Konsep takdir dalam Islam bisa diubah. Doa, amal kebaikan, dan sedekah adalah tiga amalan utama yang dapat memperbaiki takdir, didukung hadis Nabi.
Umat Islam meyakini Nabi Isa akan turun pada akhir zaman, bukan dilahirkan kembali. Ia akan memerangi Dajjal, menghancurkan salib, dan mempersatukan dunia Kristen dengan Islam.
Nabi Isa AS akan kembali di akhir zaman. Tanda-tandanya meliputi huru-hara global, Dajjal, dan kemakmuran shalat Shubuh. Hadis Shahih Muslim menjelaskan kedatangan-Nya.
Tasawuf, karomah, pengobatan Al-Qur'an picu debat spiritual dan sains. Mengupas fenomena penyembuhan, beda sihir, serta dukungan hadis dan ulama tentang khasiatnya.
Jihad lebih dari perang, yaitu perjuangan strategis mewujudkan hidup sejahtera, damai, dan bahagia bagi alam semesta. Meliputi pengerahan kemampuan, haji mabrur, hingga mengingatkan kebenaran.
Ulama berdebat amalan khusus Rajab. Konsensus: tiada dalil sahih puasa/shalat spesifik. Praktik bid'ah. Dianjurkan memperbanyak amal shalih umum.
Islam mengecam keras sifat munafik (bermuka dua) yang tidak konsisten antara perkataan dan perbuatan. Hadis dan Al-Quran memperingatkan untuk menjauhi perilaku ini serta menekankan pentingnya kejujuran...
Sifat munafik adalah ketidakselarasan hati dan tindakan, berbahaya menurut Islam. Al-Quran & Hadis mengidentifikasi ciri-cirinya: riya, dusta, ingkar janji, dan khianat.
Sedekah adalah bukti keimanan sejati yang harus dilakukan dengan ikhlas semata-mata mencari ridha Allah, bukan pujian manusia. Ia mendatangkan keberkahan dan tidak mengurangi harta.