Pemerintah membidik penghematan devisa hingga Rp500 triliun per tahun lewat optimalisasi komoditas tebu, singkong, dan jagung untuk memenuhi kebutuhan energi terbarukan nasional.
Indonesia akan meluncurkan BBM baru B50 pada 1 Juli 2026. Program ini diharapkan membawa dampak signifikan pada penghematan devisa dan penyerapan tenaga kerja.