Ittiba' atau mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW adalah fondasi keimanan. Penambahan/pengurangan ibadah (bid'ah) dapat menolak amalan. Ikuti sunnah agar amalan diterima Allah.
Penerimaan amal ibadah Muslim mensyaratkan Ikhlas (niat murni karena Allah) dan Ittiba' (mengikuti tuntunan Rasulullah SAW). Keduanya esensial, tanpa itu amal ditolak.
Sirah Nabawiyyah krusial sebagai panduan umat Islam untuk meluruskan praktik keagamaan, mengukur keabsahan amalan, meneladani Rasulullah SAW sebagai Uswah Hasanah, dan memahami Al-Qur'an.