‘Uzlah, pengasingan diri, adalah upaya mencapai ketenangan hati dan introspeksi spiritual. Ulama seperti Ibnu Taimiyah & Al-Jauzi tekankan manfaatnya untuk ibadah dan peningkatan diri.
Zuhud adalah detasemen hati dari duniawi, bukan penolakan atau kemiskinan. Menawarkan ketenangan batin, prioritaskan spiritualitas, dan tekankan keyakinan pada janji Allah.
Dzikir 'Hasbunallah wani’mal wakil' disalahpahami sebagai seruan perang, insiden Wadas. MUI & Nabi jelaskan: itu tawakal, penyerahan diri & perlindungan Allah, bukan konflik.
Nasihat pernikahan mengungkap hikmah: Allah Sahabat Terbaik. Ia sandaran kala duka, pendengar setia, dan pemberi solusi. Berdoa pada-Nya bawa ketenangan hati.