AI kini menjadi kopilot penelitian yang membantu akademisi menemukan literatur, mengolah data, dan menyempurnakan tulisan, tetapi tetap membutuhkan verifikasi dan kendali manusia.
Kasus pemecatan dosen UAJY yang melaporkan dugaan publikasi pada jurnal predator membuka kembali perdebatan mengenai integritas akademik, budaya publikasi, dan perlindungan pelapor di perguruan tinggi Indonesia.