IHSG menghadapi perdagangan Senin (21/9/2026) dengan sentimen campuran setelah pekan lalu terkoreksi 1,53 persen, sementara investor menanti hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 22–23 September.
IHSG kembali menguat 0,40 persen ke level 6.462,43 setelah enam sesi perdagangan sebelumnya berada dalam tren penurunan.
Rupiah pekan ini masih rawan bergerak volatil karena tekanan dolar AS, arah suku bunga The Fed, dan sentimen MSCI meski status Indonesia tetap bertahan di emerging...
Kekhawatiran atas independensi The Fed mendorong lonjakan harga emas dan perak ke level tertinggi sepanjang sejarah.