Monitorday.com – Dalam semangat Ramadan yang penuh rahmat dan nilai persaudaraan, Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) menyelenggarakan Majlis Iftar Jama’i pada hari Kamis, 20 Maret 2025 di Hotel Seri Malaysia, Kangar, Perlis. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam membangun harmoni lintas bangsa dan memperkuat peran UMAM sebagai pusat dakwah, ilmu, dan kemanusiaan di Asia Tenggara.
Majlis dibuka dengan sambutan dari Rektor UMAM, Dr. Saidul Amin, M.A., yang menyampaikan refleksi Ramadan sebagai ruang kontemplatif dan strategis untuk memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus membumikan misi keilmuan dan kemasyarakatan. Dalam sambutannya, beliau memperkenalkan dan menguatkan konsep “Heart, Head, and Hand” sebagai paradigma keilmuan dan praksis universitas.
“Di UMAM, kami membangun generasi dengan fondasi Heart—yakni kepekaan nurani, empati, dan akhlak. Lalu Head—yakni kemampuan berpikir kritis, mengolah ilmu, dan menghadirkan solusi. Dan terakhir, Hand—yakni kemampuan bertindak nyata, memberi manfaat langsung kepada umat dan kemanusiaan. Inilah trilogi dakwah dan pendidikan berkemajuan,” ujarnya.
Konsep tersebut menjadi filosofi utama dalam semua aspek pengembangan UMAM: akademik, pengabdian, internasionalisasi, dan spiritualitas.
Sambutan kedua disampaikan oleh Tuanku Syed Faizuddin Putra Jamalullail, Raja Muda Perlis, yang dalam pidatonya menegaskan pentingnya peran lembaga pendidikan Islam dalam membentuk masyarakat yang berpengetahuan, berbudi pekerti, dan siap melayani umat. Beliau juga mengapresiasi langkah UMAM sebagai universitas Muhammadiyah pertama di luar Indonesia yang aktif menghubungkan nilai-nilai Islam moderat melalui pendidikan dan kerja sama internasional.
Turut mendampingi, Tuanku Dr. Lailatul Shahreen Akashah Khalil, Raja Puan Muda Perlis, yang turut hadir dan berbaur hangat bersama para undangan, tokoh masyarakat, dan tamu dari Indonesia.
Majlis ini juga dihadiri oleh para tokoh nasional Malaysia, di antaranya:
YBhg. Dato’ Zuraida Kamaruddin, mantan Menteri Perumahan dan Kerajaan Tempatan Malaysia, serta mantan Anggota Parlemen Ampang, yang dikenal luas sebagai pejuang pemberdayaan perempuan dan penggerak komunitas urban
YBhg. Dato’ Suhaimi, mantan Anggota Parlemen Malaysia, yang aktif dalam bidang sosial dan keumatan
YBhg. Dato’ M. Noh, sahabat UMAM dan tokoh dermawan, yang secara simbolik menyerahkan sedekah Ramadan kepada golongan asnaf
Sedekah disampaikan kepada puluhan penerima manfaat dari masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian sosial dan pengamalan nilai hand dalam dakwah—yakni memberi dampak langsung kepada mereka yang membutuhkan.
Turut hadir dalam majlis ini para rektor dan pimpinan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) dari Indonesia:
• Universitas Muhammadiyah Jambi
• Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UM Sumbar)
• Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU)
• Universitas Muhammadiyah Muara Bungo
• STKIP Aisyiyah Riau
Serta 150 orang yang merupakan rombongan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau dan PWM Jambi, termasuk Ketua PWM Jambi, yang menunjukkan dukungan konkret terhadap penguatan kerja sama internasional di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah.
Majlis diakhiri dengan tausiyah Ramadan, doa bersama, dan jamuan buka puasa, yang berlangsung dalam suasana hangat, spiritual, dan penuh rasa syukur. Suasana ini mencerminkan kesatuan umat, meski berasal dari latar belakang budaya dan wilayah yang berbeda.
Sebagai universitas Muhammadiyah pertama di luar Indonesia, UMAM terus menegaskan identitasnya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang bukan hanya menghasilkan akademisi, tetapi juga membentuk insan kamil yang berakhlak, berilmu, dan berdaya guna. Heart, Head, and Hand bukan sekadar slogan, tetapi menjadi ruh yang menggerakkan langkah UMAM dalam membangun peradaban Islam yang tercerahkan dan berkemajuan.