sejak awal hingga finis. Sementara Marquez memulai balapan dengan ritme stabil di posisi ketiga sebelum menyalip Pedro Acosta pada lap ke-11 untuk mengamankan posisi kedua.
Joan Mir kemudian mengisi posisi ketiga setelah Acosta melakukan kesalahan pengereman dan keluar lintasan. Marco Bezzecchi finis di urutan keempat.
Marquez sempat memperkecil jarak dengan Bagnaia menjadi 2,3 detik di empat lap terakhir, namun gagal mengejar posisi terdepan. Meski demikian, posisi kedua sudah cukup bagi Marquez untuk memastikan gelar juara dunia karena jumlah poinnya sudah tak terkejar oleh para rival.
Dalam wawancara usai balapan, Marquez tak kuasa menahan emosinya. Ia menangis di atas motornya dan mengungkapkan betapa sulitnya perjalanan yang telah ia lalui, termasuk cedera berat dan masa-masa kelam dalam kariernya.
“Aku ingin mengingat semua yang telah kulalui. Itu sangat sulit, tapi sekarang aku bisa berkata bahwa aku bangga pada diriku sendiri. Ini luar biasa,” ucap Marquez dengan mata berkaca-kaca.
Ia juga mengakui bahwa kesalahan besar dalam kariernya justru menjadi titik balik untuk bangkit dan kembali menjadi juara.
“Aku sempat melakukan kesalahan besar, lalu terlalu cepat kembali. Tapi aku terus berjuang… dan akhirnya menang lagi. Itu sangat berarti.”
Setelah memastikan gelar juara dunia, Marquez akan melanjutkan musim ke GP Indonesia di Sirkuit Mandalika pada 3–5 Oktober 2025. Meski titel sudah di tangan, penggemar tetap menantikan aksi sang juara di sisa musim, termasuk di tanah air.