Indonesia bersama tujuh negara Arab dan mayoritas Muslim mengecam keras eskalasi Israel di kompleks Masjid Al-Aqsa dan menyerukan dunia mengambil sikap tegas.
Ibrahim Müteferrika dikenang sebagai tokoh yang membuka jalan penyebaran ilmu pengetahuan melalui teknologi percetakan di dunia Ottoman.
Keamanan kawasan tidak seharusnya bergantung pada kekuatan eksternal, melainkan dapat diwujudkan melalui sistem pertahanan kolektif oleh negara-negara Muslim
Pemimpin dunia Islam sibuk mengecam tanpa solusi, sementara Israel bebas menggempur kawasan. Tanpa langkah nyata, dunia Muslim hanya menjadi penonton dalam tragedi yang terus berulang.