Connect with us

Sikap Politik Warga Muhammadiyah

Situasi politik yang mulai menghangat jelang gelaran Pilpres 2024 tidak membuat warga Muhammadiyah terusik. Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Prof. Abdul Mu’ti menuturkan di dalam X bahwa warga Muhammadiyah kini menyikapi situasi politik dengan lebih dewasa.

Deni Irawan

Published

on

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sportechment

Timnas Indonesia U-17 Permalukan Korea Selatan, Berkat Gol Penalti Evandra

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Timnas U-17 Indonesia berhasil meraih kemenangan penting dengan mengalahkan Timnas U-17 Korea Selatan 1-0 pada laga penyisihan Grup C Piala Asia U-17 2025 yang digelar di Prince Abdullah Al Faisal Stadium, Jumat (4/4).

Gol tunggal Indonesia dicetak oleh Evandra Florasta melalui eksekusi penalti pada menit ke-90+3.

Pada babak pertama, Indonesia hampir mencetak gol lebih awal lewat Mierza Firjatullah yang berhadapan langsung dengan kiper Korea, Park Dohun, pada menit ke-14. Namun, peluang tersebut berhasil digagalkan setelah bola berhasil direbut oleh Park Dohun.

Beberapa saat kemudian, Korea Selatan memiliki kesempatan emas melalui Kim Yegeon pada menit ke-17, namun tembakannya berhasil diamankan oleh kiper Dafa Al Gasemi.

Indonesia lebih banyak bermain bertahan di babak pertama dan mengandalkan serangan balik cepat. Sementara itu, Korea Selatan mencoba memanfaatkan tendangan dari luar kotak penalti, tetapi usaha mereka belum membuahkan hasil.

Pada menit ke-37, Indonesia mendapatkan peluang melalui penalti setelah handball oleh Soo Yoonwoo, bek Korea Selatan. Eksekusi pertama Evandra Florasta sempat gagal, namun ia berhasil memanfaatkan bola rebound dan menceploskannya ke gawang, membawa Indonesia unggul 1-0.

Memasuki babak kedua, Korea Selatan langsung memberikan tekanan. Ji Geon Young mencoba melepaskan tembakan pada menit ke-55, tetapi bola melebar dari gawang Indonesia.

Beberapa pergantian pemain terjadi akibat kram yang dialami oleh pemain kedua tim hingga menit ke-60. Pada menit ke-67, Jim Geongyoung memiliki peluang dari luar kotak penalti, namun tendangannya dapat ditepis oleh kiper Dafa.

Pada menit ke-70, Hang Woo-sik mendapatkan bola liar di depan gawang Indonesia, tetapi tendangannya masih melebar tipis. Korea Selatan terus berusaha menekan, namun percobaan-percobaan dari Byeongchan dan Park Seo-joon pada menit ke-81 dan 85 masing-masing masih melambung dan melebar dari sasaran.

Skor 1-0 untuk Indonesia bertahan hingga akhir pertandingan meskipun Korea Selatan terus menyerang. Kemenangan ini membawa Timnas U-17 Indonesia meraih tiga poin penuh di fase grup.

Susunan Pemain:

Timnas U-17 Korea Selatan (4-4-2):
Park Dohun; Lim Yechan (Jang Woo-Sik 60′), Koo Hyeonbin, So Yoonwoo, Kim Minchan; Oh Haram (Jang Woo-Sik 60′), Kim Jihyuk (Kim Ji-Seong 65′), Kim Yegeon (Park Seo-joon 84′), Park Byeongchan; Jim Geongyoung; Jung Heejung (Jeong Hyeon-Ung 65′).
Pelatih: Back Kitae.

Timnas U-17 Indonesia (5-3-2):
Dafa Al Gasemi; Evandra Florasta, Daniel Afrido (Dafa Zaidan 90+6′), Putu Panji, Mathew Baker, Fabio Azkairawan; Zahaby Gholy (Fandi Ahmad 45′, Putu Ekayana 90+6′), Muhamad Al Gazani, Nazriel Alfaro (Ilham Romadhona 77′); Fadly Alberto, Mierza Firjatullah (Rafi Rasyiq 58′).
Pelatih: Nova Arianto.

Continue Reading

Sportechment

Ragnar Oratmangoen Donasi Anak-anak Gaza di Momen Lebaran Tuai Pujian Netizen

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemain Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen, baru-baru ini mendapatkan pujian luas dari netizen atas tindakan kemanusiaannya. Di media sosial, tersebar sepanduk yang menunjukkan dukungannya untuk anak-anak di Gaza melalui donasi yang ia berikan.

Oratmangoen, yang bermain untuk FCV Dender, bekerja sama dengan Al Akhirah. Nl, sebuah organisasi nirlaba yang aktif memberikan bantuan kemanusiaan di Palestina dan Uganda.

Meskipun tidak hadir langsung di Gaza, donasi yang diberikan oleh Ragnar membantu menyelenggarakan acara untuk anak-anak di sana pada hari kedua Idul Fitri.

“Meski dalam situasi yang sulit, kami berhasil memberikan kebahagiaan kepada anak-anak di Gaza. Kami menyediakan hadiah, permen, minuman, dan kegiatan untuk mereka, dengan harapan dapat sedikit meringankan penderitaan dan membuat mereka kembali merasakan kebahagiaan menjadi anak-anak,” tulis Al Akhirah. Nl dalam unggahan videonya.

Organisasi tersebut juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Ragnar Oratmangoen atas kontribusi dan dukungannya. Mereka berharap dapat melanjutkan kolaborasi di masa mendatang.

Ragnar Oratmangoen dikenal sebagai pribadi yang sangat dermawan dan peduli terhadap sesama.

Di usia 15 tahun, ia memutuskan untuk menjadi mualaf dan sejak saat itu, ia tak pernah berhenti menunjukkan kepeduliannya terhadap saudara-saudara seimannya, termasuk Palestina. Ini bukan pertama kalinya ia memberikan dukungan konkret kepada Palestina dalam berbagai kesempatan.

Sikap kepedulian Ragnar menjadi contoh yang patut dicontoh, khususnya di momen Idul Fitri, untuk berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan.

Continue Reading

News

Hadapi Arus Balik Lebaran, Korlantas Polri Bakal Siapkan Strategi Ini

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengatasi arus balik Lebaran 2025 yang diprediksi akan mencapai puncaknya pada 5 hingga 7 April 2025.

“Kami sudah menyiapkan sejumlah strategi untuk menghadapi arus balik Lebaran 2025,” kata Irjen Agus dalam keterangannya, Jumat (4/4/2025).

Agus menjelaskan, pihaknya telah memproyeksikan jumlah kendaraan yang akan melintas pada arus balik tahun ini, dengan salah satu faktor pertimbangannya adalah data kendaraan yang keluar dari Jakarta saat arus mudik, yang tercatat mencapai sekitar 2,1 juta kendaraan.

“Jika tidak diurai dengan baik, jumlah kendaraan ini berpotensi menyebabkan kemacetan parah saat puncak arus balik nanti,” tambahnya.

Untuk mengantisipasi potensi kemacetan tersebut, Korlantas Polri telah menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas. Salah satunya adalah penerapan sistem one way nasional yang akan diberlakukan mulai 6 April 2025. Penerapan sistem one way ini akan dimulai di Gerbang Tol Kalikangkung, dengan tujuan mengurai kepadatan kendaraan.

Selain itu, Korlantas juga akan memberlakukan contraflow jika volume kendaraan meningkat drastis. Skema contraflow ini akan diterapkan di Tol Jakarta-Cikampek, dimulai dari Kilometer (Km) 70 hingga Km 47, dan dapat diperpanjang hingga Km 36 jika diperlukan.

Tidak hanya itu, Korlantas juga akan memanfaatkan jalan tol fungsional, seperti Tol Jakarta-Cikampek (Japek) 2 Selatan, yang akan berfungsi sepanjang 30 kilometer dari Sadang hingga Cibatu untuk membantu mengurai kepadatan arus balik dari arah Bandung.

Sebagai langkah tambahan, jika terjadi lonjakan arus lalu lintas yang cukup signifikan, Korlantas juga siap memperpanjang sistem one way lokal tahap dua dari Km 246 hingga Km 188.

“Kami akan terus memantau perkembangan arus dan mengambil langkah-langkah yang tepat, baik itu di jalan tol, jalan arteri, atau jalan nasional,” ujar Agus.

Korlantas Polri juga akan terus bekerja sama dengan semua stakeholder terkait untuk memastikan kelancaran arus balik Lebaran 2025.

Continue Reading

News

Balas Kebijakan Trump, China Kenakan Tarif Impor AS Sebesar…

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – China mengambil langkah tegas dengan menetapkan tarif baru sebesar 34 persen untuk semua produk yang diimpor dari Amerika Serikat, sebagai respons terhadap kebijakan tarif resiprokal yang diterapkan Presiden Donald Trump. Tarif ini akan mulai berlaku pada 10 April 2025.

Keputusan tersebut diumumkan oleh Komisi Tarif Bea Cukai Dewan Negara China pada Jumat (4/4). China memberlakukan tarif ini sebagai pembalasan terhadap kebijakan tarif timbal-balik yang diterapkan AS pada produk China, dengan tarif sebesar 34 persen. Selain itu, AS juga memberlakukan tarif impor global sebesar 10 persen yang berlaku untuk semua negara.

Menurut laporan CGTN, tarif tambahan 34 persen ini akan dikenakan pada semua produk asal Amerika Serikat, namun rincian lebih lanjut mengenai produk yang terpengaruh belum diumumkan.

Kebijakan tarif AS terhadap China termasuk yang terbesar di dunia, lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara lainnya seperti Uni Eropa, Jepang, dan India.

Sementara itu, tarif baru yang diterapkan AS untuk semua produk impor akan mulai berlaku pada 5 April 2025.

Trump juga mengumumkan tarif 25 persen yang akan dikenakan pada semua mobil asing yang diimpor ke AS, yang mulai diberlakukan pada Kamis (3/4) dini hari.

Dalam sebuah langkah tambahan, Trump menyatakan keadaan darurat ekonomi nasional dan berharap kebijakan tarif ini dapat menghasilkan tambahan pajak tahunan hingga ratusan miliar dolar.

Ia menjanjikan bahwa penduduk Amerika Serikat akan memperoleh manfaat berupa lapangan pekerjaan dari penerimaan pajak yang lebih tinggi.

Namun, kebijakan ini berisiko menyebabkan perlambatan ekonomi yang tajam karena bisa memicu lonjakan harga barang-barang seperti mobil, pakaian, dan produk lainnya bagi konsumen dan bisnis.

Continue Reading

Sportechment

Wendy dan Yeri Resmi Cabut dari SM Entertainment, Tetap Lanjutkan Karier di Red Velvet

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – SM Entertainment mengumumkan bahwa kontrak eksklusif dengan Wendy dan Yeri dari Red Velvet telah resmi berakhir. Meskipun demikian, kedua anggota tersebut akan tetap melanjutkan karier mereka sebagai bagian dari grup, Red Velvet.

Pengumuman ini muncul setelah serangkaian negosiasi yang dimulai sejak 2023. Sebelumnya, Seulgi telah memperpanjang kontraknya dengan SM pada Agustus 2023, diikuti oleh Joy pada Januari 2025 dan Irene pada Februari 2024.

Melalui pernyataan resmi, SM Entertainment menyampaikan, “Halo, ini SM Entertainment. Kami ingin memberi tahu Anda bahwa kontrak eksklusif kami dengan Wendy dan Yeri telah berakhir.”

Mereka melanjutkan, “Sejak debut sebagai anggota Red Velvet, Wendy dan Yeri telah aktif berpromosi, baik sebagai anggota grup maupun solois di berbagai bidang. Kami sangat bahagia bisa bersama mereka selama ini.”

Dengan berakhirnya kontrak eksklusif mereka, masa depan Wendy dan Yeri di industri hiburan akan tetap terjaga, dan Red Velvet dipastikan akan terus berlanjut dengan kelima anggotanya.

Continue Reading

News

Selamatkan Bahasa Daerah: Aksi Nyata Generasi Muda

Bahasa daerah di Indonesia terancam punah. Upaya revitalisasi melalui pendidikan, teknologi, dan peran aktif generasi muda diperlukan untuk melestarikan warisan budaya ini.

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Bahasa daerah merupakan warisan budaya tak ternilai yang mencerminkan identitas dan kekayaan bangsa Indonesia. Namun, di tengah arus globalisasi, keberadaan bahasa-bahasa ini semakin terancam. Data dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menunjukkan bahwa dari 718 bahasa daerah yang teridentifikasi, 11 telah punah, 19 terancam punah, dan banyak lainnya mengalami kemunduran dalam jumlah penutur.

Penyebab utama kepunahan bahasa daerah antara lain adalah kurangnya penutur muda, pergeseran bahasa ke bahasa yang lebih dominan, serta minimnya dokumentasi dan pembelajaran formal. Jika tidak ada tindakan konkret, kita berisiko kehilangan sebagian besar kekayaan linguistik kita.

Namun, harapan masih ada. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah meluncurkan program Revitalisasi Bahasa Daerah sebagai bagian dari inisiatif Merdeka Belajar Episode 17. Program ini bertujuan untuk melindungi dan melestarikan bahasa daerah yang terancam punah dengan melibatkan komunitas penutur, guru, kepala sekolah, pengawas, dan siswa di berbagai sekolah.

Selain itu, peran generasi muda sangat krusial dalam upaya pelestarian ini. Mengintegrasikan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari, seperti melalui media sosial, musik, dan seni, dapat menjadi cara efektif untuk menarik minat dan meningkatkan penggunaan bahasa tersebut. Komunitas-komunitas lokal juga dapat mengadakan festival budaya, lomba pidato, atau pertunjukan seni dalam bahasa daerah untuk meningkatkan kesadaran dan kebanggaan terhadap bahasa lokal.

Pendidikan formal juga memegang peranan penting. Mengajarkan bahasa daerah sejak dini di sekolah-sekolah dapat membantu menanamkan kecintaan dan kebiasaan menggunakan bahasa tersebut. Kurikulum yang memasukkan pelajaran bahasa daerah sebagai mata pelajaran wajib atau pilihan dapat menjadi solusi efektif.

Teknologi juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelestarian bahasa daerah. Pengembangan aplikasi pembelajaran bahasa, kamus digital, atau platform daring yang menyediakan materi dalam bahasa daerah dapat memudahkan akses dan pembelajaran bagi generasi muda yang akrab dengan teknologi.

Namun, tantangan tetap ada. Keterbatasan penutur asli sebagai sumber belajar, kurangnya bahan ajar yang memadai, serta minimnya dukungan dari berbagai pihak menjadi hambatan dalam upaya revitalisasi ini. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, komunitas, dan masyarakat luas sangat diperlukan.

Menyelamatkan bahasa daerah bukan hanya tentang mempertahankan kata-kata atau frasa, tetapi juga menjaga identitas, sejarah, dan kearifan lokal yang terkandung di dalamnya. Dengan langkah-langkah konkret dan kolaborasi dari berbagai pihak, kita dapat memastikan bahwa warisan budaya ini tetap hidup dan berkembang untuk generasi mendatang.

Continue Reading

News

Daftar Paspor Terkuat di Dunia, Indonesia Tertinggal dengan Negara Tetangga

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – The Henley Passport Index baru-baru ini merilis daftar paspor terkuat di dunia, dan Indonesia berada di peringkat 67 dengan akses bebas visa ke 73 negara. Menariknya, Indonesia kalah dari Timor Leste yang menduduki peringkat 51 dengan akses bebas visa ke 96 negara.

Henley Passport Index ini mengukur kekuatan paspor berdasarkan jumlah destinasi yang dapat dikunjungi tanpa visa atau dengan visa on arrival.

Data yang digunakan oleh Henley Passport Index diperoleh dari International Air Transport Association (IATA) dan telah diperbarui setiap bulan, dengan data historis yang meliputi 19 tahun.

Di puncak daftar, Singapura menduduki posisi pertama dengan akses bebas visa ke 195 negara, diikuti oleh Jepang dan Korea Selatan di peringkat kedua, masing-masing dengan akses bebas visa ke 190 negara.

Negara-negara Eropa juga mendominasi posisi selanjutnya, dengan Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Irlandia, Italia, dan Spanyol berada di peringkat tiga dengan 189 negara yang dapat diakses tanpa visa.

Beberapa negara seperti Belgia, Luxemburg, Belanda, Norwegia, Portugal, dan Swedia berada di urutan keempat dengan akses bebas visa ke 188 negara. Sementara itu, Australia dan Inggris menempati posisi keenam, dengan akses bebas visa ke 186 negara.

Perbandingan ini menunjukkan adanya kesenjangan dalam kekuatan paspor Indonesia, yang hanya mencakup 73 negara, jauh tertinggal dari negara-negara seperti Timor Leste dan sejumlah negara Eropa maupun Asia yang memiliki akses bebas visa lebih luas.

Continue Reading

Sportechment

Red Sparks vs Pink Spiders: Megawati Cs Siap Bangkit di Game Ketiga Final Liga Voli Korea

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Red Sparks akan menghadapi Pink Spiders dalam game ketiga final Liga Voli Korea yang digelar pada Jumat, 4 April 2025.

Tim asuhan Ko Hee Jin harus bangkit untuk meraih kemenangan dan menjaga peluang mereka meraih gelar juara, setelah tertinggal 0-2 dalam dua pertandingan sebelumnya, yaitu kekalahan 0-3 dan 2-3 di kandang Pink Spiders.

Pertandingan kali ini akan digelar di Chungmu Gymnasium Daejeon, yang menjadi kandang Red Sparks.

Menariknya, tiket pertandingan ini telah ludes terjual, yang menunjukkan dukungan penuh dari para fans. Hal ini tentu menjadi suntikan moral bagi Red Sparks dalam upaya mereka meraih kemenangan pertama di final ini.

Pelatih Ko Hee Jin menegaskan pentingnya kemenangan di laga ketiga ini. “Saya akan memastikan final yang kita raih untuk pertama kalinya dalam 13 tahun terakhir tidak akan berakhir hanya dalam tiga pertandingan,” ujarnya, seperti dilansir dari Sport Chosun.

“Saya tidak akan menyerah demi para penggemar Red Sparks,” tambahnya.

Red Sparks diharapkan untuk belajar dari kesalahan di pertandingan kedua dan tidak lengah saat bertemu Pink Spiders. Kemenangan kali ini sangat vital untuk menjaga harapan juara Liga Voli Korea tetap hidup.

Continue Reading

Sportechment

Pelatih Korsel Waspadai Kekuatan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2025

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pelatih Timnas Korea Selatan U-17, Back Ki Tae, menyoroti potensi besar yang dimiliki Timnas Indonesia U-17 menjelang pertandingan pertama Grup C Piala Asia U-17 2025, yang akan digelar pada Jumat (4/4).

Ki Tae mengingatkan timnya untuk mewaspadai dua keunggulan Indonesia: organisasi pertahanan yang solid dan kemampuan individu dalam menyerang.

“Indonesia adalah salah satu tim terkuat di Asia Tenggara, dan kekuatan mereka terletak pada keseimbangan pertahanan yang terorganisasi dengan baik serta kemampuan teknik individu yang kuat saat menyerang,” ujar Ki Tae, seperti dikutip dari situs resmi AFC.

Pelatih Korea Selatan tersebut juga menjelaskan bahwa timnya akan tetap menerapkan filosofi sepak bola Korea yang menekankan permainan cepat, fokus, dan tidak kenal takut.

“Prinsip permainan kami selaras dengan filosofi sepak bola Korea yang mengutamakan kecepatan, keberanian, dan ketajaman dalam bertanding,” tambahnya.

Korea Selatan dipandang sebagai salah satu lawan terberat yang akan dihadapi oleh Timnas Indonesia U-17 di fase grup Piala Asia kali ini. Selain kekuatan tim yang mumpuni, Korea juga memiliki sejarah gemilang di ajang ini, dengan dua gelar juara yang telah diraih.

Setelah menghadapi Korea Selatan, Indonesia akan berhadapan dengan Yaman pada Senin (7/4), dan mengakhiri babak grup dengan laga melawan Afghanistan pada Jumat (11/4). Semua pertandingan akan digelar di Stadion Prince Abdullah Al Faisal, Jeddah.

Timnas Indonesia U-17 memiliki ambisi besar untuk lolos ke Piala Dunia U-17 2025. Kemenangan di laga perdana melawan Korea Selatan akan menjadi langkah krusial untuk mencapai target tersebut.

Continue Reading

Review

Warung Madura, Jawaban Lokal atas Hegemoni Global

Warung Madura membuktikan bahwa kekuatan lokal bisa menandingi gempuran global. Dengan strategi sederhana dan loyalitas pelanggan, mereka tetap tangguh menghadapi krisis apa pun.

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Ketika gempuran Indomaret, Alfamart, hingga perang dagang Amerika mengguncang perekonomian, ada satu kekuatan ekonomi rakyat yang tetap berdiri dengan santai: Warung Madura. Tanpa subsidi, tanpa buzzer, tapi selalu ramai pelanggan.

Kalau Amerika sibuk perang dagang, China main tarif impor, dan elit-elit ekonomi debat soal makro dan mikro, Warung Madura cuma nyengir sambil ngitung kembalian. Di tengah ketidakpastian global, mereka punya satu strategi yang tak pernah gagal: buka 24 jam, senyum 24 jam, dan stok mi instan yang tak pernah putus. Ya, kalau dunia ini game strategi, Warung Madura sudah auto win dengan modal receh dan semangat ngopi.

Coba saja tanya anak kos, ojek online, atau bapak-bapak yang kehabisan rokok tengah malam. Pasti jawabannya satu: “Untung ada Warung Madura.” Nggak peduli jam berapa, hari apa, bahkan saat lebaran, warung ini tetap siaga seperti prajurit militer yang setia menjaga pos. Tapi jangan salah, penjaga warungnya bukan tentara. Biasanya suami istri yang kerja bergantian. Siang giliran istri, malam giliran suami. Jadi kalau kamu lihat ada ibu-ibu ngantuk di balik etalase, atau bapak-bapak yang sibuk video call tengah malam, itu bukan drama Korea—itu strategi shift warung level keluarga.

Di balik kesederhanaannya, Warung Madura punya filosofi yang lebih dalam dari skripsi ekonomi manapun: efisiensi, ketekunan, dan keberanian. Coba bayangkan, mereka tidak punya tim riset pasar, tapi tahu pasti stok yang dibutuhkan masyarakat. Mereka tidak butuh data big data, tapi hafal siapa yang suka utang dan siapa yang bayar kontan. Bahkan, mereka tidak perlu gimmick diskon palsu, karena harga mereka memang real tanpa embel-embel “hemat sekian persen”.

Yang lebih menarik, banyak warung Madura kini merangkap jadi SPBU mini. Kamu bisa beli telur, kopi, rokok, sekaligus ngisi bensin motor. Lengkap, kan? Kadang rasanya kayak semesta berkonspirasi bikin kamu tetap hidup walau dompet tipis. Bahkan, kalau nanti negara-negara besar memutuskan embargo ekonomi, jangan khawatir—Warung Madura tetap buka dan tetap ada stok Indomie.

Mereka juga bukan sekadar toko. Warung Madura adalah pusat interaksi sosial. Tempat nongkrong gratis, tempat curhat tetangga, bahkan kadang jadi tempat ngumpet dari pacar. Mereka adalah simpul dari ekonomi lokal yang sering dilupakan, tapi justru paling bisa diandalkan.

Lucunya, di tengah semua krisis global dan gelombang digitalisasi, Warung Madura seperti tidak terpengaruh. Mereka tidak punya aplikasi, tidak menerima QRIS (meskipun sekarang mulai merambah), dan kadang masih nulis utang pakai buku kecil sobek-sobekan. Tapi justru di sanalah letak keindahannya. Di saat semuanya berlari menuju otomatisasi, mereka tetap manusiawi. Ada senyum, ada sapa, ada kepercayaan.

Mungkin sudah waktunya kita belajar dari mereka. Kalau elite ekonomi berpikir keras tentang bagaimana menyelamatkan UMKM, ya jawabannya sudah ada di ujung gang—Warung Madura. Bahkan, konsep “Warung Madurarisasi” harusnya jadi kebijakan nasional: warung kecil yang kuat, dikelola keluarga, buka 24 jam, dan tahan banting menghadapi apa pun, dari cuaca ekstrem sampai krisis global.

Warung Madura adalah bukti bahwa lokal tidak kalah dari global. Mereka tidak hanya bertahan—mereka mendominasi. Jadi, kalau kamu masih bingung cari strategi bisnis yang anti-resesi, jawabannya sederhana: belajar dari warung kecil yang selalu terang di tengah malam, dan tak pernah takut dengan gempuran siapa pun.

Continue Reading

Monitor Saham BUMN



Sportechment1 hour ago

Timnas Indonesia U-17 Permalukan Korea Selatan, Berkat Gol Penalti Evandra

Sportechment1 hour ago

Ragnar Oratmangoen Donasi Anak-anak Gaza di Momen Lebaran Tuai Pujian Netizen

News3 hours ago

Hadapi Arus Balik Lebaran, Korlantas Polri Bakal Siapkan Strategi Ini

News3 hours ago

Balas Kebijakan Trump, China Kenakan Tarif Impor AS Sebesar…

Sportechment4 hours ago

Wendy dan Yeri Resmi Cabut dari SM Entertainment, Tetap Lanjutkan Karier di Red Velvet

News5 hours ago

Selamatkan Bahasa Daerah: Aksi Nyata Generasi Muda

News9 hours ago

Daftar Paspor Terkuat di Dunia, Indonesia Tertinggal dengan Negara Tetangga

Sportechment10 hours ago

Red Sparks vs Pink Spiders: Megawati Cs Siap Bangkit di Game Ketiga Final Liga Voli Korea

Sportechment10 hours ago

Pelatih Korsel Waspadai Kekuatan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2025

Review16 hours ago

Warung Madura, Jawaban Lokal atas Hegemoni Global

Review16 hours ago

Hati-hati Upload Photo dan Narasi via Medsos di Era Post Truth

Review17 hours ago

Program Sekolah Penggerak Dibubarkan, Apa Selanjutnya?

Pangan17 hours ago

79 Tahun Indonesia Merdeka Tapi Masih Impor Pangan, Mayoritasnya Sembako!

Sportechment18 hours ago

Amazon Dikonfirmasi Ajukan Tawaran Akuisisi TikTok

News18 hours ago

Tarif Gila Trump, Deretan Produk Ekspor RI ke AS yang Terdampak

Sportechment1 day ago

Mohamed Salah Segera Perpanjang Kontrak di Liverpool

News1 day ago

Prajurit Bukit Barisan, Garda Perbatasan Papua

News1 day ago

Indonesia Siapkan Langkah Strategis Hadapi Tarif Baru Trump

News1 day ago

Ini Hunian Idaman di Selatan Jakarta yang Tawarkan Rumah Nyaman Sekaligus Investasi Menjanjikan

Sportechment1 day ago

David da Silva Cedera, Dipastikan Absen Saat Persib Hadapi Borneo FC