Monitorday.com – Menikah adalah salah satu keputusan terbesar dalam hidup. Pilihan pasangan hidup tidak hanya mempengaruhi kehidupan dunia, tetapi juga kehidupan akhirat. Oleh karena itu, Islam memberikan solusi terbaik bagi mereka yang ragu atau bingung dalam memilih jodoh, yaitu dengan melaksanakan shalat Istikharah.
Shalat Istikharah adalah shalat sunnah yang dianjurkan bagi setiap Muslim yang ingin meminta petunjuk dari Allah dalam mengambil keputusan penting, termasuk dalam urusan jodoh. Dengan menjalankan shalat ini, seseorang menyerahkan keputusannya kepada Allah, Yang Maha Mengetahui segala sesuatu.
Apa Itu Shalat Istikharah?
Secara bahasa, Istikharah berasal dari kata “khair” yang berarti kebaikan. Jadi, shalat Istikharah berarti shalat untuk meminta petunjuk kepada Allah agar diberikan keputusan yang terbaik dalam suatu perkara. Rasulullah ﷺ bersabda:
“Jika salah seorang di antara kalian berniat melakukan sesuatu, maka hendaknya ia melakukan shalat dua rakaat selain shalat wajib, kemudian berdoa.” (HR. Bukhari)
Dalam konteks mencari jodoh, shalat Istikharah dilakukan agar Allah membimbing seseorang menuju pasangan yang terbaik bagi dirinya.
Mengapa Shalat Istikharah Penting dalam Memilih Jodoh?
Dalam kehidupan, seseorang mungkin dihadapkan pada beberapa pilihan jodoh. Kadang, ada kecocokan dari segi duniawi, tetapi hati masih ragu. Shalat Istikharah menjadi solusi agar keputusan yang diambil bukan hanya berdasarkan hawa nafsu atau pertimbangan duniawi semata, tetapi juga atas bimbingan Allah.
Beberapa manfaat shalat Istikharah dalam memilih jodoh:
1. Memohon petunjuk kepada Allah – Manusia memiliki keterbatasan dalam menilai seseorang, tetapi Allah Maha Mengetahui segala hal, termasuk apa yang tersembunyi.
2. Menjadikan hati lebih tenang – Setelah shalat Istikharah, seseorang akan merasa lebih yakin dan tidak bimbang dalam mengambil keputusan.
3. Menghindari kesalahan besar – Memilih pasangan hidup tanpa petunjuk dari Allah bisa berakibat buruk di masa depan. Dengan shalat Istikharah, seseorang bisa terhindar dari keputusan yang salah.
Tata Cara Shalat Istikharah untuk Memilih Jodoh
Shalat Istikharah untuk jodoh dilakukan seperti shalat sunnah lainnya, yakni dua rakaat, lalu diikuti dengan doa Istikharah. Berikut langkah-langkahnya:
1. Niat Shalat Istikharah
Shalat Istikharah dimulai dengan niat dalam hati. Contoh niatnya:
“Usholli sunnatal istikharati rok’ataini lillahi ta’ala.”
(Artinya: Aku niat shalat sunnah Istikharah dua rakaat karena Allah Ta’ala.)
2. Mengerjakan Dua Rakaat Shalat
Rakaat pertama: Membaca surat Al-Fatihah, lalu membaca surat pilihan (disarankan surat Al-Kafirun).
Rakaat kedua: Membaca surat Al-Fatihah, lalu membaca surat pilihan (disarankan surat Al-Ikhlas).
Setelah tasyahud akhir, memberi salam.
3. Membaca Doa Istikharah
Setelah selesai shalat, seseorang membaca doa Istikharah yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ:
“Allahumma inni astakhiruka bi’ilmika, wa astaqdiruka biqudratika, wa as’aluka min fadhlikal ‘adzim…”
Dalam doa ini, seseorang bisa menyebutkan nama calon pasangan yang sedang dipertimbangkan. Jika lebih dari satu calon, seseorang bisa mengulang shalat Istikharah beberapa kali.
Bagaimana Cara Mengetahui Jawaban dari Shalat Istikharah?
Banyak orang mengira bahwa jawaban dari shalat Istikharah selalu datang dalam bentuk mimpi. Padahal, tidak selalu demikian. Allah bisa memberikan petunjuk melalui berbagai cara, seperti:
1. Hati merasa lebih mantap dan tenang – Jika setelah beristikharah seseorang merasa yakin dengan pilihannya, itu bisa menjadi tanda dari Allah.
2. Ada kemudahan dalam prosesnya – Jika hubungan dengan calon pasangan berjalan lancar dan tanpa hambatan berarti, itu bisa menjadi pertanda baik.
3. Terjadi halangan atau rintangan – Jika setelah beristikharah justru banyak hambatan dalam hubungan, itu bisa menjadi tanda bahwa pasangan tersebut bukan yang terbaik.
Namun, yang terpenting setelah shalat Istikharah adalah tetap berikhtiar dan menerima keputusan Allah dengan lapang dada.
Kapan Waktu Terbaik untuk Shalat Istikharah?
Shalat Istikharah bisa dilakukan kapan saja, kecuali pada waktu-waktu yang dilarang, seperti setelah shalat Subuh hingga matahari terbit dan setelah shalat Asar hingga matahari terbenam. Namun, waktu terbaik adalah di sepertiga malam terakhir, saat doa lebih mustajab.
Berapa Kali Shalat Istikharah Dilakukan?
Tidak ada batasan jumlah pelaksanaan shalat Istikharah. Jika masih ragu, seseorang bisa mengulang shalat ini hingga hatinya merasa yakin dengan keputusannya.
Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Shalat Istikharah
Beberapa kesalahan yang sering terjadi saat melaksanakan shalat Istikharah dalam memilih jodoh adalah:
1. Hanya mengandalkan Istikharah tanpa ikhtiar – Seseorang tetap harus berusaha mengenal calon pasangan, menanyakan kepada orang terpercaya, serta mempertimbangkan nilai-nilai agama.
2. Mengharapkan mimpi sebagai satu-satunya jawaban – Jawaban Istikharah tidak selalu berupa mimpi, tetapi juga bisa berupa perasaan hati yang tenang atau kejadian nyata yang memudahkan atau menghalangi keputusan.
3. Tidak berserah diri kepada Allah – Setelah shalat Istikharah, seseorang harus menerima apa pun hasilnya dengan ikhlas dan yakin bahwa itulah yang terbaik menurut Allah.
Kesimpulan
Shalat Istikharah adalah solusi terbaik bagi seorang Muslim yang sedang menghadapi kebimbangan dalam memilih jodoh. Dengan melaksanakan shalat dua rakaat dan membaca doa Istikharah, seseorang menyerahkan keputusannya kepada Allah. Jawaban dari shalat ini bisa datang dalam berbagai bentuk, seperti ketenangan hati, kemudahan dalam proses, atau bahkan hambatan yang muncul. Yang terpenting adalah tetap berikhtiar dan menerima hasilnya dengan lapang dada.
Menikah adalah ibadah yang panjang, maka memilih pasangan tidak boleh hanya berdasarkan emosi atau hawa nafsu semata. Dengan shalat Istikharah, insyaAllah keputusan yang diambil akan membawa keberkahan dalam kehidupan rumah tangga.